Gerbang Nasional

ALTERNATIF PENGGELOLAAN RAMAH LINGKUNGAN DALAM MENDUKUNG KEAMANAN PANGAN

Jum'at, 19 Nov 2021
Sumber Gambar : suara.com

[JAKARTA] Agenda kegiatan Mentan Sapa Petani dan Penyuluh (MSPP) volume 43 yang dilaksanakan di AOR BPPSDMP secara virtual, pada hari Jumat (19/11/2021) bertemakan Alternatif Penggelolaan Ramah Lingkungan dalam Mendukung Keamanan Pangan, kegiatan MSPP dibuka oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi. Pada arahannya Dedi mengatakan banyak aktivitas manusia yang dilakukan secara sengaja dan tidak sengaja membuat lingkungan sekitar semakin rusak.

Lebih lanjut Dedi mengatakan limbah industri banyak yang dibuang ke air, lalu mengalir kemana-mana termasuk kedalam air pertanian irigasi, berakibat banyak lahan pertanian yang tercemar.

“Aktivitas manusia dilahan pertanian yang tidak berhati-hati antara lain penggunaan agrokimia yang berlebihan dapat mencemarkan lahan pertanian”. jelas Dedi.

Peningkatan kualitas tanaman dapat dilakukan dengan cara mengurangi pengunaan pupuk kimia digantikan dengan pupuk organik. Tercapainya peningkatkan produksi dan produktivitas pertanian dapat dilakukan diantaranya melalui pertanian rendah biaya, mekanisasi dan riset serta ekspansi pertanian

Narasumber MSPP, Triyani Dewi, Peneliti Balai Penelitian Lingkungan Pertanian mengatakan dampak negatif logam berat pada tanaman yaitu mengganggu pertumbuhan tanaman, mempengaruhi proses fotosintesis. Sedangkan pada manusia antara lain mengurangi nilai gizi, menurunkan biomass dan hasil arsinogenik, cacat lahir (teratogenic), kerusakan syaraf (neurotoxic), mutasi genetic (mutagenic), kerusakan system reproduksi dan endokrin, serta gangguan sistem kekebalan.

“Permasalahan di lahan pertanian antara lain alih fungsi lahan, menurunnya kualitas lahan, penggunaan bahan agrokimia yang berlebihan, residu pestisida dan kontaminasi logam berat”. jelas Triyani.

Lebih lanjut Triyani menjelaskan bahwa alternatif penggelolaan ramah lingkungan yaitu terjaganya keragaman hayati dan keseimbangan ekologis, Kualitas sumber daya alam terperlihara, terhindar dari cemaran kimia, limbah organik/anorganik, Patogen hama dan penyakit tidak terakumulasi secara endemik.hvy

PENGUNJUNG

59956

HARI INI

73870

KEMARIN

50765588

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook