Gerbang Daerah
> >

PERAN DINAS PERTANIAN DAN PANGAN KABUPATEN KUDUS DALAM MEMBANTU KEBERLANGSUNGAN USAHA TANI PETANI CABAI

Rabu, 08 Sep 2021
Sumber Gambar : Dokumen pribadi

Rendahnya harga panen cabai saat ini membuat petani cabai mengeluh karena pendapatan yang diterima tidak sebanding dengan biaya produksi yang telah dikeluarkan. Berdasarkan hasil pantauan di lahan tanam cabai di Desa Kutuk, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus harga jual cabai merah di tingkat petani hanya dihargai sebesar Rp 5.000/kg (red-3 September 2021). Dengan hasil panen sejumlah 2 kuintal pada luasan lahan 1.700 m2, pendapatan yang diperolah petani cabai sebesar Rp. 1.000.000,- sekali panen. Pendapatan tersebut masih dikurangi untuk membayar tenaga panen harian sejumlah 16 orang dengan biaya harian masing-masing sebesar Rp. 60.000,-/orang.

Melihat kondisi tersebut, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus melalui Kasi Tanaman Pangan, Arin Nikmah, berinisitif untuk membeli hasil panen cabai petani dengan harga yang lebih tinggi untuk kemudian dijual ke ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus. Untuk kegiatan awal, Arin Nikmah membeli hasil panen cabai petani di wilayah Kecamatan Kaliwungi, Kecamatan Undaan dan Kecamatan Mejobo dengan total panen cabai sebesar 700 kuintal dengan harga beli Rp. 8.000,-/kg.

Kegiatan serab panen cabai bertujuan untuk membantu keberlangsungan usaha tani petani cabai utk musim tanam selanjutnya sehingga meminimalisir kerugian di tingkat petani. Meskipun hanya sedikit, Arin Nikmah sangat berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi petani cabai dan dapat terus berjalan. Selain itu, untuk mengantisipasi turunnya harga cabai di masa yang akan datang, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus melalui Penyuluh Pertanian akan memperkenalkan teknologi inovasi penanganan dan pengolahan pasca panen sebagai alternatif pendampingan usaha tani cabai di tingkat petani.

Ditemui di tempat yang berbeda, Sudarman, salah satu petani yang turut serta dalam kegiatan serab panen cabai mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus karena telah membantu membantu membeli hasil panen cabai dengan harga yang lebih tinggi hingga hampir 2 (dua) kali lipat dibandingkan dengan harga yang ditawarkan oleh penebas. Sudarman berharap kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan sekali saja, tetapi dapat berlanjut karena sangat membantu petani menghindari kerugian yang lebih besar.

 

Penulis :

ALFIAN EKO ARDIYANTO, SP

NIP. 19860618 201001 1 014

PENYULUH PERTANIAN AHLI MUDA

PENGUNJUNG

49083

HARI INI

68073

KEMARIN

37484188

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook