Diseminasi Teknologi

HAMA UTAMA PADA TANAMAN KACANG TANAH DAN CARA PENGENDALIANNYA

Jum'at, 22 Okt 2021
Sumber Gambar : Risnawati.staf.Gunadarma.ac.id

      Salah satu faktor yang mempengaruhi produksi dan produktivitas adalah serangan hama. Kerugian akibat serangan hama pada kacang tanah yaitu menurunya hasil sampai 80%, bahkan puso apabila tidak ada tindakan pengendalian. Tanaman kacang tanah sangat disukai oleh hama terbukti dengan banyaknya hama yang menyerang mulai dari hama di dalam tanah, hama bibit, hama daun, hama polong, dan hama biji. Pengendalian hama dilakukan melalui pengendalian hama berdasar pendekatan Pengendalian Hama Terpadu (PHT), denga tahapan :

  • Identifikasi jenis dan penghitungan tingkat populasi hama.
  • Menentukan tingkat kerusakan tanaman akibat hama.
  • Taktik dan teknik pengendalian dengan:
    • Mengusahakan tanaman sehat
    • Pengendalian hayati
    • Penggunaan varietas tahan
    • Mekanik
    • Fisik
    • Senyawa semi-kimia (hormon)
    • Pestisida

      Hama utama yang biasa menyerang tanaman kacang tanah adalah Wereng Empoasca, Thrips, Aphis dan ulat grayak

 Wereng Empoasca spp

     Hama ini juga dikenal dengan nama Sikada, menyerang kacang tanah pada musim kemarau, kehilangan hasil dapat mencapai 40%. Serangan Empoasca pada tanaman muda mengakibatkan tanaman menjadi layu, sedangkan pada tanaman yang lebih tua, mengakibatkan ujung daun muda yang terserang akan nampak berwarna kuning membentuk huruf V. Kacang tanah yang terserang Empoasca tampak lebih kuning daripada tanaman sehat.

     Pengendalaian hama wereng Empoasca spp dapat dilakukan dengan :

  • Tanam serempak, tidak lebih dari 10 hari.
  • Memajukan waktu tanam.
  • Tumpang sari dengan jagung.
  • Semprot insektisida efektif.

 

Thrips

     Thrips merupakan serangga kecil hidup di bagian bunga dan cekungan/ lipatan daun pada tanaman kacang tanah. Ukuran serangga ini hanya 2 mm, berwarna kuning krem. Thrips terdapat sepanjang tahun dan populasi meningkat pada musim kemarau/panas. Nimfa dan serangga dewasa menghisap daun, menyebabkan nekrotik dan serangan berat daun menjadi keriting. Serangan pada daun muda menyebabkan daun nekrotik dan keriting, dapat menyebabkan gagal panen.

     Pengendalaian hama Thrips dapat dilakukan dengan :

  • Tanam serempak, tidak lebih dari 10 hari.
  • Memajukan waktu tanam.
  • Tumpang sari dengan jagung.
  • Semprot insektisida efektif.

 

Aphis craccivora Koch

    Kutu apis dapat berkembang biak dengan cepat dan menghasilkan keturunan yang sangat banyak. Selain sebagai hama, serangga ini juga berperan sebagai vector penyakit virus pada tanaman kacang-kacangan. Kehilangan hasil akibat serangan hama ini sekitar 40%. Kutu aphis menyerang saat tanaman mulai muncul di permukaan tanah hingga tanaman menjelang panen. Serangga dewasa dan nimfa mengisap cairan tanaman pada ujung tanaman dan daun muda. Pada kerusakan berat tanaman berwama kuning dan daunnya keriting. Aphis juga menyerang bunga dan bakal polong, sehingga pembentukan polong terganggu. Cuaca panas pada musim kemarau sering menyebabkan populasi hama kutu daun ini tinggi

       Pengendalian kutu Aphis  dapat dilakukan  dengan

  • Tanam serempak.
  • Semprot insektisida dengan bahan aktif heksitiazok bila telah mencapai ambang kendali (kerusakan daun 12,5%).

 

Ulat Grayak (Spodoptera litura F.)

       Ulat grayak bersifat kosmopolitan. Selain menyerang kacang tanah, ulat ini juga menyerang kedeIai, kentang, ubijalar, bawang dan tembakau. Ulat ini aktif makan pada malam hari, meninggalkan epidermis atas dan tulang daun sehingga daun yang terserang dari jauh terlihat berwarna putih. Selain memakan daun, ulat dewasa memakan polong muda dan tulang daun muda, sedang pada daun yang tua, tulang-tulangnya akan tersisa.

Pengendalian Hama

  • tanam serempak
  • pemantauan secara rutin semprot insektisida yang berbahan aktif permethrin, dekametrin,sihalotrin dan lain-lain, apabila telah mencapai ambang kendali 2 ekor/ 8 tanaman

 

Sumber :

Balitkabi, 2011. Pedoman Umum PTT Kacang Tanah. https://balitkabi.litbang. pertanian.go.id/berita/pedoman-umum-ptt-kacang-tanah/

Marwoto, 2015. Hama Utama Kacang Tanah dan Strategi Pengendaliannya. Monograf Kacang Tanah. Balitkabi.

Susanti M.A. dan M. Willis, 2005.  Hama Utama Kacang Tanah dan Alternatif Pengendaliannya  di Lahan Pasang Surut. https://repository.pertanian.go.id/

 

Penyusun : Ir. sari Nurita, Penyuluh Pertanian BPTP Kalbar

PENGUNJUNG

50845

HARI INI

73870

KEMARIN

50756477

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook