Published on Cyber Extension - Pusluhtan Kementan
(http://cybex.pertanian.go.id)
email sekretariat : cyberextension@gmail.com

Kabupaten Pasaman Barat Tingkatkan Kapasitas Penyuluh Pertanian.

Sumber Gambar: Dokumentasi pribadi

Sektor pertanian memegang peranan penting dan strategis dalam pembangunan nasional, telah memberikan kontribusi nyata terhadap penyediaan pangan. Dukungan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) melalui pendampingan dan pengawalan Indikator Kinerja Utama (IKU) dan program pembangunan pertanian (UPSUS). Untuk itu, penyuluh pertanian harus mampu menggerakkan petani sebagai pelaku utama agar mau menerapkan teknologi yang direkomendasikan untuk dapat meningkatkan produksi dan produktivitas komoditas unggulan.

Untuk itu, sebagai upaya meningkatkan kapasitas Penyuluh Pertanian untuk mempercepat peningkatkan produksi dan produktivitas tersebut melalui pendampingan dan pengawalan IKU BPPSDMP dan Program Pembangunan Pertanian melalui Upaya Khusus (UPSUS) maka penyuluh melaporkan hasil kinerjanya secara terukur, akuntabel, partisipatif dan transparan. Pelaporan kinerja dilakukan oleh penyuluh pertanian PNS dan THL-TB Penyuluh Pertanian. Demikian disampaikan Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Siti Munifah, dalam Pertemuan Teknis Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian di Kabupaten Pasaman Barat, tanggal 22 Juni 2018. Siti Munifah menyampaikan bahwa Indikator Kinerja Penyuluh Pertanian (IKPP) merupakan kebijakan untuk mengevaluasi hasil kinerja penyuluh pertanian. Siti Munifah menekankan bahwa Laporan Hasil Kinerja Penyuluh Pertanian (LHKPP) wajib dibuat dan harus dilaporkan setiap hari dan setiap bulan oleh Penyuluh Pertanian dengan sistem on_line melalu aplikasi (http://Apps00.pertanian.go.id). LHKPP juga sebagai bahan analisis Tim Pembina IKPP di setiap tingkatan kelembagaan penyuluhan pertanian pemerintah dan pemerintah daerah dalam menilai kinerja penyuluh pertanian.

Parameter kinerja yang harus dilaporkan meliputi: Unsur Manajemen Organisasi (Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Petani) dan Manajemen Teknis (Peningkatan Produksi dan Produktivitas Komoditas Unggulan). Penilain kinerja tersebut digunakan sebagai dasar pemberian rekomendasi dalam: memperpanjang kontrak kinerja bagi THL-TB Penyuluh Pertanian, pembayaran/pencairan BOP dan Pemberian Reward dan punishment, pungkas Siti Munifah.

(Purnomo)

#Tingkatkan Terus Kapasitas, Kinerja Penyuluh Pertanian Mantap, Output Maksimal, Petani Sejahtera#

Tanggal Artikel Diupload : 24-06-2018
Tanggal Cetak : 16-07-2018

Kementerian Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian
Jl. Harsono RM No.3 Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Telp/Fax. 021-7804386