Gerbang Nasional

Bio Az-War Technology

Selasa, 07 Des 2021
Sumber Gambar : tabloidsinartani.com

[ JAKARTA ] Kebijakan pemberian subsidi pupuk bertujuan untuk pemenuhan kebutuhan pupuk oleh petani sesuai dengan rekomendasi Permentan 47/2018 tentang Alokasi dan HET Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian. Pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus mendorong agar petani tidak terlalu bergantung pada pupuk subsidi dengan menggunakan pupuk hayati atau pupuk organik.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi pada agenda kegiatan Ngobrol Asyik (Ngobras) volume 34 yang dilaksanakan pada hari Selasa (07/12/2021) di AOR BPPSDMP dengan tema Bio Az-War Technology secara virtual melalui aplikasi zoom dengan 198 participant, live streaming dan kanal youtube, mengatakan Pupuk hayati merupakan pupuk yang memanfaatkan mikroba/bio fertilizer untuk meningkatkan kesuburan tanah. Mikroba ibarat koki handal yang dapat membuat masakan menjadi lezat. Mikroba dapat mengubah unsur hara yang terikat atau tidak bisa digunakan tanaman menjadi bisa langsung dimanfaatkan oleh tanaman.

Penyuluh harus mampu mendongkrak produktivitas karena itu adalah tugas penyuluh. “Jika penyuluh bisa meningkatkan produktivitas berarti penyuluh tersebut merupakan penyuluh yang sukses dan luar biasa, salah satu faktor yang dapat meningkatkan produktivitas yaitu dengan menggunakan pupuk hayati”.ujar Dedi.

Muhammad Azwar Fuadi, Duta Petani Milenial dan Formulator Bio Az-war Technology, narasumber Ngobras mengatakan bahan organik tanah memiliki kemampuan mengikat air. Jika kadar bahan organik tanah rendah, maka air yang tersimpan menjadi sedikit dan tanah akan cepat kering. Jika tanah memiliki bahan organik yang tinggi, maka kemampuan tanah menyimpan air akan lebih lama.

“Pemulihan kesuburan lahan dapat dilakukan dengan meningkatkan volume bahan organik, menggunakan pupuk berimbang dan aplikasi pupuk hayati (bio az-war technology). Bio az-war technology mengandung penambat N2, pelarut P, pemacu tumbuh (fitohormon), perombak bahan organic dan pengendali cekaman biotik dan abiotik”. jelas Muhammad Azwar.

Lebih lanjut Muhammad Azwar menjelaskan bahwa peranan pupuk hayati bio az-war technology  yaitu menyediakan/ memfasilitasi penyerpan unsur hara,  memacu pertumbuhan tanaman dan mengurangi cekaman biotik dan abiotik,  meningkatkan kualitas dan kesehatan tanah, bioaktivator perombak bahan organik, mengurangi kebutuhan pupuk kimia 30-50%.

“Saat ini telah dibuat demplot sebagai percontohan bagi petani bahwa dengan menggunakan bio az-war technology dengan 50% saja pupuk kimia dari rekomendasi, dapat meningkatkan produktivitas dengan memperbanyak anakan produktif dan memaksimalkan pengisian padi”.tutup Muhammad Azwar. hvy

PENGUNJUNG

57218

HARI INI

73870

KEMARIN

50762850

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook