Materi Lokalita
SULAWESI SELATAN > >

Pupuk Organik Cair dari Air Kelapa

Kamis, 12 Agu 2021
Sumber Gambar : Internet

    Kelapa merupakan komoditas strategis yang memiliki peran sosial, budaya dan ekonomi dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Manfaat tanaman kelapa tidak hanya terletak pada daging buahnya tetapi seluruh bagian tanaman kelapa mempunyai manfaat yang besar yaitu mulai dari batang pohon, sabut, tempurung hingga air kelapa. Air kelapa terkadang hanya menjadi limbah yang terbuang percuma yang tidak termanfaatkan. Padahal limbah air kelapa dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair. Hingga saat ini pemanfaatan limbah air kelapa belum dilakukan secara maksimal. Dari berbagai literatur ternyata air kelapa mengandung nutrisi penting seperti karbohidrat, gula, mineral, asam amino dan lain-lain.

Keuntungan menggunakan pupuk organik cair (POC) dari air kelapa :

  1. Tidak menimbulkan resiko kesehatan bagi pengguna (aman)
  2. Tidak berdampak negatif pada tanah, tanaman dan lingkungan
  3. Penggunaannya sangat mudah
  4. Daya simpan hasil panen lebih lama
  5. Memberikan cita rasa hasil panen yang lezat dan sehat untuk dikonsumsi

Manfaat menggunakan pupuk organik cair (POC)  dari air kelapa :

  1. Memperbaiki sifat fisika, kimia dan biologi tanah
  2. Meningkatkan kesuburan tanah
  3. Penyerapan hara oleh tanaman lebih optimal
  4. Menjaga kelembaban tanah
  5. Memperbaiki struktur tanah
  6. Tanah gembur dan porositasnya lebih baik
  7. Aerasi tanah lebih baik
  8. Meningkatkan aktifitas mikroorganisme tanah sehingga tanah menjadi subur
  9. Meningkatkan pertumbuhan tanaman
  10. Meningkatkan produktifitas tanah
  11. Meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panen

     Untuk memanfaatkan air kelapa menjadi pupuk organik cair (POC) dibutuhkan proses perombakan atau dekomposisi melalui peran mikroorganisme yang lebih dikenal dengan istilah fermentasi. Pada proses permentasi, mikro organisme akan merombak bahan-bahan organik sehingga menghasilkan kandungan unsur hara yang mudah diserap oleh tanaman.

Untuk mengolah air kelapa menjadi pupuk organik cair dibutuhkan langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Menyiapkan Alat-alat yang dibutuhkan :
  • Ember pakai penutup kapasitas 30 liter sebanyak 1 buah
  • Alat penyaring halus sebanyak 1 buah
  • Pengaduk kayu sebanyak 1 buah
  1. Menyiapkan Bahan-bahan yang dibutuhkan
  • Air kelapa sebanyak 25 liter
  • EM4 sebanyak 25 ml
  • Molase atau tetes tebu sebanyak 50 ml (alternatif lain pakai gula aren, gula jawa atau gula pasir sebanak 50 gram)
  1. Proses Pembuatan
  • Isi ember dengan air kelapa dengan menggunakan alat penyaring
  • Larutkan gula pada tempat terpisah dan tambahkan EM4. Aduk hingga rata
  • Masukkan larutan tersebut (gula + EM4) ke dalam ember yang berisi air kelapa. Aduk hingga tercampur rata
  • Tutup rapat dan simpan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung
  • Lakukan pengadukan larutan tersebut setiap hari selama 1 menit lalu tutup kembali
  • Pengadukan dilakukan mulai hari ke-2 sampai hari ke-10
  • Pada hari ke-10 pupuk organik cair dari air kelapa sudah bisa digunakan ke tanaman
  • Proses fermentasi dianggap berhasil ditandai dengan timbulnya bau seperti bau tape atau tidak berbau busuk

Cara Pemupukan Tanaman menggunakan Pupuk Organik Cair (POC) dari Air Kelapa sebagai berikut:

  • Pupuk Daun : Ambil 10 ml POC air kelapa lalu larutkan ke dalam 1 liter air. Semprotkan ke seluruh bagian tanaman . Lakukan penyemprotan setiap seminggu sekali
  • Pupuk Akar : Ambil 10 – 20 ml POC air kelapa lalu larutkan ke dalam 5 liter air. Siramkan ke media tanam sekitar perakaran sebanyak 250 ml Lakukan aplikasi tersebut setiap 10 hari sekali

 

Ir. H. Suriyadi, MP

(Fungsional Penyuluh Pertanian Dinas TPHBUN Sul Sel)

PENGUNJUNG

57781

HARI INI

73870

KEMARIN

50763413

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook