Gerbang Daerah
> >

Gerakan Pengendalian Hama Tikus Tingkat Kecamatan Kasiman Tahun 2021

Jum'at, 27 Agu 2021
Sumber Gambar : DOKUMEN BPP

Pangan merupakan kebutuhan mendasar bagi manusia untuk dapat mempertahankan hidup dan karenanya kecukupan pangan bagi setiap orang setiap waktu merupakan hak azasi yang layak dipenuhi. Berdasarkan hal tersebut, masalah pemenuhan kebutuhan pangan bagi seluruh penduduk setiap saat di suatu wilayah menjadi sasaran utama kebijakan pangan bagi pemerintahan suatu negara, dan menjadi fokus dalam pembangunan pertanian. Salah satu upaya yang dapat ditempuh untuk dapat memenuhi kebutuhan pangan adalah dengan peningkatan hasil produksi, dimana salah satu faktor penentunya adalah tingkat keberhasilan pengendalian hama dan penyakit.

Target Pertanaman Padi di wilayah kecamatan Kasiman pada periode bulan Oktober 2020 - September tahun 2021 adalah seluas 3.161 Ha, dimana pada akhir bulan Juli sudah tercapai 2.745 Ha. Akan tetapi dalam perkembangannya, kondisi pertanaman yang ada saat ini mengalami kendala serangan hama tikus, dimana intensitas serangan mencapai 7,91 %, lubang aktif 2-3 / 10 m, dengan total luas lahan terserang sebesar 15 Ha dan luas waspada sebesar 15 Ha. Serangan hama tikus menyebar di 2 dari 10 desa yang ada di wilayah kecamatan Kasiman. Hal ini tentu saja menjadikan perhatian khusus yang harus ditangani dengan tepat dan cepat, mengingat serangan hama Tikus pada beberapa kasus telah mengakibatkan gagal panen/puso, sehingga dapat mengganggu ketahanan dan keamanan pangan.  Disisi lain, ketahanan dan keamanan pangan adalah unsur vital yang harus dipertahankan di tengah pandemi Covid - 19 saat ini.

Berbagai upaya telah dilaksanakan oleh petani dan Penyuluh Pertanian bersama dengan petugas POPT, guna menangani serangan hama Tikus ini, diantaranya dengan gerakan pengendalian secara serentak, dengan mengutamakan pengendalian mekanik dengan gropyokan Tikus. Pengendalian dengan Rodentisida yang dianjurkan dilakukan apabila populasi lubang aktif Tikus yang ditemukan di lapangan sudah lebih dari 2-3 lubang per 10 meter. Himbauan untuk melakukan pengendalian secara rutin dan serentak telah banyak disampaikan oleh Penyuluh Pertanian saat melakukan kunjungan rutin ke wilayah binaan, baik itu secara tatap muka ataupun melalui pertemuan kelompok tani.

Guna memancing minat dan sikap petani untuk melakukan gerakan pengendalian secara serentak, maka Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro melalui Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Kasiman memberikan memberikan bantuan Rodentisida yang dianjurkan, untuk diberikan secara gratis kepada petani melalui Kelompok Tani yang ada di masing-masing desa yang terserang hama Tikus. Rodentisida tersebut dibagikan ke tingkat petani melalui pertemuan di lokasi pertanaman, dengan harapan bantuan tersebut dapat segera diaplikasikan serentak saat itu juga. Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan tentang prinsip 6 Tepat dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman (Tepat Jenis, Tepat Sasaran, Tepat Waktu, Tepat Dosis, Tepat Cara/Apliaksi dan Tepat Mutu), dimana tingkat keberhasilan pengendalian dapat tercapai apabila 6 unsur tersebut dilaksanaan dengan baik dan benar. Adapun pelaksanaan kegiatan dilakukan  di lokasi desa yang terdapat serangan hama Tikus, pada minggu ke II hingga minggu ke IV bulan Jun Tahun 2021.

Diharapkan setelah adanya kegiatan tersebut, petani mau dan mampu mengendalikan hama wereng secara swadaya dan berkelanjutan sesuai dengan arahan yang diberikan, sehingga serangan hama Tikus dapat dikendalikan dan produksi dan produktivitas padi yang dihasilkan dapat optimal.

Oleh AHMAD NOOR AFANDY, S.P - Penyuluh Pertanian Kecamatan Kasiman

PENGUNJUNG

2619

HARI INI

64232

KEMARIN

37670495

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook