Gerbang Daerah
> >

KINERJA PENYULUH MESTI TERUKUR DALAM MENDUKUNG PROGRAM STRATEGIS PEMBANGUNAN PERTANIAN

Jum'at, 10 Sep 2021
Sumber Gambar : Arsip BPP Bukit Batu

Sektor pertanian memegang peranan penting dan strategis dalam pembangunan nasional, bidang pertanian yang telah memberikan kontribusi nyata terhadap penyediaan pangan. Dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan pertanian tentunya melalui optimalisasi tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) sangat diharapkan sebagai ujung tombak gerakan ini.

Unit Pelaksana Teknis-Balai Penyuluhan Pertanian (UPT-BPP) Kecamatan Bukit Batu mengadakan pertemuan rutin penyuluh. Rapat berkala penyuluh pertanian tersebut diadakan dalam ruangan BPP yang terletak di Perkantoran Terpadu Desa Sungai Selari. Pertemuan bulanan penyuluh dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Penyuluhan-Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Bengkalis, Bapak Salman Alfarisi, ST. Turut hadir Koordinator Penyuluh Kabupaten, Kepala UPT BPP Kecamatan Bukit Batu, juga berpartisipasi aktif seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Bukit Batu.

Adapun hal yang disampaikan dalam pertemuan tersebut yaitu Peran Penyuluh Pertanian sangat penting dalam mendampingi dan mengawal program pemerintah pusat maupun daerah. Untuk itu diperlukan peningkatan kapasitas penyuluh pertanian agar dapat mempercepat proses peningkatkan produksi dan produktivitas melalui upaya untuk mendorong gerakan petani secara masif dalam percepatan tanam. Kinerja Penyuluh Pertanian harus terukur, akuntabel, partisipatif dan transparan.

Pemerintah pusat maupun daerah memiliki kebijakan untuk mengevaluasi kinerja penyuluh pertanian melalui laporan hasil kinerja penyuluh pertanian. Laporan tersebut berupa laporan utama Kostratani, Laporan Simluhtan dan Cyber extension serta laporan latihan dan kunjungan, dan perkembangan tiap subsektor yang dilaporkan secara tertulis setiap bulan. Berbagai laporan tersebut wajib dibuat dan harus dimasukkan secara harian, mingguan dan bulanan oleh Penyuluh Pertanian. Selain itu termasuk juga pendampingan dan pengawalan Upsus program pembangunan pertanian, optimalisasi pemanfaatan alsintan, penyampaian informasi pertanian melalui media sosial, dsb.

“Laporan tersebut sebagai bahan analisis yang akan digunakan di setiap tingkatan kelembagaan penyuluhan pertanian pemerintah dan pemerintah daerah untuk memberikan reward dan punishment. Diharapkan kinerja penyuluh semakin terukur dalam mendukung program strategis pembangunan pertanian.” Pungkasnya. 

 

PENGUNJUNG

49272

HARI INI

68073

KEMARIN

37484377

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook