Materi Lokalita
RIAU > KABUPATEN BENGKALIS > BUKIT BATU

PEMANFAATAN EMBUNG AIR UNTUK IRIGASI

Jum'at, 10 Sep 2021
Sumber Gambar : Arsip BPP Bukit Batu

Adaptasi perubahan iklim melalui Pengembangan Embung Pertanian merupakan upaya konservasi air yang tepat guna, murah dan spesifik lokasi, serta dapat mengatur ketersediaan air untuk memenuhi kebutuhan air di tingkat usaha tani. Embung Pertanian adalah bangunan yang berfungsi untuk menahan dan menampung aliran air yang bersumber dari mata air, curah hujan dan sumber air lainnya dalam bentuk embung. Dimanfaatkan sebagai air irigasi pada musim kemarau untuk budidaya komoditas tanaman pangan, hortikultura.

Kelompok Tani Tunas Makmur Kelurahan Sungai Pakning Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis merupakan penerima kegiatan bantuan pemerintah (Banper). Banper tersebut berupa Pembangunan Embung Mini. Embung air sudah lama diharapkan oleh Kelompok Tani Tunas Makmur karena tidak ada sumber air yang dekat untuk budidaya hortikultura di musim kemarau.

Sebelum melakukan pembangunan embung, pertama-tama dilakukan survei kelayakan lokasi pembangunan. Embung mini merupakan bangunan konservasi air berbentuk kolam atau cekungan untuk menampung air limpasan serta sumber air lainnya untuk memenuhi berbagai kebutuhan air dengan kedalaman dari dasar hingga puncak tanggul maksimal 3 m. Mempunyai panjang 20 m dan lebar 10 m dan dilaksanakan dengan sistem padat karya oleh masyarakat setempat.

Pengembangan Embung pertanian merupakan pengembangan teknologi konservasi air yang sederhana, biayanya relatif murah dan dapat dibangun melalui pola padat karya/swadaya petani. Embung pertanian adalah solusi teknis pemanen air yang apabila dibangun sesuai kriteria teknis, mampu meningkatkan indeks pertanaman dan meningkatkan taraf hidup petani/masyarakat sekitarnya.

PENGUNJUNG

46011

HARI INI

68073

KEMARIN

37481116

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook