Gerbang Daerah >> JAWA TIMUR >> KABUPATEN JOMBANG >> BP3K Mojoagung

Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat pada Tanaman Padi Di Desa Kedunglumpang Kec. Mojoagung

Sumber Gambar: Google.com

Komoditas tanaman padi merupakan komuditas utama di Kecamatan Mojoagung. Luas tanaman padi dalam satu tahun dikecamatan Mojoagung ± 2.991 ha, dengan produksi rata-rata per ha 6,7 ton/ha. Pada dasarnya tanaman padi memiliki potensi pangan yang di butuhkan oleh negara ini guna mendukung program swasembada Beras. Mengingat tidak sedikit petani yang menanam padi memberikan potensi yang baik. Disatu sisi ada desa yang setiap musim pola tanamnya Padi-Padi-Padi diantaranya Desa Kedunglumpang dan desa Tanggalrejo. Hal ini dapat menyebabkan serangan hama secara terus-menerus. Dengan adanya serangan hama maka dapat menurunkan kualitas hasil dan produksi tanaman padi. Ini bukan hal sepele untuk menjadikan suatu dampak buruk di kemudian hari. Tanpa adanya pencegahan yang di lakukan sejak mulai penanaman maka akan pasti meluasnya serangan hama wereng yang akan terus berkembang siklus hidupnya.

Data Serangan WBC Dari Tahun 2015 s/d 2017 di Kec Mojoagung
Luas Serangan Hama Wereng Coklat (Ha)
2015 2016 2017
4,8 2,95 30
(Sumber : POPT Kec. Mojoagung)

Dari data serangan WBC tiga tahun terahir serangan hama wereng dari tahun ketahun semakin meningkat, bahkan pada tahun 2017 meningkat secara drastis. Menurut Keterangan Friesyano N. (PPL desa Kedunglumpang) tingginya serangan hama Wereng Coklat pada tanaman padi selain disebabkan oleh pola tanam padi secara terus menerus juga disebabkan oleh perilaku petani yang melakukan pengendalian WBC menggunakan pestisida secara terus-menerus. Keadaan yang timbul akibat berbagia dampak penggunaan pestisida kimia secara terus menerus yaitu : 1. Munculnya ketahanan Hama Terhadap Pestisida, 2. Timbulnya Resurjensi hama, 3. Letusan Hama Kedua.
Hama wereng batang coklat (WBC) merupakan hama utama tanaman padi sehingga menjadi hama yang sangat ditakuti petani karena bisa mengakibatkan gagal panen (fuso).WBC merupakan hama utama tanaman padi yang menghisap cairan batang tumbuhan padi, dapat berkembang biak dengan cepat, dan cepat menemukan habitatnya serta mudah beradaptasi dengan membentuk biotipe baru. Akibat gangguan WBC yang parah banyak petani yang hanya panen sekitar 20-40% atau sekitar 0,6-1,0 t/ha bahkan ada yang tidak bisa panen, Bahkan sering kali petani merombak tanaman padi yang terserang hama wereng diusia tamanan masih muda (30 HST).

Penulis : Ahmad Mujiono, SP - PPL BPP Mojoagung

Tanggal Artikel: 08-11-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Budidaya Bawang Merah ( Allium Cepa L ) Di Desa Koto Ringin
  2. Tabur Benih Bersama Menuju Persiapan Farm Field Day Di Desa Mesjid Tuha Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya
  3. Pendampingan Pengembangan Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat ( Ldpm ) Untuk Menjaga Ketahanan Pangan
  4. Menumbuh Kembangankan Kelembagaan Kelompok Tani Melalui Kegiatan Klik Pekka