Materi Penyuluhan

UNIT PENGELOLA BENIH SUMBER (UPBS) BB PADI

Senin, 14 Nov 2022
Sumber Gambar : BB PADI

UNIT PENGELOLA BENIH SUMBER (UPBS) PADI adalah salah satu unit yang berada dibawah manajemen Balai Penelitian Tanaman Padi Kemeterian Pertanian yang bertugas menyediakan benih sumber dan memfasilitasi peningkatan ketersediaan benih padi bermutu dari berbagai varietas unggul baru. Ketersediaan benih bermutu sangat menentukan dan menjadi tumpuan utama dalam mencapai keberhasilan budidaya tanaman. Keberadaan UPBS BB Padi pada tahap awal adalah dalam rangka mendukung swasembada beras berkelanjutan.

UPBS BB Padi dibentuk pada tanggal 13 maret 2003 dengan surat keputusan Kepala Balai No.LB 110.47.03 dengan nama UPBS Balitpa yang berlokasi di Jl. Raya 9 sukamandi Subang Jawa Barat. Sebagai penyempurnaan dalam pengelolaan UPBS, kepala Badan Standarisasi Instrument Pertanian Kementerian Pertanian telah mengeluarkan surat keputusan Nomor 142/Kpts/OT.160/I/5/2011 tanggal 18 Mei 2011 tentang pedoman Umum Unit Pengelola Benih Sumber Tanaman (UPBS).

STRUKTUR ORGANISASI

UPBS BB Padi dikelola oleh Manajer UPBS yang bertanggung jawab langsung kepada Kepala Balai Besar Tanaman Padi. Secara struktural UPBS terdiri dari : Manajer UPBS, diawasi oleh  Staf Ahli, dan dibantu oleh Manajer Mutu , Manajer Produksi, Manajer Pengolahan, Manajer Pemasaran dan Gudang, serta Manajer Administrasi.

Manajer UPBS bertanggung Jawab atas terjaminnya implementasi sistem manajemen mutu dengan prinsip-prinsip manajemen secara konsisten, serta menyusun perencanaan produksi per tahun dan per musim. Staf Ahli merupakan para pemulia dan peneliti yang ada di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi yang bertanggung jawab untuk memberikan saran mengenai berbagai aspek penyelenggara dan pengembangan produksi benih sumber padi yang dilakukan UPBS agar tercapai kondisi sistem produksi benih BS yang efisien dan pada tingkat mutu yang memenuhi persyaratan, serta mengevaluasi kesesuaian antara rencana produksi benih BS dengan permintaan pelanggan.

Manajer Mutu bertanggung jawab untuk memastikan penerapan sistem manajemen mutu dan pemeliharaan sistem manajemen mutu secara berkelanjutan, serta bertanggung jawab atas kebenaran produk yang sampai ke pelanggan. Manajer produksi bertanggung jawab atas pelaksaan produksi benih sumber secara benar sesuai dengan rencana produksi dan instruksi kerja yang telah ditetapkan, serta bertanggung jawab melakukan koordinasi dengan personil dibawahnya dalam proses pelaksanaan produksi benih sumber. Manajer Pengolahan bertanggung jawab atas pelaksanaan pengolahan benih sumber secara benar sesuai dengan instruksi kerja yang telah ditetapkan, serta melakukan koordinasi dengan personil dibawahnya dalam semua proses pelaksanaan pengolahan benih sumber.

Manajer Pemasaran dan Gudang bertanggung jawab dalam pelayanan pemasaran produk kepada pelanggan, penatausahaan administrasi produk dan sarana produksi serta bertanggung jawab menindak lanjuti pesanan pelanggan. Manajer Administrasi bertanggung jawab menyusun dan mengarsipkan laporan dan semua surat yang berkaitan dengan kegiatan kerja UPBS.

PERAN UPBS

Peran utama dari UPBS adalah melakukan produksi benih kelas BS (benih penjenis), FS (benih dasar), dan SS (benih pokok). Produksi benih padi yang dilakukan oleh UPBS bertujuan mendukung ketersediaan benih untuk para produsen benih, balai benih, dan para petani serta stakeholder yang terkait, agar dapat memperoleh benih berkualitas prima, bermutu dan bersertifikat dengan varietas yang lebih unggul dibandingkan yang telah digunakan selama ini. Varietas benih padi yang dihasilkan oleh UPBS merupakan varietas-varietas yang telah resmi dilepas oleh kementerian pertanian.

Varietas-varietas yang diproduksi oleh UPBS merupakan varietas ungul berbagai jenis ekosistem pertanaman padi, yaitu seperti padi untuk lahan sawah (Inpari), padi lahan rawa (inpara), dan padi lahan kering (inpago), dan padi hibrida (Hipa). Dalam pengelolaan benih padi, UPBS melakukan pengendalian mutu benih selama proses produksi, pengolahan, pemasaran, dan proses pendukung lainnya untuk memperoleh benih dengan mutu yang memenuhi persyaratan mutu.

PRODUK UPBS

Setiap hasil produksi kelas benih dapat didistribusikan setelah memperoleh sertifikat sebagai bukti benih telah diuji laoratorium. Label benih sebagai bukti benih telah memiliki sertifikat mempunyai ciri khusus, kelas BS (benih penjenis) memiliki label berwarna kuning dan kelas FS memiliki label berwarna putih, kedua kelas ini hanya dibolehkan untuk para produsen dan balai benih yang sudah memiliki sertifikat dari BPSB daerah setempat. Sedangkan kelas SS (benih pokok) memiliki label berwarna ungu, benih ini dibolehkan untuk digunakan sebagai bahan diseminasi dan juga dapat dijual langsung kepada petani.

Benih dapat diperoleh oleh petani maupun konsumen dengan membeli baik secara langsung datang ke UPBS maupun secara online melalui whatsapp UPBS. Harga benih dijual sesuai dengan kelas benih, bukan berdasarkan varietas, yang disesuaikan dengan PP tarif yang telah ditetapkan pemerintah. Harga benih kelas BS (benih penjenis) dijual dengan harga Rp. 35.000/kg, kelas FS (benih dasar) dijual dengan harga Rp. 12.000/kg dan kelas SS (benih pokok) dijual dengan harga Rp. 9.000/kg.

Selain dengan pembelian, benih dapat juga diperoleh melalui pengajuan permohonan bantuan benih. Permohonan bantuan  ditujukan kepada Kepala Balai Besar Tanaman Padi. Surat permohonan dapat dikirim melalui email bb padi yaitu : bbpadi@litbang.pertanian.go.id maupun dikirim melalui pos dengan alamat : Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, jalan raya 9 Sukamandi, Ciasem Subang Jawa Barat, ID 41256. Permohonan bantuan hanya diperbolehkan untuk kelas SS, yang tujuannya adalah untuk desiminasi atau pengenalan varietas-varietas yang belum dikenal oleh para petani.

Sebagai upaya penyebarluasan informasi varietas, jumlah dan ketersediaan benih padi yang dihasilkan oleh UPBS, maka dibangun system informasi yang disebut dengan system informasi UPBS. Dalam system ini, pengguna dapat mengetahui alamat, produksi, distribusi dan stok berbagai varietas yang tersedia di UPBS. Sebagai upaya penderasan informasi kepada masyarakat umum, stok benih hasil produksi UPBS ditayangkan secara online melalui media social, seperti facebook, twitter, dan Instagram dengan alamat official BB Padi maupun UPBS.

(Sri Ayu La Aji, Elah Nurul Hotimah)

PENGUNJUNG

23157

HARI INI

105217

KEMARIN

51368181

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook