Gerbang Nasional

TINGKATKAN NILAI JUAL MELALUI BERAS ORGANIK

Kamis, 16 Sep 2021
Sumber Gambar :

[Jakarta] Di Indonesia, pangan merupakan isu strategis di masa sekarang dan masa yang akan datang. Sebab, pangan, baik dari sisi produksi, distribusi, maupun konsumsi, sangat erat kaitannya dengan dimensi sosial, ekonomi, dan politik rakyat. Pangan merupakan urusan yang sangat strategis dan kompleks, yang keberadaannya ikut menentukan masa depan bangsa dan negara.

Sistem pangan nasional melibatkan sistem pertanian, sistem industri, sistem logistik dan pergudangan, sistem distribusi dan perdagangan, serta sistem kelembagaan pangan. Tiap-tiap sistem tersebut ditopang oleh sub-sub sistem dan komponen-komponen sistem yang beragam.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengajak seluruh insan pertanian di Indonesia untuk mengekspose inovasi berbasiskan teknologi dalam menguatkan dan meningkatkan produktivitas pangan nasional.Menurut Mentan, setiap inovasi yang dihasilkan merupakan potensi masa depan yang bisa membuka lapangan kerja dan mengikatkan pertumbuhan ekonomi nasional. "Saya selalu katakan bahwa pertanian itu adalah lapangan kerja. Bahkan NTP (Nilai Tukar Petani) terus naik disaat daya beli masyarakat melemah. Artinya kalau ada yang berkembang harus ada intervensinya. Misalnya bibitnya kah, obatnya kah atau mekanisasi," jelas Mentan.

Sementara itu agenda Ngobrol Asyik (Ngobras) volume 22 yang diadakan di AOR BPPSDMP secara virtual pada hari Selasa (14/09/2021) bertemakan pengembangan usaha beras organik. Kepala Badan Pengembangan dan Penyuluhan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi pada kegiatan Ngobras mengatakan dalam kondisi apapun pertanian tetap berproduksi, petani dan penyuluh pertanian dimanapun berada tetap semangat mengenjot produktivitas.

Lebih lanjut Dedi mengatakan pangan sehat berasal dari tanaman yang sehat. “Kualitas beras organik bebas dari bahan pencemar, Keamanan pangan merupakan kata kunci untuk bangsa yang kuat, bangsa yang sehat”. jelas Dedi.

Narasumber Ngobras Dedi Mulyadi,SP yang merupakan penyuluh pertanian kabupaten subang mengatakan pertanian organik bertujuan mengembalikan Kesuburan tanah, menyeimbangkan ekosistem, mengurangi biaya produksi dan tidak Mencemari Lingkungan.” Beras organik merupakan potensi tumbuhnya animo masyarakat terkait makanan yang sehat”. jelas Dedi Mulyadi. Lebih lanjut Dedi Mulyadi menjelaskan dengan makanan yang sehat akan meningkatkan value kesehatan dan juga nilai jual dari makanan itu sendiri.hvy

PENGUNJUNG

42849

HARI INI

68073

KEMARIN

37477954

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook