Published on Cyber Extension - Pusluhtan Kementan
(http://cybex.pertanian.go.id)
email sekretariat : cyberextension@gmail.com

Pertanian Modern Dicirikan Teknologi Kekinian Berbasis Mekanisasi Drone dan IoT

Sumber Gambar: Pusat Penyuluhan Pertanian

[ JAKARTA ] Kementerian Pertanian periode 2020-2024 memiliki arah untuk mewujudkan pertanian Maju, Mandiri dan Modern. Maju dicirikan oleh produktivitas dan produksi pertanian harus terus meningkat. Mandiri dicirikan oleh optimalisasi pemanfaatan sumberdaya yang ada yang sedapat mungkin pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat berasal dari produksi dalam negeri.Sementara Modern, dicirikan oleh pemanfaatan teknologi kekinian berbasis mekanisasi, drone, dan IoT.

Ekspor produk pertanian menunjukkan kinerja yang menggembirakan. Nilai ekspor kumulatif selama januari sampai dengan desember 2020 mencapai Rp 451,8 triliun atau meningkat 15,79% dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp 390,2 triliun. Begitu pula pada periode januari - april 2021, ekspor pertanian tumbuh 34,97% dibandingkan periode yang sama tahun 2020. Ekspor Pertanian januari - april 2021 mencapai Rp. 189,09 triliun lebih tinggi dari ekspor pada periode tahun sebelumnya yang mencapai Rp. 140,10 triliun.  

Ditengah banyak PHK yang terjadi selama masa pandemi Covid19, bagi penduduk kota yang balik ke desa, ternyata kembali bekerja di sektor pertanian menjadi pilihan yang utama bagi mereka. Hal ini terlihat dari jumlah tenaga kerja sektor pertanian selama tahun 2020 mencapai 38,4 juta orang meningkat 2,23% dibandingkan tahun sebelumnya.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan pada agenda Mentan Sapa Petani dan Penyuluh (MSPP) edisi Special volume 21 secara virtual melalui Agriculture War Room (AWR), Kementan Rabu (23/06/2021) dengan tema peningkatkan kinerja SDM dan penyuluh pertanian, bahwa Percepatan pembangunan pertanian menuntut teknologi digital yang maju dan modern berbasis Internet of Thing (IoT), Robot Construction, dan Artificial Intellegence (AI) yang memberikan kemudahan dalam mengambil keputusan.

Lebih lanjut Mentan mengungkapkan beberapa program dan kegiatan yang didukung inovasi teknologi digital di antaranya, pengembangan Agriculture War Room (AWR), pengembangan mekanisasi pertanian modern yaitu traktor tanpa awak, robot tanam padi, pengembangan berbagai macam drone untuk menabur pupuk dan pestisida, deteksi hara tanah, deteksi kesehatan tanaman dan berbagai aplikasi digital lainnya. “Inovasi teknologi mempunyai peran penting dalam pembangunan pertanian karena mampu meningkatkan produktivitas dan produksi, mengurangi biaya produksi, meningkatkan nilai tambah produksi, serta mampu merespon perubahan lingkungan strategis yang terjadi dan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani”, jelas Mentan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedy Nursyamsi menyampaikan selalu menghimbau kepada seluruh insan pertanian khususnya generasi milenial untuk cermat melihat peluang dan memanfaatkan peluang tersebut menjadi ladang penghasilan. “Pemerintah dalam hal ini Kementan selalu siap untuk mendampingi dan memfasilitasi generasi milenial yang ingin sukses menggali dan mengelola sektor pertanian”, tegas Dedi. Beliau menambahkan, petani milenial harus bisa memanfaatkan industri 4.0 untuk kepentingan pertanian  Indonesia. “Mereka harus menguasai seluruh inovasi teknologi pertanian, menguasai peluang pasar, bila perlu melakukan market inteligen dalam menentukan pasarnya”, jelas Dedi.

Saat ini percepatan regenerasi petani menjadi fokus Kementerian Pertanian. Di targetkan 2,5 juta milenial dalam 5 (lima) tahun (2020-2024). Bertambahnya startup milenial saat ini merupakan bukti keseriusan Kementerian Pertanian dalam mempercepat regenerasi petani. Dengan terjunnya anak muda yang terjun di bidang pertanian akan memiliki peluang kehidupan ekonomi yang lebih baik. hvy

Tanggal Artikel Diupload : Kamis, 24 Jun 2021
Tanggal Cetak : Kamis, 23 Sep 2021

Kementerian Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian
Jl. Harsono RM No.3 Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Telp/Fax. 021-7804386