Diseminasi Teknologi

PTT JAGUNG

Kamis, 30 Sep 2021
Sumber Gambar : Dokumnetasi BPTP Sulbar

PTT merupakan cara melaksanakna sistim tanam untuk mendapatkan hasil produks lebih tinggi. Yang didalamnya terdiri dari  beberapa teknologi yang dilaksanakan secara terpadu dan bersifat spesifik lokasi.

Tujuan dari PTT jagung untuk mempertahankan dan meninkatkan produktivitas jagung secara berkelanjutan serta menekan biaya produksi. Adopsi PTT disuatu lokasi tentunya harus senantiasa memperhatikan kondisi sumber daya setempat, sehingga setiap lokasi akan berbeda  dalam hal penerapan teknologi dikarenakan menyesuikan masalah/kendala yang ditemukan dilapangan. Dengan demikian teknologi yang digunakan melalui pendekatan PTT bersifat spesifik lokasi.

PRINSIP PTT

  1. Partisifatif : Petani berperan aktif memilih dan menguji Teknologi yang sesuai kondisi wilayah setempat, sehingga dibutuhkan partispai tinggi dari para petani.
  2. Spesifik Lokasi : mempertahankan kesesuain Teknologi dengan lingkungan fisik social Budaya dan ekonomi petani setempat.
  3. Terpadu : Tanaman, tanah, dan air dikelolah degan sebaik-baiknya secara terpadu.
  4. Sinergi/serasi : Pemanfaatan Teknologi terbaik dengan, memperhatikan keterkaitan antara komponen teknologi yang saling mendukung
  5. Dinamis: Penerapan Teknologi selalu  disesuaikan dengan perkembangan dan kemajuan IPTEK, kondisi ekonomi setempat.

TAHAP PELAKSANAN

Penerapan sistim budidaya jagung dapat dilaksanakan melalui pendekatan PTT (Pengelolaan Tanaman Terpadu)  yang didasari pada kondisi dan peluang  wilayah setempat yang dapat diketahui melalui forum  diskusi seperti FGD atau juga bisa melalui PRA Partycipatory Rural Appraisal, Kajian Kebutuhan dan Peluang (KKP), yakni melakukan identifikasi masalah/kendala yang dihadapi petani dalam usahataninya guna mencarikan solusi bersama atas masalah tersebut selain itu FGD, PRA maupun KKP juga berguna untuk mengetahui karakteristik lingkungan, kondisi lingkungan social, ekonomi dan budaya masyarakat setempat.

Selanjutnya melakukan penyusunan komponen teknologi PTT berdasarkan hasil identifikasi masalah yang yang telah disepakati kelompok untuk diterapkan di lahan usahataninya. Teknologi yang di terapkan bersifat dinamis menyesuaikan keinginan serta kemampuan petani, namun tetap memperhatikan perkembngan dan kemajuan IPTEK.

KOMPONEN TEKNOLOGI PILIHAN

Jagung  umumnya dikembangkan di lahan kering dan lahan sawah: tadah hujan maupun irigasi, sehingga demikian komponen tekologi yang dapat diterapkan melalui pendekatan Pengelolan Tanaman Terpadu (PTT) adalah:

  • Varietas unggul baru jenis Hibrida maupun Komposit, jenis varietas disesuaikan karakteristik lahan, lingkungan dan keinginan petani
  • Benih Bermutu yang mem iliki daya tumbuh > 95%. Benih kebutuhan benih per hektar 15-20 kg, dan sebelum penanaman diberi perlakuan (seed treatment)
  • Penyiapan lahan : jika tanah berstruktur berat maka wajib untuk melakukan pengolahan tanah, dan untuk lahan yang bersturktur ringan bisa dilakukan tanpa olah tanah (TOT)
  • Populasi tanaman 66.000-75.000 tanaman/ha, sistim tanam tegel dengan jarak tanam 75 cm x 40 cm menggunakan 2 biji benih perlubang tanam atau 75 cm x 20 cm menggunakan 1 biji benih per lubang tanam.
  • Pemupukan berdasarkan kebutuhan tanaman dan status hara tanah, dapat dilakukan pengujian terlebih dahulu dengan menggunakan Perangat Uji Tanah Kering (PUTK)  dan bagan warna Daun (BWD) untuk kandunga N.
  • Pemupukan berdasarkan kebutuhan tanaman dan status hara tanah, dapat dilakukan pengujian terlebih dahulu dengan menggunakan Perangat Uji Tanah Kering (PUTK)  dan bagan warna Daun (BWD) untuk kandunga N
  • Pemberian bahan organic seperi pupuk kandang 1,5-2 ton per hektar diberikan sebagai penutup lubang tanam.
  • Pembutaan saluran draenase, khusus lahan kering datar pada musim hujan.
  • Pengendalian gulma secara terpadu
  • Pengendalian hama dan penyakit secara terpadu
  • Panen tepat waktu dan prosesing dengan alat dan mesin

Ditulis oleh : Marwayanti Nas (BPTP Sulbar)

Sumber : Balitbangtan

 

PENGUNJUNG

46581

HARI INI

55732

KEMARIN

40805046

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook