Gerbang Nasional

Hadirkan Mahasiswa STTP, Stand BPPSDMP Kebanjiran Pengunjung

Sumber Gambar: doc.Pusluh

Pameran/promosi yang selalu menjadi agenda tetap dari kegiatan promosi dalam negeri bertujuan untuk mengajak para investor maupun pengusaha besar untuk dapat melakukan kemitraan dengan petani untuk dapat menanamkan modalnya di sektor pertanian. Dengan seringnya dilakukan promosi, diharapkan masyarakat akan tertarik untuk mengkonsumsi produk pertanian dan olahannya, selanjutnya para pelaku usaha, baik produsen, pedagang perantara maupun institusi yang terlibat akan semakin bergairah untuk lebih meningkatkan kualitas produk pertanian yang dihasilkan.
Selain untuk mendukung dan mengembangkan keberhasilan di sektor pertanian baik dari sisi hulu maupun hilir untuk mensejahterakan petani, pameran dapat lebih memperkenalkan secara langsung kepada masyarakat bahwa produksi pangan nasional baik segar maupun olahan tidak kalah kualitas dan kuantitasnya bahkan lebih baik dibandingkan dengan produk impor. Dengan terpenuhinya kebutuhan akan pangan rakyat Indonesia oleh hasil produksi dalam negeri maka akan membuktikan bahwa Indonesia tidak rawan pangan, Ketahanan Pangan kita stabil bahkan Kedaulatan Pangan pun akan tercapai.
Pada Penas XV 2017, ribuan orang mengunjungi area pameran yang dilaksanakan di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) pun turut berpartisipasi dalam stand Kementerian Pertanian. Sejalan dengan Misi BPPSDMP untuk mencetak SDM Pertanian yang handal dan berdaya saing, maka BPPSDMP melakukan terobosan dengan menampilkan siswa/siswi Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian baik dari STPP Bogor, Malang, Magelang dan Medan sebagai info guide pada stand pameran. Menjadi daya tarik tersendiri ketika mahasiswa dan mahasiswi STTP ini menyambut dan memberikan penjelasan kepada pengunjung mengenai apa yang disajikan di stand BPPSDMP. Selain promosi terkait dengan STTPnya, stand BPPSDMP pun diisi dengan informasi mengenai kebijakan dan program kerja dari UPT lingkup BPPSDMP.
Kebanyakan pengunjung sangat antusias mencari informasi yang berkaitan dengan program pembangunan pertanian seperti Upsus PaJaLe, Siwab dan Informasi perkembangan benih baik Tanaman Pangan, Ternak, Hortikultura, Alsin dan Perkebunan. Khusus untuk stand BPPSDMP pengunjung sangat tertarik dengan olahan tanaman obat dan rempah hasil produksi dari Balai Besar pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan. Pengunjung sangat penasaran dengan produk olahan serta leaflet yang dibagikan kepada pengunjung. Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Widi Hardjono pada kunjungannya memberi masukan, agar produk yang dipamerkan adalah hasil dari peserta pelatihan yang telah dilatih di BBPP Ketindan sehingga meningkatkan ketertarikan para pengunjung untuk bisa mendapatkan pelatihan di BBPP Ketindan.
Selain BBPP Ketindan, Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara pun turut memeriahkan stand BPPSDMP, olahan susu kambing dan susu sapi serta pertanyaan mengenai SIWAB dan seputar kesehatan hewan pun menjadi bahan pertanyaan pengunjung.
Sesuai tema Penas, “Melalui Penas Petani Nelayan XV 2017 Kita Mantapkan Kelembagaan Tani Nelayan dan Petani Hutan Sebagai Mitra Kerja Pemerintah Dalam Rangka Kemandirian, Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Menuju Kesejahteraan Petani Nelayan Indonesia”, poster mengenai Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) pun menjadi informasi yang banyak dicari oleh pengunjung khususnya penyuluh serta kelompok tani. Untuk memperkaya informasi dan pengetahuan penyuluh, petani maupun masyarakat umum mengenai pertanian, Pusat Penyuluhan Pertanian juga membagikan majalah ekstensia, Brosur mengenai Bawang, Panduan Penggunaan Cyber Extension dan Permentan 67 Tahun 2016.(Nurlaily).

Tanggal Artikel : 16-05-2017

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Penas Xv 2017, Ajang Pertukaran Informasi Dan Teknologi
  2. Gelar Teknologi “show Window” Penas Xv 2017
  3. Lebih Dari 25.000 Eksemplar Informasi Dan Materi Penyuluhan Dibagikan Di Penas Xv 2017
  4. Kerjasama Indonesia - Fao