Gerbang Daerah >> JAMBI >> KOTA SUNGAI PENUH

Sosialisasi Pemanfaatan Pekarangan Untuk Pengembangan Pangan Kota Sungai Penuh

Sumber Gambar: Dok. Admin kota sungai penuh

Pengembangan pertanian memiliki tantangan dalam ketersediaan sumberdaya lahan. Meningkatnya penggunaakan alih fungsi lahan dari sektor pertanian ke non pertanian menyebabkan lahan pertanian di Indonesia semakin sempit. Untuk mencukupi kebutuhan pangan manusia dengan kondisi lahan yang sempit sangat susah diciptakan. Selain masalah lahan yang sempit ketersediaan air juga menjadi kendala, air merupakan sumberdaya utama dalam produksi tanaman pertanian.

Salah satu cara untuk mengatasi kelangkaan lahan pertanian di Indonesia adalah memanfaatkan lahan pekarangan rumah, pemanfaatan lahan pekarangan dapat menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan. Hal ini karena terjadi pemenuhan kebutuhan pangan rumah tangga secara cukup, berkualitas, bergizi, dan aman secara teratur. Dengan biaya murah dan pengawasan mudah dapat menjadi sarana mengatasi kelangkan pangan keluarga.

Pengembangan sistem produksi tanaman pertanian di pekarangan dapat mendukung usaha ketahanan pangan. Terkait pembangunan pertanian yang berkelanjutan dengan keterbatasan sumberdaya lahan dan air, peran perempuan dalam pertanian, dan kehilangan hasil panen sangat mendukung untuk tercapainya pemanfaatan lahan pekarangan untuk sumber pangan keluarga.

Dengan perawatan dan pengawasan yang rutin akan meningkatkan hasil produksi tanaman pekarangan. Tanaman yang sangat cocok untuk ditanam pada lahan pekarangan adalah jenis tanaman hortikultura mulai dari sayuran, buah-buahan, dan obat-obatan. Dengan umur tanam yang pendek dan berkala dapat dimanfaatkan dalam mencukupi kebutuhan keluarga. Seperti pada tahun 2016 kemaren terjadi kelangkaan cabai, harga cabai hingga tinggi mencapai Rp.100.000,-/kg. Hal ini sangat meresahkan masyarakat khususnya masyarakat kecil. Pasalnya makan sambal adalah budaya masyarakat Indonesia, ada yang kurang jika hidangan diatas meja tidak ada sambal.

Dengan adanya pemanfaatan lahan pekarangan ini sedikit dapat mengurangi pengeluaran belanja bulanan dan memberdayakan para wanita tani. Sehingga dalam mencukupi kebutuhan pangan, gizi dan nutrisi keluarga tidak terlalu menjadi beban masyarakat.

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kota Sungai Penuh (Bapak Bomberdin, SP), Bapak Ir. Syafri edi Haajrat (Peneliti BPTP Jambi), dan dibuka langsung oleh Ibu Ketua Penggerak Pkk kota Sungai Penuh (Buk Emi Zola Asafri).

 

Penulis : Robby Asti Pratama, SP (THL TBPP III Kota Sungai penuh)

Editing : Admin SIMPP Kota sungai Penuh

Lampiran :

Tanggal Artikel: 17-05-2017

Dibaca: x

Printer-friendly Version

Artikel Terkait
  1. Kursus Tanam Jajar Legowo Di Poktan Sidodadi
  2. Panen Raya Bawang Merah Oleh Diren Hortikultura Di Kabupaten Bantaeng
  3. Tanam Serempak Kedele Musim Tanam 2017 Di Kabupaten Indramayu
  4. Pelatihan Herbisida Terbatas Pakai “gramoxone”