Materi Penyuluhan

Pekebun Kelapa Sawit Rakyat Perlu Segera Urus STD-B

Senin, 14 Nov 2022
Sumber Gambar : https://gabeplanters.wordpress.com/2018/10/14/perkebunan-kelapa-sawit-rakyat-di-sumatera/

Surat Tanda Daftar Budidaya (STD-B) merupakan pendataan dan pendaftaran pekebun dengan luasan kurang dari 25 ha oleh pemerintah untuk 137 komoditas perkebunan, termasuk sawit. Surat Tanda Daftar Usaha Perkebunan untuk Budidaya (STD-B) sebagai mana tercantum dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor : 98/Permentan/OT.140/9/2013 merupakan keterangan budidaya yang diberikan kepada Pekebun.  Penerbitan STD-B tersebut dilakukan dengan  tujuan untuk mengetahui status, tingkat produktivitas, kepemilikan tanah, dan data teknis kebun.

 

Guna mengatur dan menata kelola pertumbuhan perkebunan milik pekebun, maka keberadaan STD-B menjadi keharusan agar lahan garapan pekebun dapat diketahui dan terdata di wilayahnya.  STDB sangat diperlukan oleh pemerintah sebagai dasar untuk menetapkan berbagai kebijakan usaha perkebunan bagi pekebun.  Untuk itu maka pekebun sawit yang memiliki lahan dengan luas kurang dari 25 ha wajib mempunyai STD-B.

Mengingat total luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia mencapai 16.38 juta ha,  dimana 6.94 juta ha merupakan perkebunan rakyat, maka STD-B untuk pekebun kelapa sawit  rakyat merupakan sesuatu yang sangat penting.  Dengan terdatanya perkebunan kelapa sawit rakyat melalui STD-B, maka akan diperoleh data sawit yang akurat,  sehingga kebijakan yang ditetapkan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya di lapangan.    

 

Proses penerbitan didahului dengan pendataan, verifikasi dan validasi lapangan atas lahan milik pekebun yang mengajukan permohonan.  Tindak lanjut dari peraturan ini adalah keputusan Direktur Jenderal Perkebunan Nomor : 105/Kpts/PI.400/2/2018 tentang Pedoman Penerbitan Surat Tanda Daftar Usaha Perkebunan untuk Budidaya (STD-B). STD-B ini tidak termasuk kegiatan perizinan usaha .

Persyaratan bagi pekebun dalam mengajukan STD-B adalah mengajukan permohonan kepada Dinas Kabupaten dengan menyertakan data dan dokumen sebagai berikut : Identitas Pemohon; Data Kebun; Status Kawasan Hutan dan Surat Keterangan Kepemilikan Tanah. Selanjutnya akan dilakukan verifikasi dan diproses sesuai ketentuan yang sudah ditetapkan pemerintah.

Status masa berlakunya STD-B tersebut selama usaha budidaya tanaman perkebunan masih dilaksanakan dan tidak berlaku lagi apabila terjadi perubahan atas pemilik, perubahan jenis tanaman dan perubahan luas kebun, tanahnya musnah dan/atau tidak diusahakan sesuai peruntukannya. 

Dalam perkembangannya dan sesuai dengan kebijakan saat ini, dalam rangka mendukung tata kelola perkebunan yang berkelanjutan khususnya perkebunan kelapa sawit, maka STD-B digunakan sebagai dasar untuk mengetahui luasan dan ketelusuran terkait keberadaan kebun mandiri milik pekebun.

STD-B sangat diperlukan untuk pendataan statistik dan identifikasi masalah perkebunan, bahan penyusunan kebijakan tata kelola perkebunan, keperluan persyaratan sertifikasi ISPO dan persyaratan program peremajaan kelapa sawit pekebun. Disamping itu, juga sebagai legalitas operasional bagi pekebun mandiri dalam melaksanakan usahanya sehingga dukungan dan sinergisitas dari semua stakeholder untuk menginformasikan dan mensosialisasikan kepada pekebun mandiri agar segera memiliki STD-B tersebut.

STDB merupakan bukti administrasi legal untuk mendorong peningkatan mutu kelapa sawit karena mencantumkan posisi lahan petani, kualitas bibit sampai pada hasil panen. STDB ini akan menjadi modal bagi petani dalam menjual hasil panen maupun mengembangkan usaha.

Untuk itu maka Pekebun sawit swadaya atau sawit rakyat  perlu didorong untuk segera mengurus STD-B, sehingga akan diperoleh data sawit yang akurat yang dapat digunakan sebagai dasar dalam menetapkan kebijakan dalam  pengembangan usaha kelapa sawit rakyat..(Sri Wijiastuti, Pusluhtan).

Sumber:

  1. https://dppp.bangkaselatankab.go.id/post/detail/791-pentingnya-std-b-bagi-pekebun-mandiri
  2. https://javlec.org/pekebun-sawit-rakyat-di-kotim-didorong-urus-stdb/
  3. Pertemuan Sosialisasi Surat Tanda Daftar Budidaya (STD-B) Kebun Sawit Rakyat | Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya
  4. Pentingnya STD-B bagi pekebun mandiri oleh Henni Yunara. 2020. .
PENGUNJUNG

32434

HARI INI

105217

KEMARIN

51377458

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook