Materi Lokalita
JAWA TIMUR > KABUPATEN JOMBANG > MOJOWARNO

BOKHASI TEMAN PETANI TINGKATKAN PRODUKSI

Senin, 30 Agu 2021
Sumber Gambar : KECAMATAN MOJOWARNO

Kesuburan tanah adalah kemampuan tanah dalam menyediakan unsur hara  dalam jumlah cukup dan berimbang untuk pertumbuhan tanaman. Tingkat kesuburan tanah akan mempengaruhi produksi tanaman. Kesuburan tanah dapat dipengaruhi oleh (1) Ketersediaan unsur hara yang cukup dan berimbang (2) Kondisi tata air tanah yang optimal (3) Kondisi tata udara tanah yang optimal (4) Kondisi mikrobia tanah yang baik.

Kondisi tanah yang menjadi lahan pertanian seiring berjalannya waktu telah mengalami degradasi. Degradasi tanah pertanian dapat terjadi baik secara alami atau akibat campur tangan manusia. Menurut Firmansyah (2003) faktor alami penyebab degradasi tanah antara lain: areal berlereng curam, tanah yang muda rusak, curah hujan intensif, dan lain-lain.

Sedangkan faktor penyebab degradasi tanah akibat campur tangan manusia secara langsung meliputi deforestasi, overgrazing, aktivitas pertanian, ekploitasi berlebihan, serta aktivitas industri dan bioindustri. Sedangkan faktor penyebab tanah terdegradasi dan rendahnya produktivitas, yaitu deforestasi, mekanisme dalam usaha tani, kebakaran, penggunaan bahan kimia pertanian, dan penanaman secara monokultur (Lal, 2000).

 

Penurunan kesuburan tanah dapat diketahui dari berkurangnya konsentrasi hara yang tersedia rendahnya kandungan bahan organic, tingkat Kapasitas tukar kation serta perubahan pH.

Oleh sebab itu, perlu penanganan yang bijak sebagai solusi atas permasalahan penurunan kesuburan tanah. Dengan beragam cara seperti pengelolaan kesuburan tanah secara tepat dan benar, mengembalikan residu hasil panen ke lahan pertanian serta pemupukan berimbang spesifik lokasi.

Guna mendukung upaya pengembalian kesuburan tanah maka perlu penambahan bahan organik. Salah satu teknologi sederhana yang dapat diterapkan yaitu pembuatan pupuk organik dengan harapan akan mempercepat proses peningkatan kesuburan dilahan pertanian.

BPP Mojowarno sebagai pusat penyuluhan pertanian tingkat kecamatan memberikan informasi kepada petani manfaat dan cara pembuatan bokasi. PPL Mojowarno membuat bokashi sebagai media tanam  keragaan tanaman di BPP Mojowarno.

Manfaat bokashi:

  1. Memperbaiki Struktur Tanah
  2. Memperbaiki Daya Serap Tanah Terhadap Air
  3. Menaikkan Kondisi Kehidupan di dalam Tanah
  4. Sebagai Sumber Zat Makanan Bagi Tanaman Alat dan bahan yang disiapkan:

Bahan Bokashi 1,5 ton (1 mobil tepak)

  1. Kotoran hewan/ limbah pertanian
  2. Dekomposer
  3. Air secukupnya
  4. Karung

Alat

  1. Cangkul
  2. Terpal/penutup
  3. Sprayer

 

Cara Pembuatan

  1. Letakkan Kotoran hewan/ limbah pertanian diatas permukaan tanah yang teduh memanjang dengan lebar ±50 cm dan tinggi ±30 cm dengan Panjang menyesuaikan seperti bedengan.
  2. Larutkan dekomposer 1 liter kedalam air untuk 4 sprayer.
  3. Semprotkan dekomposer merata dipermukaan bahan Bokashi.
  4. Tutup dengan terpal selama 15-20 hari.

Bokashi akan siap digunakan dengan ditandai adanya makhluk hidup yang singgah disana dengan tekstrur remah setelah digenggam.

 

Penulis :

Leni Andjarwati, S.P   PPL Kabupaten Jombang

 

 

Sumber :

Firmansyah, M. A. 2003. Resiliensi Tanah Terdegradasi. Makalah pengantar falsapah sain. IPB

Lal. 2000. Soil management in the developing countris. Soil Science. 165(1):57-72

https://pertanian.uma.ac.id/wp-content/uploads/2020/07/Kesuburan-Tanah-2.pdf

 

 

PENGUNJUNG

2407

HARI INI

64232

KEMARIN

37670283

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook