Gerbang Daerah >> GORONTALO >> KABUPATEN BONE BOLANGO

KUNJUNGAN KERJA BUPATI BONE BOLANGO DIRANGKAIKAN DENGAN KEGIATAN PENANAMAN PADI MENGGUNAKAN “RICE TRANSPLANTER”

Sumber Gambar: Dokumen Dinas Pertanian Dan Peternakan

Bupati Bone Bolango Hi.Hamim Pou, S.Kom, MH bersama Kepala BPTP Provinsi Gorontalo, Plt. Kepala Dinas Pertanian Dan Peternakan, Babinsa melakukan gerakan tanam padi menggunakan mesin Trasnplanter di Desa Bulotalangi Barat Kecamatan Bulango Timur, Selasa (06/02/2018). Bupati Bone Bolango menyampaikan bahwa dengan adanya penerapan mesin tanam bibit padi "Rice transplanter" ini membuat pekerjaan petani semakin mudah, mempercepat waktu tanam bibit padi, mengatasi kelangkaan tenaga kerja, meningkatkan produktifitas lahan, mempercepat dan mengefisienkan proses dan sekaligus menekan biaya produksi. Selanjutnya kegiatan gerakan tanam padi dengan sistim jajar legowo ini bertujuan meningkatkan produksi dan produktifitas padi, cara tanam seperti ini merupakan salah satu teknik penanaman padi yang dapat menghasilkan produksi yang cukup tinggi serta meberikan kemudahan dalam aplikasi pupuk dan pengendalian hama penggangggu tanaman. Kegiatan ini merupakan kerja sama BPTP Provinsi Gorontalo, TNI dan Petani, hal ini adalah bukti dalam mendorong keberhasilan swasembada pangan.Pemerintah Daerah menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPTP dan TNI yang talah memberikan motivasi dan secara fokus membantu petani dalam mewujudkan keberhasilan pangan di daerah ini. Sementara Plt Kadis Pertanian dan Peternakan Roswaty Agus, S.Pt mengatakan untuk mewujudkan swasembada pangan, salah satu upaya yang harus dilakukan adalah tanam padi serentak sistem Jajar Legowo. Menurutnya, pembangunan pertanian diperlukan percepatan baik melalui alih teknologi maupun sarana dan prasarana. Alih teknologi itu salah satunya menggunakan sistem Jajar Legowo. Kemudian perluasan areal tanam, pembinaan sumberdaya petani dan lainnya. Disamping itu perlu dilakukan penyebaran informasi penyuluhan tentang perkembangan inovasi teknologi, harga pasar, permodalan, iklim, serangan hama serta kebijakan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat. Kita berharap setiap program yang dilaksanakan tidak gagal dan harus berhasil memacu perkembangan sektor pertanian. Itu sangat dipengaruhi oleh kinerja petugas mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan sampai kepada petugas di lapangan. Dalam rangka menggenjot hasil produksi tersebut, maka Pemkab dalam hal ini Dinas Pertanian Dan Peternakan Kabupaten Bone Bolango melakukan kerjasama teknologi dengan berbagai pihak. Sebelum melakukan tanam padi bapak Bupati melakukan penanaman tanaman Refugia secara simbolis yang merupakan. Pengendalian hama serangga pada tanaman padi tak selamanya harus melakukan penyemprotan pestisida, pengendalian secara alami dengan memanfaatkan serangga musuh alami terkadang lebih efektif, effisien dan ekonomis serta berdampak lingkungan yang lebih baik. Serangga musuh alami pada tanaman padi secara alamiah sebetulnya sudah ada namun karena lingkungan yang tidak memadai, maka terjadi ketidakseimbangan perkembangan serangga musuh alami dan hama tanaman. Lambatnya perkembangan serangga musuh alami berdampak terjadi ledakan hama yang membutuhkan perlakukan penyemprotan menggunakan pestisida kimia, nabati maupun hayati. Penggunaan serangga musuh alami untuk mengendalikan hama tanaman saat ini sedang gencar dianjurkan. Serangga musuh alami hama tanaman maupun hama tanaman itu sendiri secara naluri menyenangi tanaman yang mengeluarkan nectar. Bau nectar akan menarik serangga musuh alami maupun hama tanaman sehingga pada tanaman yang mengeluarkan nectar akan berkumpul serangga musuh alami maupun hama tanaman yang berakibat serangga musuh alami tersebut memakan hama tanaman. Pada tanaman yang mengeluarkan nectar tersebut terjadi pengendalian hama tanaman secara alamiah sehingga terjadi keseimbangan lingkungan. Refugia adalah Tanaman yang berfungsi sebagai microhabitat dari serangga musuh alami dan penarik hama tanaman disebut Refugia. Tanaman yang berbunga seperti kenikir, jengger ayam, tapak dara, bunga matahari, bayam dan kembang kertas masuk golongan tanaman refugia. Bunga tanaman tersebut akan mengeluarkan nectar yang baunya menarik serangga musuh alami maupun serangga hama tanaman untuk datang. Penanaman tanaman refugia pada tanaman padi d iusahakan sesaat pembuatan galeng atau pematang sawah selesai sehingga pada saat tanaman refugia berbunga padi sudah mulai tumbuh sehingga dapat terhindar dari hama tanaman. Untuk tanaman sayuran sebelum pengolahan lahan selesai dapat dilakukan penanaman refugia sehinggga pada saat tanaman sayuran sudah besar tanaman refugia sudah mulai berbunga. Pemanfaatan tanaman refugia sebagai microhabitat serangga hama dan musuh –musuh alami dapat diterapkan di lahan persawahan maupun lahan sayuran untuk mengendalikan hama secara almiah. Penanaman refugia akan mengurangi biaya usaha tani untuk pengendalian hama sehingga keuntungan petani dapat meningkat dan lingkungan terjaga secara berimbang. Selain menjaga keseimbangan lingkungan juga dapat menyejukkan mata manakala lahan pertanian yang subur dengan dikelilingi tanaman bunga yang mekar. Bilamana dalam luasan yang cukup tanaman refugia ini tumbuh bersanding dengan tanaman dilahan pertanian akan membuat suasana agrowitasa dan keadaan seperti ini akan membuat petani betah di lahan hatipun senang.

Penulis : Lukman Hairun, STP

Kelompok Jabatan Fungsional Dinas Pertanian Dan Peternakan

Tanggal Artikel: 12-02-2018

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Demfarm Padi Hibrida Kecamatan Banjar Buleleng
  2. Pertemuan Penyuluh, Petugas Perkebunan, Petugas Peternakan Dan Mantri Tani Se Kabupaten Bone Bolango
  3. Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Sekretariat Kelembagaan Ekonomi Petani (kep) “insan Mandiri”
  4. Tabalong Gelar Rembug Ktna Dengan Undang 1000 Petani (bag 1)