Gerbang Daerah >> JAWA BARAT >> KABUPATEN INDRAMAYU

PELATIHAN TEKNIS PEMANFAATAN ALSINTAN BAGI PENGELOLA DAN OPERATOR ALSINTAN, PENYULUH PERTANIAN SERTA BABINSA

Sumber Gambar: Dokumen Pribadi

Dalam rangka mencapai dan mewujudkan swasembada pangan khususnya padi, Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan produksi padi. Salah satu upayanya adalah memberikan berbagai stimulan seperti perbaikan jaringan irigasi, jalan usahatani, pemberian bantuan benih, pemberian banatuan benih bersubsidi, pemberian bantuan hand traktor, Traktor roda 4, mesin panen (combine harverter) dan alat tanam (transplanter).

Semua stimulan tersebut secara simultan diharapkan mampu mendongkrak produksi pangan khususnya padi. Alhamdulillah pada Tahun 2016 Indonesia telah mampu swasembada beras.
Kabupaten Indramayu dengan luas areal sawah 110.000 hektar merupakan salah satu kabupaten penghasil padi/beras di Jawa Barat. Rata-rata pertahun produksi padi yang dihasilkan Indramayu sebesar 1.7 juta ton GKP. Menurut data Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu surplus beras setiap tahun tidak kurang dari 500 ribu ton.
Pemanfataan alat mesin pertanian selama ini khususnya traktor roda 4 dan Combine Harvester masih belum optimal. Penyebabnya antara lain adalah pengelolaan dan keterampilan operator yang masih rendah. Pemanfaatan alsintan yang belum optimal ini akan berpengaruh terhadap biaya produksi usahatani. Untuk meningkatkan keterampilan operator alsintan, Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang mengadakan Pelatihan Teknis Tematik Pengelolaan Alsintan dan Operator
Maksud pelatihan teknis ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan peserta dalam hal pengelolaan alsintan. Sedangkan tujuannya adalah untuk peningkatan kemampuan pengurus Poktan/Gapoktan/Pengelola UPJA,Brigad Tanam dan Brigade panen penerima bantuan serta para penyuluh pertanian di lokasi penerima bantuan dalam mengelola alsintan.
Peserta pelatihan teknis tematik ini sebanyak 30 orang terdiri dari Pengelola dan Opertor Alsintan, Penyuluh Peranian serta Babinsa. Pelatihan Teknis Tematik ini diselenggarakan selama 2 hari efektif dari tanggal 14 s.d. 15 Mei 2018 bertempat di BPP Gabuswetan Kabupaten Indramayu.
Fasilitator pada kegatan pelatihan ini berasal dari Balai Latihan Kerja (BLK), Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang dan Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu. Materi-materi yang disampaikan terdiri dari Pengelolaan Alsintan melalui Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA), Pemeliharaan Alsintan dan Mengoperasionalkan TR 2, TR 4 dan Combine Harvester. Metodologi yang diterapkan dalam pelatihan ini yaitu Experiential Learning Cycle (ECL) atau AKOSA (Alami, Kemukakan, Olah, Simpulkan dan Aplikasikan).
Beragam cara penerimaan para peserta terhadap pelatihan teknis tematik ini, namun pada umumnya peserta bersyukur dapat mengikuti kegiatan ini dan menambah wawasan dalam mengelola alsintan. Namun harapan peserta kegiatan semacam ini dapat dilanjutkan lagi secara berkesinambungan.
Semoga dengan adanya pelatihan teknis tematik ini, mengubah wawasan pengelola bahwa dengan alsintan dapat memudahkan petani dan menjadikan biaya usahatani lebih efisien dan semoga pula para penerima bantuan alsintan lebih berkembang lagi. Kami berharap stimulan alsintan yang berasal dari Pemerintah ini tidak menjadi besi tua dan sia-sia.

Penyusun :

EDI HARNADI
Penyuluh Pertanian Madya
Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu

 

Tanggal Artikel: 16-05-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Pemerintah Desa Sukamantri Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi Melalui Bumdes Pusparema Bermitra Dengan Kelompoktani
  2. Koordinasi Penyuluhan Kota Banjarbaru Tahun 2018
  3. Kondisi Tanaman Kedelai Di Poktan Jembar Tani
  4. Gerakan Penanaman Kedelai Kec.cidolog