Published on Cyber Extension - Pusluhtan Kementan
(http://cybex.pertanian.go.id)
email sekretariat : cyberextension@gmail.com

PERTUMBUHAN BAWANG MERAH TRISULA ASAL BIJI

Sumber Gambar: BPTP BENGKULU

Bawang merah merupakan salah satu komoditas sayuran unggulan yang sejak lama telah diusahakan oleh petani secara intensif. Komoditas sayuran ini termasuk ke dalam kelompok rempah tidak bersubstitusi yang salah satu fungsinya sebagai bumbu penyedap makanan. Oleh karena itu permintaan akan bawang merah akan terus ada, karena kebutuhan makan yang tidak berhenti.
Terkait dengan bawang merah, pemerintah telah menetapkan komoditas bawang merah merupakan salah satu momoditas pangan prioritas dan sebagai salah satu produk pertanian penting pengendali inflasi pada program pembangunan pertanian feriode 2015 ? 2019.
Kendala utama dalam peningkatan produksi bawang merah antara lain tidak tersedianya benih bermutu baik kualitas maupun kualitas sepanjang tahaun. Secara umum, dalam usahataninya petani menggunakan benih yang berasal dari umbi konsumsi yang diperoleh dari pertanaman sebelumnya, atau dari petani lain disekitar. Kondisi inilah yang menyebabkan rendahnya kualitas benih yang berdampak pada rendahnya potensi produksi.
Perbaikan teknologi perbenihan bawang merah merupakan kebutuhan vital bagi penyediaan benih bermutu, berdaya hasil tinggi, sehat, dan cukup tersedia sepanjang tahun. Salah satu alternatif teknologi perbenihan bawang merah dengan menggunakan benih yang berasal dari biji botani (True seed of shallot) yang diharapkan dapat mengatasi permasalahan perbenihan bawang merah.
Hasil uji coba yang dilakukan BPTP Bengkulu dalam penanaman bawang merah yang berasal dari benih biji botani varietas Trisula pada tahun 2018, menunjukkan banyak benih yang tidak tumbuh. Kemampuan benih tumbuh berkisar 40%. Dari benih yang tumbuh sekitar 40% tersebut, selanjutnya ditanam kembali. Produktivitasnya relative tinggi. Dari hasil ubinan yang dikonversi ke hektar, diperoleh hasil seitar 17,2 ton. Namun kelemahan dari pertanaman seperti ini adalah waktu panen yang tidak serentak (Ahmad Damiri).

Tanggal Artikel Diupload : Rabu, 07 Nov 2018
Tanggal Cetak : Senin, 21 Okt 2019

Kementerian Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian
Jl. Harsono RM No.3 Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Telp/Fax. 021-7804386