Gerbang Daerah
> >

Kegiatan Pelatihan Manajemen Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan Bagi Non Aparatur Di Kabupaten Cirebon

Kamis, 02 Sep 2021
Sumber Gambar : Dokumen Pribadi

Pusat Pelatihan Manajemen Dan Kepemimpinan Pertanian Ciawi Bogor bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon mengadakan pelatihan manajemen teknologi pertanian ramah lingkungan bagi non aparatur yang dilaksanakan pada tanggal 23 sampai 25 Agustus 2021 bertempat di P4S Ternak Jaya Desa Tegalkarang Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon Propinsi Jawa Barat.

 

Pelatihan ini diikuti oleh petani/anggota kelompoktani/gapoktan/kelompok wanita tani/petani milenial yang berasal dari wilayah Kabupaten Cirebon berjumlah 30 orang yang berasal dari 7 wilayah BPP yaitu Palimanan, Plumbon, Dukupuntang, Gunungjati, Gegesik, Susukan dan Panguragan.

 

Pelaksanaan pelatihan manajemen teknologi pertanian ramah lingkungan sama seperti kegiatan pelatihan lainnya diawali dengan pre test dan diakhiri dengan post test, materi dan praktek lapangan.  Narasumber/praktisi berasal dari para pelaku yang sudah melaksanakan pertanian yang ramah lingkungan, berasal dari wilayah Cirebon dan sekitarnya.

 

Materi yang disampaikan oleh para narasumber/praktisi pada hari pertama diantaranya kebijakan pembangunan pertanian yang ramah lingkungan di Kabupaten Cirebon, teknis penataan dan pengembangan usaha tani agribisnis pertanian terpadu yang ramah lingkungan, dan teknologi pengolahan lahan dan pemupukan tanaman yang ramah lingkungan, teknologi pengendalian hama dan penyakit tanaman yang ramah lingkungan.

 

Dilanjut dengan pelatihan hari kedua materi yang diberikan diantaranya dinamika (motivasi pengembangan usaha agribisnis pertanian terpadu), teknologi pengolahan limbah rumen (sapi dan domba) pembuatan biostarter (probiotik) untuk tanaman yang ramah lingkungan, teknologi pengolahan limbah padat (kohe) dan limbah cair (urine) dengan aktifator biostarter (bakteri rumen) untuk tanaman yang ramah lingkungan, dan teknologi pengolahan limbah padat (kohe) dan limbah cair (urine) dengan aktifator trichoderma untuk tanaman yang ramah lingkungan.

 

Kegiatan pelatihan hari terakhir dimulai dari praktek teknologi pengolahan limbah rumen (sapi dan domba) pembuatan biostarter (probiotik), praktek teknologi pengolahan limbah padat (kohe) dan limbah cair (urine) dengan aktifator biostarter (bakteri rumen), dan praktek pembuatan bio-culture dan bio-urine dari jamur trichoderma.

 

Dengan diadakannya pelatihan manajemen teknologi pertanian ramah lingkungan di Kabupaten Cirebon diharapkan para pelaku usaha/petani mulai beralih dari penggunaan pupuk anorganik menuju ke pupuk organik. Hasil dari pelatihan selama tiga hari ini para peserta sudah mulai berbagi informasi tentang pupuk organik dan para alumni pelatihan melanjutkan kegiatan diluar acara pelatihan dengan membuat grup “Komunitas Organik Cirebon”. (Rohayati, PPL Kabupaten Cirebon)

 

 

Oleh

Rohayati, SP. – Penyuluh Kabupaten Cirebon

PENGUNJUNG

46706

HARI INI

68073

KEMARIN

37481811

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook