Materi Lokalita
SUMATERA BARAT > >

SIKLUS BIRAHI PADA TERNAK SAPI

Rabu, 25 Agu 2021
Sumber Gambar : DOKUMEN PRIBADI

Siklus birahi pada ternak sapi ada empat fase yaitu :

  1. Pre etrus ( permulaan gejala birahi ). Fase ini berlangsung satu sampai tiga hari. Ciri-ciri pada fase ini adalah : adanya sedikit lendir pada organ kelamin sapi betina, vulva belum bengkak dan belum merah, jika dilihat pada bagian dalam vulva masih berwarna pink.
  2. Etrus ( birahi ). Fase ini berlangsung pada hari ke empat. Ciri-ciri pada fase ini adalah : terlihat vulva sapi dengan istilah 3A ( abang/merah, aboh/bengkak, angat/hangat ), keluar lendir dari vagina sapi berwarna bening/putih, sapi gelisah, nafsu makan tidak ada, menaiki sapi lain/kandangnya, bila dinaiki pejantan diam saja, ekor sapi sering terangkat.
  3. Men etrus ( menstruasi/peluruhan ). Fase ini berlangsung pada hari ke sebelas sampai hari ke eambelas. Fase ini ditandakan dengan adanya lendir berdarah
  4. Dietrus ( masa penyusutan ). masa ini berlangsung selama tiga hari. Fase ini merupakan masa penyesuaian untuk memasuki fase awal siklus birahi kembali.

Jika dihitung total keseluruhan fase birahi pada ternak sapi adalah delapan belas sampai dua puluh satu hari. Jika saat fase etrus, sapi tidak di buahi baik secara alami dengan menggunakan pejantan atau secara bantuan melalui inseminasi buatan ( IB ), maka setelah 21 hari sapi akan kembali memasuki fase pre etrus. Saat fase birahi yang harus menjadi perhatian bagi peternaka adalah, waktu terlihat nya tanda ertus (birahi ) dengan melihat tanda-tanda pada fase ini yaitu puncak birahi adalah dua belas sampai delapan belas jam setelah terlihat tanda birahi harus dikawinkan, jika lewat atau terlalu cepat mengawinkan ternak sapi, maka kemungkinan bunting akan kecil.

 

Ditulis oleh : Novita Sari, SP

PENGUNJUNG

2458

HARI INI

64232

KEMARIN

37670334

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook