Gerbang Daerah >> JAWA BARAT >> KABUPATEN INDRAMAYU

SEKOLAH LAPANG JAGUNG (Zea mays sp) BAGI KELOMPOKTANI SE BPP KECAMATAN HAURGEULIS KABUPATEN INDRAMAYU

Sumber Gambar: Dokumen Pribadi

Jagung (Zea mays sp) adalah salah satu tanaman pangan penghasil karbohidrat yang terpenting di dunia, selain gandum dan padi. Produksi palawija khususnya jagung, menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Pertambahan jumlah penduduk dan program perbaikan gizi masyarakat melalui diversifikasi pola makanan, mendorong meningkatnya permintaan jagung. Permintaan jagung sebagai bahan baku industri dalam negeri semakin meningkat dengan banyaknya industri pakan ternak, industri minyak jagung dan produk ethanol. Banyak varietas jagung, salah satunya varietas jagung hibrida yang mempunyai kelebihan dari jagung komposit yaitu produksinya 25 – 30% lebih tinggi , tahan rebah, penyakit dan kekeringan serta berumur pendek.
Kegiatan SL komoditas pangan strategi Nasional adalah penggabungan beberapa metode penyuluhan, diantaranya kursus tani desa, rembugtani desa dan demonstrasi farming (denfarm). Pelaksanaan SL harus berhasil guna dalam meyakinkan petani untuk menerapkan suatu inovasi teknologi spesifik lokasi yang direkomendasikan oleh Badan Penelitian dan Teknologi Pertanian (BPTP).
Sekolah lapang adalah proses pembelajaran non formal bagi petani untuk meningkatkan pengetahuan dan dan ketrampilan bagi petani, bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam pengembangan usahatani, meningkatkan kemampuan dan kesadaran petani dalam memanfaatkanlahan agar lebih produktif dan membangun kemandirian petani dalam pengelolaan sumberdaya lahan secara berkelanjutan.
Dalam rangka meningkatkan minat petani menanam jagung dan meningkatkan produksi jagung, Pada tahun 2017 BPP Kecamatan Haurgeulis Kabupten Indramayu mendapatkan alokasi kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan petani melalui kegiatan Sekolah Lapang (SL) komoditas strategis nasional khususnya komoditas jagung.
Kegiatan Sekolah Lapang dialokasikan di 5 wkpp dan setiap wkpp masing-masing terdiri dari 5 kelompoktani. Adapun wkpp pelaksana yaitu wkpp Haurgeulis, Wkpp Haurkolot, wkpp Wanakaya, wkpp Cipancuh dan wkpp Mekarjati. Kegiatan SL dilaksanakan mulai bulan Juli sampai dengan bulan September 2017, kegiatan diawali dengan rembug tani di tiap wkpp. Rembug tani dimaksudkan untuk merencanakan kegiatan sekolah lapang baik peserta SL, materi setiap pertemuan, jadwal pertemuan dan pembagian kelompok belajar. Setiap wkpp pelaksana kegiatan SL jumlah peserta 20 orang terdiri dari tani dewasa, pemuda tani, dan wanita tani.
Setiap wkpp melaksanakan sekolah lapang sebanyak 4 kali pertemuan dimana 3 kali didanai dari pemerintah sedangkan sisanya secara swadaya, kegiatan SL ini diakhiri dengan kegiatan FFD (farmer field day) atau panen.
Kegiatan sekolah lapang ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam budidaya tanaman jagung, dengan meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan dapat pula meningkatkan kesejahteraan petani. Secara khusus kegiatan SL jagung ini juga diharapkan dapat menumbuhkan minat petani di Kecamatan Haurgeulis untuk menanam jagung.
Semoga dengan adanya kegiatan Sekolah lapang ini menjadi pembelajaran bagi petani dalam budidaya jagung sehingga mereka terbiasa untuk berusaha jagung.

Penulis
Rohayati, SP – Penyuluh Pertanian BPP Kecamatan Haurgeulis - Indramayu

 

Tanggal Artikel: 10-08-2017

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Upaya Menghasilkan Bibit Karet Yang Baik
  2. Asuransi Usahaku...........
  3. Workshop Pembebasan Rabies Di Pulau Rupat Tahun 2017
  4. Pemupukan Pada Padi Sawah