Published on Cyber Extension - Pusluhtan Kementan
(http://cybex.pertanian.go.id)
email sekretariat : cyberextension@gmail.com

> >

Forum Komunikasi P4S Kota Depok Siap Sukseskan Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh

Sumber Gambar: Forum Komunikasi P4S Daerah Kota Depok

Untuk menciptakan SDM Pertanian yang berkualitas, berdaya saing, dan berkompeten, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) akan melaksanakan “Pelatihan Sejuta Petani & Penyuluh” seluruh Indonesia. Kegiatan Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh akan digelar pada 28 Juli-1 Agustus 2021.

Sebelum melakukan kegiatan pelatihan tersebut, BPPSDMP telah melakukan sosialisasi kegiatan pelatihan sejuta petani dan penyuluh secara virtual pada acara “Dukungan P4S, KTNA dan Perhiptani dalam Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh” tanggal 19 Juli 2021 dengan narasumber antara lain Kepala BPPSDMP (Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr), Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Dr. Ir. Leli Nuryati, M.Sc), Kepala Pusat Data dan Informasi Kementan (Roby Darmawan, M.Eng), Ketua Forum Komunikasi P4S Nasional (Ir. Suhandi), Sekjen KTNA Nasional (Ir. M. Yadi Sofyan Noor, SH) serta Ketua Harian DPP Perhiptani Nasional (Ir. Fathan A. Rasyid).

Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi mengungkapkan, Kementan tetap berkomitmen untuk terus memajukan kompetensi SDM pertaniannya. Sebab, pertanian memiliki posisi penting terkait ketahanan pangan. Secara bisnis, pertanian juga sangat kompetitif dan tidak terpengaruh oleh pandemi Covid-19.

Kegiatan Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh memiliki durasi waktu 10 jam per sesi, dengan pemberian materi beragam. Ada 3 kelompok pelatihan yang bisa diikuti peserta. Salah satunya Kelompok Dasar dengan materi Kebijakan Pemupukan Nasional.

Peserta juga akan mendapatkan 7 jam pelatihan dalam formasi Kelompok Inti. Ada 5 materi yang akan disampaikan, seperti Pengelolaan Kesuburan Tanah, Pemupukan Berimbang, Pupuk Kompos, Pupuk Hayati, dan Pengenalan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Narasumber diantaranya dari Widyaiswara, sedangkan untuk Kelompok Penunjang akan ada materi Motivasi.

"Materi pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan petani saat ini. Pengetahuan teknis pertanian tetap diberikan, selain pengembangan usahanya melalui penguatan permodalan. Kredit Usaha Rakyat (KUR) ini menjadi peluang besar untuk petani semakin maju dan sejahtera," tegas Dedi.

Untuk teknis pelatihan online menggunakan channel Zoom dan live streaming melalui YouTube. Pada H+3, peserta bisa mengunduh digital sertifikat.

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Leli Nuryati mengatakan, tujuan pelatihan 1 juta penyuluh dan petani untuk mendukung program ketahanan pangan nasional, meningkatkan produktivitas dan ekspor, serta menjadikan pertanian yang maju, mandiri dan modern.

Sementara itu Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Roby Darmawan, menjelaskan bahwa aplikasi untuk registrasi peserta telah selesai dikerjakan pihak Pusdatin. Bagi petani bisa mendaftar melalui http://latihanonline.pertanian.go.id/registrasi/pendaftaran_petani1jt.php, sementara bagi penyuluh pertanian melalui http://latihanonline.pertanian.go.id/registrasi/pendaftaran_penyuluh1jt.php, adapun bagi Insan pertanian lainnya yang ingin mengikuti pelatihan bisa mendaftar melalui http://latihanonline.pertanian.go.id/registrasi/pendaftaran_pesertalain1jt.php.

“Pusdatin siap membantu pelaksanaan pelatihan ini, apabila ada kendala jaringan di siang hari, bapak ibu dapat mencoba mendaftar pada sore dan malam hari,” jelas Roby.

Di tempat terpisah, Ketua Forum Komunikasi Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Kota Depok, Yanti Safitri menyatakan siap mendukung dan mensukseskan pelatihan sejuta petani dan penyuluh.

“Peningkatan produktivitas ada di gengaman petani dan penyuluh, oleh karena itu mari kita sukseskan program pelatihan sejuta petani dan penyuluh”, tutur Yanti.

Hal senada disampaikan Ketua Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Bojongsari, Zaelani, dalam kegiatan Sosialisasi Kegiatan Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh yang dilaksanakan secara virtual, Senin (19/07/2021).

Menurutnya Kementan melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) telah mencanangkan kegiatan pelatihan untuk sejuta penyuluh dan petani di Indonesia.

Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan SDM pertanian agar berkualitas dan ini termasuk prioritas Kementan.

“Sebab, mencapai target produktivitas tinggi harus didukung juga dengan SDM Pertanian yang mumpuni terutama inovasi dan teknologi yang kini makin berkembang. Tentunya hal ini untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” terang Zaelani.

Tanggal Artikel Diupload : Selasa, 20 Jul 2021
Tanggal Cetak : Kamis, 23 Sep 2021

Kementerian Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian
Jl. Harsono RM No.3 Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Telp/Fax. 021-7804386