Materi Lokalita
SULAWESI SELATAN > KABUPATEN LUWU UTARA > BONE-BONE

Pemupukan Berimbang Tanaman Padi Sawah

Kamis, 30 Sep 2021
Sumber Gambar : Desa Sidomukti

Saat ini teknologi pemupukan sesuai anjuran belum diterapkan oleh sebagian petani yang ada di Desa Sidomukti Kecamatan Bone-Bone Kabupaten Luwu Utara. Berdasarkan permasalahan tersebut perlu dilakukan penyuluhan tentang Pemupukan sesuai anjuran yaitu Pemupukan Berimbang.

 

Pemupukan berimbang selama ini berkembang pengertian bahwa pemupukan berimbang adalah pemupukan yang menggunakan pupuk majemuk NPK. Pengertian ini kurang tepat karena pemupukan berimbang adalah menyediakan semua zat hara yang cukup sehingga tanaman padi mencapai hasil tinggi dan bermutu serta meningkatkan pendapatan petani. Atau dengan kata lain, Pemupukan berimbang adalah pemberian sejumlah pupuk yang sesuai dengan kebutuhan dan kesuburan tanah agar terjadi keseimbangan hara didalam tanah sehingga tercapai kondisi favorable (kondusif) untuk pertumbuhan tanah.

 

Beberapa akibat yang ditimbulkan jika pemupukan dilakukan secara berlebihan, yaitu : tanaman mudah roboh, tanaman mudah terserang hama dan penyakit, tidak efisien (boros), dan dapat mencemari lingkungan. Oleh karena itu kita diharapkan menggunakan pupuk seperlunya saja ( 5 tepat ).

5 Tepat dalam pemupukan berimbang :

1). TEPAT JENIS, yaitu pada saat pemupukan harus tepat dalam menentukan jenis pupuk yang dibutuhkan oleh tanaman.

2). TEPAT DOSIS, yaitu sesuai dengan status hara tanah, kebutuhan tanaman, dan target hasil yang ingin dicapai.

3). TEPAT WAKTU, yaitu pada saat pemberian pupuk yang baik hendaknya disesuaikan kapan tanaman tersebut membutuhkan asupan lebih unsur hara dalam jumlah banyak.

4). TEPAT BENTUK/FORMULA, maksudnya formula atau bentuk pupuk sesuai dengan kondisi tanah dan kebutuhan tanaman.

5). TEPAT CARA, maksudnya pada saat pemupukan caranya harus benar.

 

Jenis-jenis pupuk terdiri dari : a). Pupuk anorganik ( pupuk tunggal : Urea, SP36, KCL ; pupuk majemuk : NPK Phonska, NPK Pelangi); b). Pupuk organik ( jerami yang dikomposkan, kotoran hewan yang dikomposkan); c). Pupuk hayati (penambat N, pelarut P, dekomposer).

 

Manfaat pemupukan berimbang yaitu meningkatkan produktivitas dan mutu hasil tanaman, meningkatkan efisiensi, meningkatkan kesuburan tanah, menghindari pencemaran lingkungan, dan hasil optimum petani untung.

 

 

PPL DESA SIDOMUKTI 

HASNAWATI DARLIS, SP

PENGUNJUNG

46456

HARI INI

55732

KEMARIN

40804921

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook