Published on Cyber Extension - Pusluhtan Kementan
(http://cybex.pertanian.go.id)
email sekretariat : cyberextension@gmail.com

TEMU TUGAS PENYULUH PERTANIAN TRI WULAN I KABUPATEN SIKKA

Sumber Gambar: Dokumen Pribadi

Temu Tugas Penyuluh Pertanian Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur di gelar di Dinas Pertanian Kabupaten Sikka pada tanggal 30 Januari 2018 dengan mengundang Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian dan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Timur. Mengawali kegiatan Wakil Bupati Sikka, Drs. Paulus Nong Susar pada saat pembukaan memberikan arahan yang menekankan pada kemampuan Penyuluh Pertanian sebagai penggerak masyarakat khususnya petani yang masih membutuhkan pendampingan Penyuluh Pertanian.

 

Sementara itu di Kabupaten Sikka sendiri masih sangat kekurangan tenaga Penyuluh Pertanian. Kekurangan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya banyak Penyuluh Pertanian yang diberhentikan sementara karena beralih tugas ke jabatan struktural walaupun pada saat pengangkatan sebagai Penyuluh Pertanian. Ada juga Penyuluh Pertanian yang tidak mampu menunaikan kewajibannya untuk mengumpulkan DUPAK sehingga diberhentikan sementara. Untuk mengisi kekurangan tenaga Penyuluh Pertanian maka pemerintah setempat mengangkat 70 orang Penyuluh Pertanian Swadaya yang ditempatkan di 160 wilayah kerja.

 

Acara yang dihadiri sebanyak 185 orang peserta yang terdiri dari 63 orang Penyuluh Pertanian PNS, 52 orang THL-TB Penyuluh Pertanian dan 70 orang Penyuluh Pertanian Swadaya bertujuan untuk mensinkronkan dan mengkonsolidasikan kegiatan penyuluhan pertanian dengan berbagai unsur terkait. Sinkronisasi tersebut diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan pertanian guna mendukung Program Swasembada Pangan Nasional dan Swasembada Pangan Berkelanjutan.

 

Dalam arahannya, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian menitipkan pesan kepada Dinas Pertanian Kabupaten Sikka agar memperhatikan CPNS dari THL-TB Penyuluh Pertanian yang sampai saat ini belum mengikuti pra jabatan karena untuk mendapatkan formasi Penyuluh Pertanian tersebut sangatlah tidak mudah. Saat ini Penyuluh Pertanian harus berperan aktif dan mampu menguasai teknologi, karena semua kegiatan penyuluhan pertanian sudah berbasis teknologi bahkan melaporkan hasil panen pun sudah melalui aplikasi. Tidak ada lagi Penyuluh Pertanian yang tidak menguasai teknologi dan informasi.

 

Semoga dengan adanya kegiatan Temu Tugas Penyuluh Pertanian dapat memacu semangat Penyuluh Pertanian untuk selalu berkarya guna mendukung program-program Pusat mensukseskan Swasembada Pangan Nasional. (nur fajar)

Tanggal Artikel Diupload : 02-02-2018
Tanggal Cetak : 14-12-2018

Kementerian Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian
Jl. Harsono RM No.3 Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Telp/Fax. 021-7804386