Gerbang Daerah >> KALIMANTAN SELATAN >> KOTA BANJAR BARU >> BP3K Cempaka

ASURANSI USAHAKU...........

Sumber Gambar:

Ditahun 2016 Kementerian Pertanian republik Indonesia akan mengembangkan pelaksanaan Asuransi Usaha Tani padi atau disingkat dengan AUTP dan memberikan bantuan premi kepada para petani yang menjadi peserta AUTP,

 

Besaran premi yang harus dibayarkan oleh para petani adalah sebesar Rp. 180.000,- per hektar/musim tanam, namun hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan karena pihak pemerintah akan membantu para petani dengan memberikan bantuan premi sebesar Rp. 144.000,-/Ha/MT Sehingga petani hanya membayar premi untuk asuransinya sebesar Rp.36.000,-/Ha/MT saja. jika luas lahan yang diasuransikan kurang atau lebih dari 1 hektar, maka besaran premi dan ganti rugi yang akan diterima oleh para petani akan dihitung untuk disesuaikan.

 

Asuransi Usaha Tani padi (AUTP) akan Menjamin para petani jika terjadi kegagalan panen yang disebabkan oleh banjir, kekeringan dan serangan OPT (Organisme penggangu tanaman) seperti Hama Penggerek batang, Wereng batang coklat, Walang sangit, Tikus, dan Ulat grayak dan Keong mas, untuk penyakit tanaman seperti Blast, Bercak coklat, Tungro, Busuk batang, Kerdil hampa, Kerdil Rumput/Kerdil Kuning dan penyakit Kresek.

 

Peserta AUTP akan diberikan ganti rugi jika terjadi kegagalan panen dengan syarat tanaman dalam kondisi sebagai berikut,

 

Umur tanaman sudah melewati 10 HST
Untuk teknik tabela, umur tanaman sudah melewati umur 30 hari, dan
Intensitas kerusakan mencapai ?75% dan luas kerusakan mencapai ?75% pada setiap luas petak alami.

 


Jika kerusakan lahan pertanian sesuai dengan kriteria persyaratan diatas, para petani akan mendapatkan pertanggungan sebesar Rp. 6.000.000,-/Ha/MT. Harga pertanggungan menjadi dasar perhitungan premi dan batas maksimum ganti rugi.

 

Untuk mengikuti Asuransi Usaha Tani padi atau AUTP ini memiliki kriteria untuk calon pesertanya, adapun kriterianya adalah sebagai berikut,

 


Petani yang memiliki lahan sawah dan melakukan usaha budidaya tanaman padi pada lahan paling luas 2 (dua) hektar.
Petani penggarap yang tidak memiliki lahan usahatani dan menggarap lahan sawah paling luas 2 (dua) .

Di daerah Banjarbaru khususnya di Kecamatan Cempaka, baik Kelurahan Cempaka, Sungai Tiung, Bangkal dan Palam ini baru masuk Asuransi di Tahun 2017 ini. Hal ini dikarenakan banyaknya kerusakan yang terjadi didalam berusaha padi pada tahun sebelumnya, dan para petanipun baru mengenal tentang AUTP ini sehingga perlu banyak sosialisasi lagi agar petani lebih yakin lagi dengan adanya jaminan dalam berusaha tani.

 


Dengan diadakannya Asuransi Usaha Tani padi atau AUTP ini, asuransi untuk para petani khususnya para petani padi diharapkan target swasembada pangan bisa tercapai dan petani bisa lebih sejahtera.

 

 

Tanggal Artikel: 11-08-2017

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Workshop Pembebasan Rabies Di Pulau Rupat Tahun 2017
  2. Pemupukan Pada Padi Sawah
  3. Fumigasikan Si Pengerat Sungai Ulin
  4. Sang B2sa Kalimantan Selatan

  • e-Petani
  • e-Petani
  • e-Petani
  • e-Petani
  • e-Petani
  • e-Petani
  • e-Petani
  • e-Petani