Published on Cyber Extension - Pusluhtan Kementan
(http://cybex.pertanian.go.id)
email sekretariat : cyberextension@gmail.com

SULAWESI SELATAN > KABUPATEN SINJAI > SINJAI SELATAN

Pengendalian Opt Padi Di Poktan Tolaho Desa Talle Kecamatan Sinjai Selatan

Sumber Gambar: Sudirman, SP

Jenis hama yang ditemukan di hamparan anggota Poktan Tolaho Desa Talle Kecamatan Sinjai selatan dengan varietas padi mekongga adalah Penggerek Batang, Walang Sangit dan Keong Mas. Kemudian jenis penyakit yang ditemukan adalah gejala penyakit blas.

I. HAMA

      1. HAMA PENGGEREK BATANG  (STEM BORER)

Di Indonesia diketahui ada 5 (lima) jenis hama penggerek batang  yang sering menyerang tanaman padi yaitu :

  1. Penggerek Batang Padi Kuning (Scirpophaga incertulas Walker)
  2. Penggerek Batang Padi Putih ( innotata Walker)
  3. Penggerek Batang Padi Bergaris (Chilo suppressalis Walker)
  4. Penggerek Batang Padi Merah jambu (Sesamia inferens Walker)

Hama penggerek batang (PB) termasuk hama paling penting pada tanaman padi, dapat menyerang tanaman mulai dari fase vegetataif maupun generatif. Penyerangan di awal pertumbuhan tanaman (fase vegetatif) dapat menyebabkan pucuk tanaman padi menjadi kering dan mati karena batangnya digerek oleh ulat (larva) dari hama ini dari bagian dalam batang. Serangan hama penggerek batang pada fase ini secara umum oleh petani dikenal dengan Hama Sundep. Larva dari hama ini hidup di bagian dalam dari batang sehingga pengendalian dengan insektisida yang bersifat kontak kurang efektif. Oleh karena itu pengendalian di fase awal yaitu pada saat serangga (imago)  hama ini meletakkan kelompok telurnya di permukaan pelepah daun akan lebih efektif atau dapat juga digunakan insektisida sistemik seperti dengan insektisida berbahan aktif carbofurant.

     Serangan hama penggerek batang pada fase generatif dikenal dengan nama Hama Beluk. Bila serangan pada fase ini cukup berat dapat menyebabkan gagal panen karena tanaman yang terserang sundep malainya mati dan kering. Dengan demikian  maka peggerek batang  adalah hama  :

 

     Pengendalian Penggerek Batang :

     1). Pengaturan Pola Tanam :

      2).  Pengendalian Secara Mekanik dan Fisik  :

      3).  Pengendalian Hayati  :

Pemanfaatan musuh alami parasitoid:     Trichogramma japonicum: dosis 20 pias/ha  (1 pias = 2000-2500 telur terparasit) sejak awal pertanaman)

Pengendalian Secara Kimiawi  :

  1. Hama Walang Sangit

Bioekologi Walang Sangit :

Tanda  Serangan :

  1. Fase padi yg rentan adalah mulai keluarnya malai hingga masak susu.
  2. Hama menghisap butiran gabah yang sedang mengisi/ masak susu.
  3. Kerusakan yg terjadi: gabah hampa, beras berubah warna dan mengapur.

Cara Pengendalian :

  1. Membersihkan gulma di pematang, pertanaman, dan di sekeliling tanaman padi
  2. Walang sangit datang di pertanaman sebelum tanaman padi berbunga, hidup pada gulma
  3. Memasang bangkai binatang. Walang sangit tertarik kapada bau bangkai, setelah berkumpul dapat disemprot dengan insektisida
  4. Menggunakan bahan kimia (Regent, BPMC) bila populasi sudah mencapai ambang ekonomi 10 ekor/20 rumpun
  5. KEONG MAS

Bioekologi :

  1. Keong mas merupakan salah satu hama tanaman yang sering menimbulkan kerugian pada tanaman padi, karena hama ini menyerang tanaman muda dengan cara memotong daun dan batang tanaman yang dapat menyebabkan kematian.
  2. Keong mas dapat hidup cukup lama di dalam tanah
  3. Keong akan aktif dan berkembang biak bila ada air dan tanaman padi muda
  4. Meletakkan telur-telurnya di tempat yang kering seperti : rumput, dahan, kayu di atas air.

Tanda Serangan/ kerusakan :

a.Pesemaian, tanaman yang baru tumbuh dipotong    daunnya hingga tanaman mati

b.Menyerang tanaman dibawah umur 15 hari setelah   tanam

Cara Pengendaliannya :

a.Secara mekanik ; dilakukan  terus menerus dengan cara mengumpulkan keong kemudian dimusnahkan

b.Pengendalian secara budi daya  :

  1. Pengendalian secara kimiawi :

 II. PENYAKIT

      PENYAKIT BLAS  ( Pyricularia oryzae )

  1. Gejala serangan
  1. Pencegahan.

Tanggal Artikel Diupload : Jum'at, 30 Jul 2021
Tanggal Cetak : Rabu, 20 Okt 2021

Kementerian Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian
Jl. Harsono RM No.3 Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Telp/Fax. 021-7804386