Materi Lokalita
JAWA BARAT > KABUPATEN INDRAMAYU >

Giat Petani Jamur Tiram Desa Haurkolot

Kamis, 02 Des 2021
Sumber Gambar : sendiri

Berdasarkan manfaatnya tanaman Jamur dibagi dalam 3 kelompok yaitu, jamur yang bisa dikonsumsi, Jamur obat dan jamur beracun.   Jamur yang dapat di konsumsi disebut juga jamur layak makan. Salah satu jamur yang biasa dikonsumsi di Masyarakat adalah Jamur Tiram.

Jamur Tiram memiliki  kandungan  Vitamin D dan B12, selain itu jamur juga yang mengandung zat gizi yang rendah kalori dan  rendah lemak. Bentuk jamur ini identik dengan warna yang putih, bentuknya lebar dan tumbuh secara bergerombol seperti payung dengan cangkang menyerupai  tiram.

Peminat jamur tiram ini sangat banyak, sehingga menggugah petani Desa Haurkolot untuk membudidayakan usaha pengembangan jamur tiram ini. Usaha pembudidayaan yang di mulai pada tahun 2017 ini meliputi beberapa kegiatan yang dilakukan, diantaranya adalah :

  1. Persiapan kumbung

Kumbung atau rumah jamur adalah tempat/ruangan untuk menumbuhkan jamur yang ada dalam baglog. Ruangan yang digunakan harus memiliki kemampuan menjaga suhu dan kelembaban di dalamnya.

Kumbung terbuat dari bangunan semi permanen. Dindingnya terbuat dari bilik kayu yang disusun rapi, atap terbuat dari genteng agar tidak terlalu panas. Bagian lantai menggunakan bata yang disusun rapi, atau bisa juga terbuat dari tanah, tujuannya agar  air yang digunakan untuk menyiram dapat meresap k tanah atau bata tersebut.

Di dalam kumbung di tempatkan rak-rak yang dibuat dari bambu bertingkat, rak ini berfungsi untuk tempat menyusun baglog. Posisi rak diletakkan berjajar antara satu rak dengan yang lain dan di pisahan oleh lorong untuk perawatan.

Rak bisa dibuat untuk 3-4 tingkat dengan lebar 40 cm dan panjang setiap ruas rak sekitar 1 meter. Setiap ruas rak ini mampu menyimpan 70-80 baglog. banyaknya rak disesuaikan dengan jumlah baglog yang akan dibudidayakan.

Agar baglog tumbuh dengan baik ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum baglog dimasukan ke dalam kumbung, diantaranya adalah :

  • Membersihkan terlebih dahulu kumbung dan rak-rak dari kotoran
  • Melakukan pengapuran dan penyemprotan dengan fungisida pada bagian dalam kumbung, dan biarkan selama 2 hari sebelum baglog tadi di masukan ke dalamnya
  • Pada saat bau dari fungisida ini sudah hilang, baglog sudah bisa dimasukan ke dalam kumbung dan siap ditumbuhkan.

 

  1. Persiapan baglog

Baglog adalah media tanam untuk meletakkan bibit jamur tiram. Karena jamur tiram merupakan jamur kayu, sehingga bahan utama dari baglog ini adalah serbuk gergaji, serbuk ini ditempatkan pada plastik yang berbentuk silinder dan diberi lubang pada ujungnya untuk tumbuh nya jamur.

Agar baglog ini tidak terinfeksi oleh penyakit, maka sebaiknya baglog yang sudah terisi dilakukan penggodogan terlebih dahulu didalam tungku besar selama 3-5 jam,setelah itu baglog dikeluarkan dan dibiarkan dulu sampai suhunya normal. Baglog kemudian diisi dengan bibit jamur yang telah disiapkan. Sebelum menyusun baglog, buka terlebih dahulu cincin dan kertas penutup baglog. Diamkan kurang lebih lima hari, lakukan penyiraman untuk menambah kelembaban.

 

  1. Merawat Baglog

Baglog diletakan dalam rak secara horizontal agar lebih aman dari siraman air berlebih dan dapat mencegah air masuk kedalam baglog. Lakukan penyiraman dengan menggunakan sprayer. Penyiraman sebaiknya membentuk kabut, bukan dalam bentuk tetesan air. Makin sempurna pengabutan makin baik. Penyiraman dapat dilakukan 2-3 kali sehari, tergantung suhu dan kelembaban kumbung.

 

  1. Memanen jamur tiram

Ciri baglog yang berhasil adalah permukaannya telah tertutup sempurna oleh miselium, biasanya sekitar 1-2 minggu sejak pembukaan tutup baglog. Baglog dengan bobot sekitar 1 kg akan menghasilkan jamur sebanyak 0,7 -0,8 kg. Panen dilakukan pada jamur yang telah mekar dan membesar, ujung telah meruncing tetapi tudungnya belum pecah, berwarna putih bersih. Baglog jamur ini dapat dipanen 5-8 kali, jika perawatannya tertatur dengan benar.

 Poktan Tiram Madani setiap hari dapat memanen baglog secara kontinu. Setiap hari dapat memanen 2,5-4 kg jamur siap dipasarkan. Pemasaran jamur ini sekitar pasar Haurgeulis, Patrol dan masyarakat sekitar.

 

 

Melly Risdiani, SP

Penyuluh Pertanian Muda BPP Kecamatan Haurgeulis

 

PENGUNJUNG

47328

HARI INI

58280

KEMARIN

43277705

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook