Gerbang Daerah >> SUMATERA BARAT >> KABUPATEN SOLOK >> BP3K BPP Payung Sekaki

Upaya Menghasilkan Bibit Karet yang Baik

Sumber Gambar: timpay.doc

Di awal bulan Agustus ini, di Kecamatan Payung Sekaki diadakan Training Penyuluh yang mengangkat tema tentang pembibitan karet. Tepatnya kegiatan tersebut diadakan pada hari Selasa tanggal 8 Agustus 2017 di Aula BPP Kecamatan Payung Sekaki Kabupaten Solok.

Kegiatan training penyuluh merupakan kegiatan rutin dua mingguan yang diselenggarakan disetiap BPP dalam rangka untuk memberikan latihan-latihan bagi para penyuluh khususnya. Latihan-latihan tersebut bisa berupa latihan untuk menambah pengetahuan atau untuk memberikan keterampilan hingga penguasaan atas sikap penyuluhan dalam menjalankan tugasnya dilapangan. Pemilihan topik pembibitan karet dipilih, mengingat sebagian masyarakat petani di wilayah Kecamatan Payung Sekaki banyak yang memiliki tanaman karet, namun disisi lain hasil yang didapatkan belum begitu menggembirakan. Sehingga perlu adanya pemahaman atas permasalahan tersebut yang kemudian dijelaskan pertama kali melalui penjelasan tentang pembibitan karet yang baik.

Para peserta yang hadir adalah Kepala UPTD Perkebunan (Bapak Mukhlis), Kepala TU UPTD Peternakan (Ibu Asmanizar), Kepala TU UPTD Pertanian (Bapak Suherwin) dan PP Supervisi (Bapak Abizar) dan PP Programa (Bapak Slamet) serta PP Nagari PNS/THL dan swadaya. Sementara dari kabupaten hadir Kepala Seksi Perkebunan Dinas Pertanian (Bapak Nofrizal), Kepala Seksi Metode dan Informasi Bidang Penyuluhan (Ibu Noviarti, SP), dan Penyuluh Kabupaten/ Pokjanal (Bapak Lasrizal, M.R).

Pertemuan dimulai dengan pembukaan oleh PP Programa, setelah seluruh peserta memenuhi ruang pertemuan. Kemudian setelah itu, kegiatan langsung diisi dengan penyampaian materi teknis tentang pembibitan karet oleh Bapak Nofrizal dalam bentuk penyampaian yang interaktif, dimana disela-sela penyampaian materi seluruh peserta dapat memberikan pertanyaan atau tanggapannya. Penyampaian materi dilakukan oleh narasumber dengan cukup sistematis dari mulai pengenalan istilah klon-klon bibit hingga penjelasan tentang bagaimana secara teknis memulai pelaksanaan pembibitan dilapangan. Penjelasan materi disampaikan dengan cukup santai dan penuh keakraban, namun tetap serius menjurus pada topik yang menjadi dasar permasalahan-permasalahan seputar pembibitan karet.

Setelah penyampaian materi, dilanjutkan dengan acara penyampaian informasi-informasi dari Bidang Penyuluhan dan PP Kabupaten (Pokjanal) serta dari PP Supervisi, UPT Perkebunan, UPT Pertanian dan PP Swadaya hingga acara ditutup. Hingga akhir acara para peserta cukup antusias memberikan tanggapan dan pertanyaan seputar materi dan informasi yang diberikan, kadang tidak jarang diskusi juga berkembang membincangkan tentang beberapa kebijakan-kebijakan sebelumnya yang belum berjalan secara baik.

Penulis: Slamet Muharmoko, SP, M.Si (Penyuluh Pertanian Muda)
Sumber Tulisan: Liputan langsung.

Tanggal Artikel: 11-08-2017

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Asuransi Usahaku...........
  2. Workshop Pembebasan Rabies Di Pulau Rupat Tahun 2017
  3. Pemupukan Pada Padi Sawah
  4. Fumigasikan Si Pengerat Sungai Ulin