Published on Cyber Extension - Pusluhtan Kementan
(http://cybex.pertanian.go.id)
email sekretariat : cyberextension@gmail.com

Capai Target Pembangunan Pertanian, Penyuluh Diharapkan Prioritaskan Modernisasi

Sumber Gambar: Pusat Penyuluhan Pertanian

 Penyuluhan pertanian adalah bagian integral dari pembangunan pertanian. Karena melalui kegiatan penyuluhan, petani ditingkatkan kemampuannya agar dapat mengelola usahataninya dengan produktif, efisien dan menguntungkan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraanya.

Pengembangan pembangunan pertanian di masa mendatang perlu memberikan perhatian yang khusus terhadap penyuluhan pertanian, karena penyuluhan pertanian merupakan salah satu kegiatan yang strategis dalam upaya pencapaian tujuan pembangunan pertanian.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) sangat optimis bahwa pertanian Indonesia berjalan on the right track, apalagi didukung petani dan penyuluh di seluruh Indonesia.

“Sebuah negara yang kuat sangat ditentukan oleh ketahanan sektor pertaniannya. Sektor pangan selama ini terbukti bisa berbicara banyak pada pembangunan nasional dan global”, ujar Mentan SYL.

Lebih lanjut Mentan mengatakan jika negara ini ingin kuat, basic awalnya adalah harus perkuat pertanian. “Mulai hari ini kita harus setuju bahwa pertanian adalah sektor penting dan strategis”, tambahnya.

Mentan juga berharap peranan penyuluh terus dipertahankan dan ditingkatkan agar para petani memiliki pengetahuan dan pemahaman pengelolaan cara tanam yang efisiensi dan lebih modern. Sistem pertanian yang makin modern harus ada di penyuluh di dalamnya karena penyuluh itu inti pertanian kita.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi bahwa peran penyuluh amat penting bagi dunia pertanian Indonesia.

“Penyuluh adalah agen perubahan peradaban pertanian. Kalau peradaban pertanian kita berubah, itu dipastikan berkat peran dari penyuluh”, ungkap Dedi.

Pada acara Mentan Sapa Petani dan Penyuluh (MSPP) Volume 18 Jum’at (4/6/2021), hadir Momon Rusmono sebagai Lektor Kepala Polbangtan Bogor sekaligus Narasumber yang menyampaikan bahwa modernisasi diharapkan menjadi prioritas utama bagi penyuluh karena sistem budidaya pertanian ke depan harus modern dan berbasis teknologi informasi.

Dalam mengembangkan SDM pertanian yang kompeten dan berkarakter, yaitu dengan sistem regenerasi SDM pertanian berkelanjutan, penguatan profesionalisme serta kompetensi penyuluh.

“Selain itu, penguatan penyelenggaraan penyuluhan pertanian berbasis inovasi ilmu pengetahuan dan rekayasa teknologi dalam pengembangan infrastruktur, digitalisasi dan modernisasi pertanian. Penyuluh dan Peneliti harus berkesinambungan untuk berlangsungnya pertanian yang modern”, ujar Momon.

Momon menambahkan, ada tiga pilar utama dalam membangun SDM pertanian yaitu pendidikan, pelatihan dan penyuluhan. Penyuluhan merupakan pilar yang sangat penting karena berhubungan langsung dengan petani di lapangan.

Dan prioritas pembangunan nasional tahun 2020-2024 salah satunya adalah memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan berkualitas dan berkeadilan, tutupnya. (HVY/NF)

Tanggal Artikel Diupload : Selasa, 08 Jun 2021
Tanggal Cetak : Kamis, 23 Sep 2021

Kementerian Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian
Jl. Harsono RM No.3 Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Telp/Fax. 021-7804386