Materi Lokalita
SUMATERA BARAT > KABUPATEN SOLOK >

Padi Jarwo Bujang Marantau di Dilam

Jum'at, 27 Agu 2021
Sumber Gambar : ForestDigest.com

Varietas lokal umumnya banyak ditemukan di daerah-daerah yang masyarakatnya menggemari cita rasa tertentu terhadap tekstur nasi, termasuk di Provinsi Sumatera Barat tak terkecuali di Kabupaten Solok. Varietas lokal berdasarkan hasil pengamatan di lapang rata-rata memiliki umur lebih panjang dibandingkan varietas hasil pemuliaan, dan memiliki ketahanan terhadap hama penyakit utama pada padi seperti wereng batang cokelat dan blas.

Salah satu varietas lokal yang banyak diminati di Kabupaten Solok diantaranya adalah Varietas Bujang Marantau. Umur tanaman 130-140 HSS, tinggi 115-120 cm dengan bentuk tanaman tegak. Jumlah anakan produktif 15-20 batang/ rumpun, memiliki potensi hasil 7,7 ton/ha dengan rata-rata 5,35 ton/ha. Jumlah gabah isi per malai 155-170 butir dengan berat per 1000 butir 20,5 gram. Tekstur nasinya pera dengan kandungan kadar amilosa 24,36%.tanaman agak rentan terhadap wereng coklat, tetapi tahan terhadap penyakit hawar daun. Beradaptasi baik pada lahan sawah dataran rendah sampai sedang.

Di Nagari Dilam, tepatnya di lahan anggota poktan, padi Varietas Bujang Marantau tersebut ditanam dengan menggunakan teknik tanam Jajar Legowo 2:1. Umur bibit saat pindah tanam berumur 38 HSS dengan jarak tanam 35 cm x 35 cm x 20 cm, jumlah bibit 3-4 bibit per lubang tanam.

 

Penyusun:

Slamet Muharmoko, SP, M.Si (PP Madya - PP Kab. Solok)

Sumber tulisan:

- Liputan langsung di lapangan;

- Deskripsi Varietas Tanaman Pangan Tahun 2016 – 2018, Direktorat Perbenihan, Ditjen Tanaman Pangan Tahun 2018.

PENGUNJUNG

3792

HARI INI

64232

KEMARIN

37671668

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook