Materi Lokalita
JAWA TENGAH > KOTA SEMARANG > GUNUNG PATI

Budidaya Sukun, Solusi Tepat Penanganan Lahan Kritis Dan Solusi Pangan Alternatif Di Tengah Pandemi

Selasa, 07 Sep 2021
Sumber Gambar : dokumen pribadi

Pandemi Covid 19 tak dipungkiri memberi dampak buruk cukup signifikan bagi masyarakat, tak terkecuali masyarakat Kota Semarang. Pemerintah Kota Semarang berusaha mencari solusi untuk membantu masyarakat Kota Semarang dalam menyediakan pangan bergizi dari lingkungan sekitar. Selain program Urban Farming/ optimalisasi lahan pekarangan untuk menyediakan sayur dan buah dari rumah saja, Pemerintah Kota Semarang juga memikirkan cara untuk menyediakan sumber karbohidrat yang murah dan mudah. Masyarakat Kota Semarang sudah begitu awam dengan sumber karbohidrat dari umbi, seperti ubi jalar dan singkong. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Semarang berinisiatif mengenalkan sumber karbohidrat dari buah, yaitu buah sukun. (Artocarpus Communi fors.) Rencananya, 10.000 bibit sukun akan ditanam di 16 Kecamatan di Kota Semarang.

Mengapa pilihan jatuh pada sukun? Tanaman sukun, setidaknya memiliki 2 fungsi pokok yaitu fungsi ekologis dan fungsi ekonomis. fungsi ekologis tanaman sukun adalah untuk mencegah bencana longsor dan banjir. Akar pohon sukun lebarnya bisa mencapai belasan meter bahkan sampai 20 meter. Akar tersebut yang akhirnya dapat mencegah pergerakan tanah dan longsor. Akar pohon sukun juga bisa banyak menyerap air. Ketika usianya mencapai 30 sampai 40 tahun, di sekeliling pohon sukun akan muncul banyak sumber air. Hal ini bisa menjadi salah satu langkah mitigasi saat terjadi kekeringan. Keunggulan akarnya yang bisa mengikat banyak air juga bisa menjadi salah satu pencegah terjadinya banjir. Pada Desember 2020, Wakil Walikota Semarang, Ir. Hevearita Gunaryanti Rahayu, mencanangkan penanaman 120 bibit sukun di Waduk Jatibarang. Upaya menanam pohon sukun,adalah untuk mencegah longsor, menciptakan sabuk hijau dan membuat ruang terbuka hijau di Kota Semarang. Tujuannya pasti, agar lingkungan tetap hijau, menetralisir polusi, serta untuk melindungi bahan baku air di Waduk Jatibarang.

Fungsi ekonomis sukun erat kaitannya dengan manfaat dari mengkonsumsi buah sukun. Buah sukun kaya akan manfaat. Di daerah Pasifik, sukun digunakan sebagai sumber karbohidrat dan digunakan sebagai salah satu makanan pokok pengganti roti. Tak heran orang Eropa menyebut buah sukun sebagai buah roti atau breadfruit.
Nutrisi yang terkandung dalam sukun, selain karbohidrat adalah :


  • Protein
    • Serat
    • Lemak
    • Niacin
    • Folates
    • Pyridoxine
    • Thiamin
    • Riboflavin
    • Vitamin A
    • Vitamin E
    • Vitamin C
    • Vitamin K
    • Sodium
    • Kalsium
    • Kalium
    • Tembaga
    • Magnesium
    • Besi
    • Mangan
    • Selenium
    • Fosfor
    • Seng
    • Karoten-ß –
    • Lutein-zeaxanthin
    • Crypto-xanthin-ß

Khasiat Buah Sukun

Banyaknya kandungan gizi yang terdapat dalam buah sukun ini ternyata menyimpan berbagai khasiat bagi kesehatan dan membantu mengatasi beberapa jenis penyakit. Berikut ini ulasan manfaat buah sukun bagi kesehatan.
1. Kaya serat
Buah sukun sangat bemanfaat bagi para pengidap diabetes karena kandungan seratnya dapat mengurangi penyerapan gula oleh tubuh. Menurut penelitian menunjukan bahwa bila kita mengkonsumsi buah sukun secara rutin dapat mengurangi resiko diabetes dan kadar gula dalam darah dapat terkontrol.
2. Kenyang lebih lama
Buah sukun sering dijadikan makanan pengganti nasi pada saat seseorang menjalani diet karena buah ini tanpa meningkatkan asupan kalori dapat memberikan rasa kenyang yang tahan lama. Sehingga seseorang akan merasa aktif dan energik saat mengkonsumsinya.
3. Makanan diet
Untuk orang yang menderita obesitas, buah sukun merupakan pilihan yang tepat. Mempunyai jumlah serat yang tinggi dan lebih sedikit kalori sangat ideal untuk dimasukkan ke dalam daftar menu diet Anda.
4. Sumber omega 6 dan omega 3
Menurut para ahli, memakan buah sukun dapat membantu pertumbuhan anak yang sedang tumbuh kembang. Selain itu dapat membantu pertumbuhan otak besar mereka karena buah sukun mengandung asam lemak omega 3. Ditambah lagi adanya sepasang asam lemak esensial yang juga baik untuk kesehatan jantung.

  1. Sumber Antioksidan
    Mengkonsumsi buah sukun secara teratur akan membuat kulit sehat baik luar maupun dalam. Menurut penelitian terbaru, ditemukan antioksidan dalam buah sukun yang baik untuk mencegah terjadinya infeksi kulit. Dengan memakan buah sukun secara wajar seseorang akan mendapatkan kulit yang halus dan bersinar.
    6. Obat susah buang air besar
    Kadar serat yang tinggi pada buah sukun dapat berperan dalam melancarkan buang air besar dengan cara rutin mengkonsumsinya. Selain itu juga dapat mengeluarkan racun dari usus.
    7. Bagus untuk kecantikan
    Adanya kandungan omega 3 dan omega 6 dalam buah sukun sangat bagus untuk kecantikan kulit. Selain itu juga buah sukun juga kaya dengan kandungan vitamin C yang bagus untuk kesehatan kulit.
    8. Sumber vitamin dan mineral untuk rambut
    Adanya kandungan asam lemak omega 6 pada buah sukun sangat bermanfaat bagi kesehatan folikel rambut. Hasil yang didapatkan rambut tidak mudah rontok, sehat dan menguatkan akar rambut serta mencegah kebotakan. Selain itu buah sukun mampu mengusir timbulnya ketombe pada rambut.

Syarat Tumbuh Tanaman Sukun

- Tanaman sukun dapat tumbuh di daerah dataran rendah dengan ketinggian maksimal 1200 m dari permukaan laut.

- Curah hujan per tahun yang dibutuhkan 2000 – 3000 mm.

- Tingkat keasaman tanah dengan ph 6 – 7.                        

- Lahan yang digunakan terhindar dari gulma atau penyakit yang dapat merusak tanaman.

Persiapan Bibit

Bagi anda yang ingin membudidayakan tanaman sukun, sebaiknya siapkan terlebih dahulu bibit yang dibutuhkan. Sukun merupakan salah satu jenis buah yang tidak memiliki biji, sehingga bibit yang dihasilkan tidak mungkin berasal dari biji. Akan tetapi ada cara lain yang bisa anda lakukan untuk mendapatkan bibit tanaman sukun dengan cara:

 

 

 

- Stek Akar

Stek akar sudah tidak asing lagi bagi khalayak umum yang ingin membudidayakan buah sukun. Untuk stek akar dilakukan dengan cara mengambil akar yang ada di dalam tanaman namun harus melakukannya secara hati-hati supaya tanaman tersebut tidak mati.

- Stek Batang

Selain stek akar, kita bisa menggunakan stek batang untuk mendapatkan bibit tanaman sukun yang berkualitas. Cara yang satu ini terbilang paling efektif untuk dilakukan.

- Stek Pucuk

Stek pucuk juga menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk budidaya tanaman sukun secara efektif. Sudah ada banyak orang yang menggunakan cara ini dan terbukti berhasil.

Persiapan Lahan

Lahan yang digunakan untuk tanaman sukun juga memerlukan ukuran yang luas. Hal itu bisa dilihat dari ukuran tanaman sukun bilamana sudah besar memiliki ukuran yang menjulang tinggi. Akarnya pun akan menjalar sangat panjang, bila menanam tanaman yang satu ini, sebaiknya jangan ditempatkan di seitara bangunan rumah. Pastikan lahan sudah digemburkan terlebih dahulu untuk mempermudah proses penanaman. Jangan lupa juga untuk memberikan pupuk ke tanah supaya mendapatkan nutrisi yang baik untuk pertumbuhan tanaman sukun.

Penanaman Tanaman Sukun

Hal pertama yang harus diperhatikan dakam menanam bibit sukun adalah memastikan lahan bersih dari kotoran gulma dan tanaman liar lain. Persiapkan lubang tanam dengan ukran 75x75x75cm. Pastikan jarak tanam pohon sukun sekitar 10 sampai 15 meter, hal ini dikarenakan akar dan pohon sukun yang cepat tumbuh besar.

Masukan bibit sukun yang sudah disiapkan kedalam lubang lalu timbun dengan tanah yang telah dicampur pupuk kandang supaya tanaman bertumbuh subur. Setiap tanaman diberi 100 gram NPK guna meningkatkan kesuburan. Kemudian lakukan penyiraman secara teratur demi menjaga kelembaban masing-masing tanah di setiap pohon. Jika musim kemarau lakukan penyiraman secara intensif.

 

 

Perawatan dan Pemeliharaan

Siram tanaman secara rutin dan jaga kelembaban tanah menggunakan air. Walaupun tanaman sukun merupakan tanaman tropis tetapi ketika usia tanaman masih kecil penyiraman adalah penting yang perlu dilakukan secara terus menerus. Perawatan ketika tanaman tumbuh juga perlu dilakukan, maka dari itu perlu adanya pemangkasan. Ranting yang sudah tumbuh terkadang tumbuh tidak sesuai keinginan, maka dari itu pangkas secara berkala agar tumbuh tunas yang diharapkan .

 Panen
Kriteria panen :
-    Kulit buah yang semula kasar kini menjadi halus, kulit yang bertonjolan kecil kini membesar, selain itu kulit cenderung datar tidak terlalu nampak lagi tonjolannya.
-    Warna kulit buah yang semula hijau cerah berubah kekuning-kuningan. Buah tua yang terlalu kuning tidak terlalu enak dikonsumsi.
-    Buah sukun tua tampak padat, tetapi cenderung agak lunak bila ditekan. Buah yang terlalu lunak menandakan sukun kelewat umur bahkan sedang mengalami proses pembusukan. Tanaman mulai berbuah pada umur 3 – 4 tahun. Tanaman sukun dapat berbuah sepanjang tahun tapi biasanya panen raya pada bulan Januari sampai bulan  Maret.

Rencananya, buah sukun yang ditanam di lahan terpilih di Kota  Semarang akan diolah menjadi tepung sukun. Tujuannya, agar masyarakat Kota Semarang khususnya, dapat mengurangi ketergantungan terhadap tepung gandum yang sampai saat ini masih impor dari Negara lain. Beberapa komunitas telah mengawali membuat olahan sukun seperti Donat Sukun, Bolu Sukun,Kroket Sukun, Klappertaart Sukun dan aneka kudapan lezat dan bergizi lainnya.

 

 (Oleh : Dyah Edy Nur Khotimah, S.P./PPL Kecamatan Gunungpati)

Sumber referensi:

https://tanipedia.co.id/cara-budidaya-sukun-agar-cepat-berbuah/

http://hortikultura.pertanian.go.id/?p=351

https://www.bnpb.go.id/berita/pohon-sukun-sebagai-sumber-ketahanan-pangan-dan-pencegahan-bencana

https://kompastv.com/berita

 

PENGUNJUNG

43625

HARI INI

68073

KEMARIN

37478730

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook