Diseminasi Teknologi

INPARI 42 AGRITAN GSR (Green Super Rice) IDOLA PETANI

Senin, 27 Sep 2021
Sumber Gambar : Dok. Religius Heryanto

Varietas unggul merupakan salah satu teknologi yang berperan penting dalam meningkatkan produktivitas padi, baik melalui peningkatan potensi atau daya hasil tanaman maupun toleransi dan/atau ketahanannya terhadap cekaman biotik dan abiotik. Varietas Unggul Baru biasanya mampu tumbuh dan berkembang pada berbagai agroekosistem. Namun, tiap varietas akan memberikan hasil yang optimal jika ditanam pada lahan yang sesuai.

Salah satu Varietas Unggul Baru (VUB) yang populer belakangan ini adalah Inpari 42 Agritan GSR (Green Super Rice). Tidak hanya di pulau Jawa, varietas ini juga sudah banyak dikembangkan di pulau sulawesi khususnya di Sulawesi Barat dan mungkin di pulau lainnya.

Inpari 42 Agritan GSR merupakan Varietas Unggul Baru (VUB) padi yang dirilis pada tahun 2016. Varietas ini memiliki potensi produktivitas yang tinggi yaitu 10,58 ton/ha dan memiliki toleransi yang lebih luas terhadap kekeringan. Inpari 42 Agritan GSR merupakan salah satu varietas padi yang dirancang memiliki daya hasil tinggi, baik pada kondisi optimum maupun sub optimum (ketersediaan air dan pupuk terbatas). Varietas ini cocok ditanam untuk lahan sawah irigasi pada ketinggian 0-600 mdpl.

Selain itu, varietas ini dirancang memiliki ketahanan terhadap hama dan penyakit utama padi sehingga bisa meminimalisir aplikasi pestisida. agak tahan wereng batang coklat biotipe 1, Pada fase generatif agak tahan terhadap hawar daun bakteri patotipe III, tahan blas daun ras 073. Agak tahan blas daun ras 033. Berdasarkan pengalaman petani, varietas inpari 42 agritan GSR juga cocok di budidadyakan pada hamparan sawah yang tinggi serangan burung pipit karena daun benderanya tinggi sehingga malainya tersembunyi.

Keunggulan lainnya adalah tahan rebah, memiliki anakan produktif  ±18 malai/rumpun,  memiliki rendemen beras giling yaitu 69.56%, tekstur nasi pulen, sesuai dengan preferensi sebagian besar masyarakat Indonesia dan kandungan amilosa 18.84%. Karakter lain yang dimiliki adalah tiggi tanaman ± 93 cm, jumlah gabah berisi permalai ± 123 butir, dengan rata-rata berat 1000 butir ±24,41 gram.

Harapan ke depan, semoga benih padi VUB hasil inovasi Balitbangtan seperti varietas Inpari 42 agritan GSR semakin meluas perkembangannya dan bermanfaat untuk peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di Indonesia.

Demikian naskah ini saya buat semoga bermanfaat bagi pembaca.

Ditulis oleh                 : Religius Heryanto (BPTP Sulawesi Barat)

Sumber                      : Balai Besar Penelitian Tanaman Padi dan media online lainnya

PENGUNJUNG

49602

HARI INI

73870

KEMARIN

50755234

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook