Published on Cyber Extension - Pusluhtan Kementan
(http://cybex.pertanian.go.id)
email sekretariat : cyberextension@gmail.com

Roadshow Pusluhtan, BPPSDMP Kementan Dorong Sinkronisasi Kebijakan Penyuluhan Pertanian

Sumber Gambar: Dokumentasi penyelenggaraan

Mengawali bekerja setelah libur cuti hari raya Idul Fitri tahun 2018, Pusat Penyuluhan Pertanian langsung melakukan koordinasi dan sinkronisasi capaian kinerja untuk mengawal agar ketersediaan pangan tetap terjaga. Kegiatan ini merupakan lanjutan road show kegiatan penyuluhan pertanian untuk wilayah Indonesia Tengah yang dilaksanakan di Hotel M Kabupaten Pinrang, dihadiri oleh unsur–unsur dinas yang membidangi kegiatan penyuluhan pertanian dan para penyuluh pertanian dari Kabupaten Pinrang, Soppeng, Wajo, Sidrap, Tana Toraja, Tana Toraja Utara dan Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Selatan serta seluruh bidang di Pusat Penyuluhan Pertanian.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Pinrang (A. Calo Kerrang, SP, M.Si) dan Kepala Bidang Program dan Evaluasi Penyuluhan Pusat Penyuluhan Pertanian (Ir I Wayan Ediana, M.Si) yang mewakili Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian. Dalam arahannya Kepala Dinas mengatakan “ penyuluh pertanian harus melek teknologi informasi, agar informasi yang didapatkan dapat membantu petani menerapakan inovasi secara lokalit dan mengetahui kondisi pasar, sehingga dengan kondisi tersebut diharapkan ketersediaan pangan dan kesejahteraan petani dapat terwujud”. Pada kesempatan yang sama, I Wayan Ediana menekankan bahwa penyuluh pertanian juga harus mengawal beberapa hal yang menjadi fokus kinerja di lapangan diantaranya yaitu terkait dengan Luas Tambah Tanam (LTT) dan mendorong optimalisasi penggunaan alat dan mesin pertanian oleh petani. Penekanan selanjutnya adalah memfokuskan kegiatan untuk tahun 2019 harus sesuai dengan program-program yang selaras dengan Kementerian Pertanian agar pembangunan pertanian baik di daerah dan pusat menjadi lebih baik.
Pada kegiatan ini disampaikan juga sosialisasi kebijakan dengan Kementerian Pertanian terutama yang terkait dengan kinerja penyuluh pertanian agar capaian visi dan misi untuk menjadikan Indonesia daulat pangan dan menjadikan petani sejahtera dapat terwujud. Kebijakan tersebut antara lain penyuluh pertanian dapat meningkatkan kelas kelompok tani binaanya minimal empat kelompok tani, mendorong kelompok tani untuk menerapkan sistem pertanian terpadu minimal lima kelompok tani dan mendorong transformasi kelembagaan petani menjadi kelembagaan ekonomi petani. Selain itu, dengan adanya aplikasi penyusunan angka kredit online, penyuluh di dorong harus melaporkan dan wajib rutin untuk mengisinya sebagai bentuk bukti pelaksanaan kegiatan penyuluhan yang telah dilaksanakan.
(YH)

Tanggal Artikel Diupload : 23-06-2018
Tanggal Cetak : 14-11-2018

Kementerian Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian
Jl. Harsono RM No.3 Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Telp/Fax. 021-7804386