Gerbang Daerah >> LAMPUNG >> KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

PERINGATAN HARI PANGAN SEDUNIA XXXVII TINGKAT PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017

Sumber Gambar: dok : Pribadi

Peringatan Hari Pangan Sedunia di Indonesia diselenggarakan atas kerjasama antar kementerian dengan Kementerian Pertanian sebagai institusi utama penyelenggara. Peringatan Hari Pangan Sedunia sementara pada tingkat perundangan, di Indonesia setidaknya terdapat 2 acuan hukum mengenai ketahanan pangan, yaitu Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun1996 tentang Pangan dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2002 tentang Ketahanan Pangan.

Hingga saat ini acara perayaan Hari Pangan Sedunia diselenggarakan di lebih 150 negara di seluruh dunia dan menjadi salah satu hari penting dalam kalender PBB beserta Negara-negara anggota FAO.

Selain tentunya untuk memperingati berdirinya Organisasipada tahun1945, peristiwa peringatan Hari Pangan Sedunia juga memiliki tujuan meningkatkan kesadaran, perhatian, dan tindakan masyarakat Internasional di seluruh dunia terhadap pentingnya penanganan masalah pangan seperti kelaparan dan kebutuhan untuk menjamin keamanan pangan dan makanan bergizi ditingkat global, regional, maupun nasional untuk semua orang di seluruh dunia.

Pada tanggal 9 Oktober 2017 Provinsi Lampung menyelenggarakan peringatan Hari Pangan Sedunia bertempat di Balai Keratun, Lapangan Korpri Kantor Gubernur Provinsi Lampung, dengan tema Menggerakan Generasi Muda Dalam Membangun Pertanian Untuk Memperkuat Lampung Sebagai Lumbung Pangan Nasional.

Pada acara itu semua yang terkait masalah ketahanan pangan nasional diundang, selain itu juga para pejabat di lingkup Dinas yang ada di Provinsi Lampung. Apel pagi untuk memperingati Hari Pangan Sedunia dibuka oleh Bapak Gubernur Lampung yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah, Bapak Ir. Sutono, M.M.

Dalam acara tersebut Bapak Gubernur Lampung memberikan penghargaan kepada para tokoh penggerak dalam bidang Ketahanan Pangan, adapun kategori yang diberikan antara lain: 1. Pembina Ketahanan Pangan, 2. Pemangku Ketahanan Pangan,3. Pelopor Ketahanan Pangan, 4. Pelaku Ketahanan Pangan yang terbagi lagi menjadi 3 kategori, yaitu: a. Pemberdayaan Masyarakat, b. Pengolahan Pangan Lokal, c. Peningkatan Produksi Pangan, 5. Kategori yang terakhir adalah Pelayan.

Untuk Adhikarya Pangan Nusantara juara 1 tingkat Provinsi Lampung kategori Pelaku Ketahanan Pangan Pemberdayaan Masyarakat diberikan kepada Kelompok Wanita Tani Dahlia yang berlokasi di Dusun Priangan Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. KWT Dahlia adalah kelompok ibu-ibu tani yang beranggotakan 25 orang diketuai oleh ibu Tuti Herlina Handayani dengan kegiatan yang utama adalah pemanfaatan pekarangan. Kegiatan ini banyak dirasakan oleh mereka terutama untuk kebutuhan gizi bagi putra-putri mereka, dan juga bisa menambah penghasilan dari penjualan bibit sayuran yang mereka kembangkan dan hasil panennya ke masyarakat sekitar, bahkan keluar dari Dusun Priangan.

Selain itu KWT Dahlia juga menyiapkan tempat untuk pembelajaran anak-anak PAUD untuk merangsang otot motorik anak-anak usia dini agar lebih mengenal dan mencintai kegiatan bercocok tanam terutama tanaman sayur-sayuran dan obat-obatan yang sehat. Anak-anak dibimbing bagaimana budidaya tanaman sayuran yang sehat tanpa obat dan pupuk kimia cukup dengan menggunakan PGPR sebagai pupuk cair,pupuk kandang dan pestisida nabati yang bisa dibuat sendiri dengan bahan-bahannya mudah didapatkan seperti akar bambu, terasi, dedak, gula pasir untuk bahan PGPR dan bawang putih,garam, gula pasir, dan deterjen.

Semoga kedepannya Kelompok Wanita Tani Dahlia lebih sukses dan tetap menjadi amanah untuk selalu menjadi pelopor pelaku Ketahanan Pangan dalam pemberdayaan ke masyarakat dan lebih semangat lagi untuk anggota dan masyarakat untuk kegiatan pemanfaatan pekarangan dengan tanaman sayur-sayuran dan obat-obatan yang sehat.

 Penulis : EVI NOVIYANTI, SP

THL-TBPP BPP Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan.

 

 

 

 

Tanggal Artikel: 12-10-2017

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Diklat Sertifikasi Penyuluh Pertanian
  2. Focus Group Discussion (fgd) Bersama Komisi Penyuluhan Pusat Di Balai Ppsdmpp Prov. Ntb
  3. Temu Penyuluh Dengan Tema “koorporasi Untuk Kesejahteraan Petani” Dan Pengukuhan Dpw Perhiptani Jawa Tengah
  4. Pemberdayaan Masyarakat Pertanian Tanaman Pangan Dan Hortikultura (pmptph) Kecamatan Bantan 2017