Published on Cyber Extension - Pusluhtan Kementan
(http://cybex.pertanian.go.id)
email sekretariat : cyberextension@gmail.com

Kementan Pastikan CPCL Melalui Verifikasi dan Validasi Data

Sumber Gambar: Dokumentasi IM

Kemampuan untuk mengetahui dan mengoptimalkan potensi sumber daya alam pertanian serta mengetahui seberapa besar potensi sumber daya manusia pertanian merupakan kunci pokok dari keberhasilan penyuluhan pertanian. Hal ini dilakukan dengan pembuatan monografi wilayah, data potensi wilayah, dan kegiatan benah kelompok selain pendampingan langsung kepada petani dan kelompok tani.
Berdasarkan Indikator Kinerja Utama (IKU) Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, salah satu indikator keberhasilan tugas penyuluh pertanian adalah meningkatnya jumlah kelembagaan petani yang menerapkan sistem pertanian terpadu, meningkatnya jumlah kelembagaan petani yang meningkat kelas kemampuannya dan meningkatnya jumlah kelembagaan petani yang menjadi Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP).
Selain itu, keberhasilan kinerja penyuluh dapat dilihat dari keselarasan antara data yang ada dengan keadaan di lapangan, baik data kelembagaan petani, data petani yang menjadi anggota kelompok, maupun luas lahan pertanian dan komoditi yang diusahakan.
Untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan kegiatan penyuluhan pertanian, Pusat Penyuluhan Pertanian, Kementerian Pertanian melakukan verifikasi dan validasi data petani dan kelembagaan petani di wilayah Provinsi Jawa Barat yang dilaksanakan secara bertahap di Kabupaten Kuningan (13 Desember 2017) dan di Kota Bandung (14 Desember 2017) yang diikuti oleh sekitar 190 orang peserta yang terdiri dari Kepala Bidang/Seksi yang menangani penyuluhan pertanian, Koordinator Penyuluh di Kabupaten dan para Kepala BPP dari 17 kabupaten. Target penyelesaian verifikasi dan validasi data kelembagaan petani dan kelembagaan ekonomi petani di Provinsi Jawa Barat pada akhir Desember 2017 dan akan dilanjutkan untuk provinsi-provinsi lainnya pada awal tahun 2018.
Kepala Bidang Penyelenggaraan Penyuluhan, Dr. Ir. Zahron Helmy, MP menyatakan dalam arahannya, “Untuk meningkatkan kesejahteraan petani, penyuluh pertanian harus mampu menyediakan data petani dan kelembagaan petani yang valid”. Dengan adanya data yang valid diharapkan penyuluh dapat mendampingi petani dan kelompok tani sesuai dengan kebutuhannya dan permasalahannya masing-masing. Dalam kesempatan tersebut, Zahron Helmy menghimbau agar penyuluh pertanian bangkit demi kesejahteraan petani, yang direspon oleh para peserta dengan yel-yel “Penyuluh Pertanian Bangkit, Petani Sejahtera, Bangsa Berjaya”.
Sementara itu Kepala Sub Bidang Informasi dan Materi Penyuluhan, Ir. Erwin Zulkarnaen menyampaikan bahwa berdasarkan data di Simluhtan, masih ada kelompok tani yang belum dinilai kelas kemampuan kelompoknya maupun kelompok yang penilaiannya dilakukan lebih dari 3 tahun yang lalu.
(Nurlaily)

 

Tanggal Artikel Diupload : 18-12-2017
Tanggal Cetak : 22-04-2018

Kementerian Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian
Jl. Harsono RM No.3 Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Telp/Fax. 021-7804386