Published on Cyber Extension - Pusluhtan Kementan
(http://cybex.pertanian.go.id)
email sekretariat : cyberextension@gmail.com

KALIMANTAN SELATAN > KOTA BANJAR BARU > LANDASAN ULIN

Menanam Bawang Merah

Sumber Gambar:

Bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang sangat diperlukan  masyarakat luas.  Tanaman ini mampu tumbuh pada tanah bertekstur sedang hingga liat denga ketinggian tempat 0-400 m dpl, serta menghendaki kondisi kemasaman atau pH 5,6-6,5 dan suhu berkisar antara 25°-32°C.

Lahan untuk menanam bawang merah sebaiknya diolah dan diberi pupuk kandang atau kompos 0,5-1 ton/ha dan dibiarkan selama ± 1 minggu.  Pembuatan bedengan bawang merah berukuran lebar 120-180 cm dengan tinggi minimal 40 cm atau lebih tinggi pada saat musim penghujan.  Jaral antar bedengan yaitu 50 cm, dan apabila lahan memeiliki pH kurang dari 5,6 diberikan kapur pertanian sebanyak 1,5 ton/ha serta dibiarkan selama ± 2 minggu.

Pemberian pupuk dasar dilakukan dengan dosis 47 kg urea/ha, 311 kg SP-36/ha, KCl 56 kg/ha atau menggunakan pupuk NPK sebanyak 20 kg/1000 m².  Penanaman bawang merah dapat dilakukan melalui 2 cara yaitu dengan biji dan umbi.  Umbi yang dijadikan bibit adalah umbi dengan ukuran optimal 3-4 gr/umbi.  Penampakan umbi yang dijadikan bibit yaitu bentuk yang kompak, kulit umbi tidak luka/terkelupas dan berkilau.

Sebelum tanam terlebih dahulu bibit direndam dalam larutan trichoderma selama ± 30 menit.  Bibit dipotong di bagian ujung ± 0,5 cm dan ditanam dengan jarak tanam 15 x 15 cm di musim kemarau dan 20 x 20 cm atau 15 x 20 cm pada musim penghujan, bibit bawang merah ditanam 1 umbi per lubang.

Pupuk susulan diberikan pada saat tanaman bawang merah berumur 2 minggu setelah tanam.  Pupuk yang diberikan yaitu urea, SP-36 dan KCl sebanyak 47 kg, 100 kg, 56 kg per hektar.

Kegiatan pemeliharaan dilakukan meliputi penyiraman, penyiangan gulma, dan pengendalian hama penyakit.  Hama yang sering menyerang bawang merah yaitu ulat (Spodoptera sp.) ditandai dengan adanya bercak putih pada daun.  Penyakit yang menyerang bawang merah antara lain layu fudarium, antraknose, bercak daun (trotol), dan moler atau layu.

Ciri-ciri tanaman bawang merah siap panen yaitu

  1. 60-70% daun sudah rebah.
  2. Umur tanaman berkisar antara 55-70 hari setelah tanam.
  3. Khusus untuk pembenihan umbi, tingkat kerebahan harus mencapai lebih dari 90%.

Umbi bawang merah yang telah dipanen harus dikeringkan lebih dahulu hingga kadar air 85% untuk penyimpanan atau pemasaran.

 

 

 

 

 

ERLINA HIDAYATI,SP

Penyuluh Pertanian UPT BPP Landasan Ulin

Tanggal Artikel Diupload : Senin, 13 Sep 2021
Tanggal Cetak : Rabu, 20 Okt 2021

Kementerian Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian
Jl. Harsono RM No.3 Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Telp/Fax. 021-7804386