Published on Cyber Extension - Pusluhtan Kementan
(http://cybex.pertanian.go.id)
email sekretariat : cyberextension@gmail.com

Penyelia Mitra Tani Kabupaten Bogor Ikut Pelatihan FP2S

Sumber Gambar: PMT Kabupaten Bogor

Ir. Sri Kuntarsih, MM selaku Direktur Pembiayaan Pertanian dari Direktorat Jenderal Sarana dan Prasarana Pertanian, Kementerian Pertanian membuka pelaksanaan kegiatan Fasilitator Pembiayaan Petani Swadaya (FP2S) bagi Eks Tenaga Penyelia Mitra Tani (PMT) yang digelar di Balai Uji Terap Tehnik dan Metode, Karantina Pertanian yang beralamat di Jalan Raya Setu Nomor 10 Mekarwangi, Cikarang Barat Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Minggu (27/08/2017).

Kegiatan pembekalan FP2S diikuti oleh seluruh eks PMT sebagaimana dalam SK Dirjen PSP Nomor 3 Tahun 2016 tentang Kegiatan PUAP, dibuka peluang menjadi calon tenaga FP2S yang akan bertugas memfasilitasi Petani/Poktan/Gapoktan untuk mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau sumber pembiayaan lainnya.

Materi-Materi Pembekalan, antara lain :
? Kebijakan pembangunan pertanian nasional oleh Biro Perencanaan,
? Pembiayaan pertanian : peran, fungsi FP2S dalam akselerasi KUR oleh Kasubdit Program,
? Penguatan kelembagaan dan kewirausahaan Gapoktan oleh BPPSDMP,
? Kebijakan pembiayaan pertanian, sistem aplikasi informasi keuangan bagi usaha mikro dan kecil oleh Bank Indonesia,
? Penguatan kelembagaan LKM-A oleh OJK,
? Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh BRI/ BNI/ Mandiri,
? Mengenal usaha calon nasabah KUR oleh BRI/ BNI/ Mandiri,
? Metode sederhana pembuatan laporan keuangan untuk Gapoktan oleh BRI/ BNI/ Mandiri,
? Model usaha untuk akses perbankan untuk Gapoktan oleh BRI/ BNI/ Mandiri.

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor mengirimkan 2 orang PMT sebagai peserta pembekalan FP2S, antara lain Diana Jamaludin, S.Pi dan Ardi Surya, SE.

Diana Jamaludin, S.Pi selaku peserta yang juga koordinator PMT Kabupaten Bogor menyampaikan bahwa Program PUAP adalah program pemberdayaan petani berbasis pendampingan. Diluncurkan pertama kali pada tahun 2008 saat menteri pertanian dipegang Dr. Ir. Anton Apriantono, MS. Program ini sebenarnya sangat bermanfaat bagi petani untuk mengembangkan usaha pasca panen atau usaha produktif dilingkup pertanian.

Bila dihitung sejak digulirkan pada tahun 2008 hingga dihentikan penyaluran PUAP pada tahun 2016. Ada ratusan LKMA yang terbentuk. Dari ratusan LKMA ada puluhan yang berkembang menjadi kekuatan ekonomi mikro di perdesaan.

Sayangnya, pada tahun 2016 lalu pula seluruh pendamping (PMT) telah dihentikan pada akhir masa kontrak bulan Agustus 2016.

Rasanya sayang bila pekerjaan pembinaan LKMA harus terhenti ketika PMT berakhir tugas. Kementerian Pertanian harus memberikan solusi untuk pembinaan LKMA yang sudah terbentuk. Ini penting agar LKMA bisa terus tumbuh dan menjadi salah satu alternatif pendanaan bagi para petani dalam permodalan.

Bila perlu, pemerintah melalui Kementerian Pertanian menyiapkan sebuah program khusus bagi LKMA yang berkembang untuk terus diberdayakan. Seperti amanat dari Nawa Cita dan Trisakti, dimana para petani dan nelayan merupakan kelompok masyarakat yang harus mendapatkan perhatian serius," ujarnya.

Tanggal Artikel Diupload : 12-09-2017
Tanggal Cetak : 21-09-2017

Kementerian Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian
Jl. Harsono RM No.3 Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Telp/Fax. 021-7804386