Diseminasi Teknologi

MENGENAL TEKNIK SEDERHANA BUDIDAYA TOMAT DAN TERONG

Jum'at, 06 Agu 2021
Sumber Gambar : Koleksi Pribadi kegiatan OPAL 2021

MENGENAL TEKNIK SEDERHANA BUDIDAYA TOMAT DAN TERONG

Komoditas sayuran sangat dibutuhkan oleh rumah tangga baik di perkotaan dan perdesaan, para ibu-ibu yang mengolah makanan selalu membutuhkan sayuran yang segar sehingga berdampak pada kesehatan anggota keluarga. Kebutuhan sayuran di dapat dari membeli sayuran di pasar atau melakukan budidaya sayuran sendiri di pekarangan atau di lahan milik keluarga. Budidaya sayuran dipekarangan dapat dilakukan dengan beraneka ragam sayuran seperti sayuran daun, sayuran buah dan tanaman obat keluarga. Berikut contoh ringkasan bagaimana teknik budidaya tomat dan terong sebagai berikut:

1. Tomat (Lycopersicon lycopersicum)

Salah satu komoditas sayuran buah yang selalu dibutuhkan ibu-ibu dalam mengolah makanan. Tomat dapat ditanam secara luas di dataran rendah sampai dataran tinggi, pada lahan bekas sawah dan lahan kering. Selain ditanam langsung di tanah, tomat juga dapat ditanam di polybag/pot.

Teknik Budidaya

Benih

  • Varietas yang dianjurkan diantaranya: Opal, Mirah, Jamrud, Permata, Martha, dan lainnya.
  • Benih yang berumur kurang lebih 7-8 hari setelah semai dipindah ke bumbunan daun pisang/plastik.
  • Setelah 3 minggu, benih siap ditanam ke lapang atau polybag atau pot. .

 

Penanaman

  • Jika ditanam di bedengan, jarak tanam yang digunakan 70 cm x 70 cm atau 60 cm x 70 cm. Pada jarak tanam yang telah ditentukan dibuat lubang tanam pada mulsa plastik dengan menggunakan kaleng yang dipanaskan.
  • Lubang tanam dibuat dengan kedalaman 15-20 cm dan diameter 20-25 cm, dan dibiarkan satu malam baru keesokan harinya bibit ditanam.
  • Jika ditanam di polybag/pot, gunakan polybaglpot dengan diameter diatas 50 cm.

 

Pemeliharaan

  • Pemeliharaan terdiri dari penyulaman, pemasangan ajir, penyiraman, pengaturan drainase, penyiangan, penggemburan, dan pemupukan.
  • OPT yang banyak menyerang tanaman tomat antara lain kutu kebul, pengerek daun, ulat grayak, ulat buah tomat, penyakit busuk daun, penyakit layu, virus kuning, dsb. Ulat tanah dikumpulkan dan dikendalikan secara fisik. Apabila serangan ulat tanah tinggi, dilakukan penyemprotan dengan insektisida.

 

 Pemanenan dan Pasca Panen

  • Tanaman tomat yang sudah mencapai umur 70—80 hari untuk tomat indeterminate dan 60 hari bagi tomat determinate sudah bisa dipanen atau dapat dipanen pertama kali pada umur 2-3 bulan setelah tanam.
  • Panen dapat dilakukan antara 10-15 kali pemetikan buah dengan selang 2-3hari Buah yang siap dipanen adalah yang sudah matang 30 %.

 

2. Terung (Solanum melongena) merupakan tanaman sayuran semusim sampai setahun atau tahunan. Tanaman terung berbentuk semak atau perdu, dengan tunas yang tumbuh terus dari ketiak daun sehingga tanaman terlihat tegak atau merunduk.

Teknik Budidaya

Benih

  • Benih yang berumur kurang lebih 7-8 hari setelah semai dipindah ke bumbungan daun pisang/plastik.
  • Setelah 4-5 minggu, benih siap ditanam ke lapang atau polybag atau pot.

 

Penanaman

  • Jlika ditanam di bedengan, jarak tanam yang digunakan 70 cm x 70 cm atau 60 cm x 70 cm. Pada jarak tanam yang telah ditentukan dibuat lubang tanam pada mulsa plastik dengan menggunakan kaleng yang dipanaskan.
  • Lubang tanam dibuat dengan kedalaman 15-20 cm dan diameter 20-25 cm, dan dibiarkan satu malam baru keesokan harinya bibit ditanam.
  • Jika ditanam di polybag/pot, gunakan polybag/pot dengan diameter diatas 50 cm.

 

Pemeliharaan

  • Pemeliharaan terdiri dari penyulaman, pemasangan ajir, penyiraman, pengaturan drainase, penyiangan, penggemburan, pengendalian OPT dan pemupukan.

 

Pemanenan dan Pasca Panen

  • Terung dapat dipanen pertama kali pada umur 4 bulan.
  • Panen dilakukan menggunakan pisau, sekali atau dua kali setelah tanam. seminggu. Buah terung yang layak dikonsumsi adalah buah yang padat dan permukaan kulitnya mengkilat.

 

Hasil panen tomat dapat diolah menjadi sari tomat, saos tomat, yogurt tomat, selai tomat dan tomat rasa kurma (Torako), sedangkan terong dapat diolah menjadi aneka masakan yang menyehatkan mulai dari sambel goreng terong, rebusan terong, terong balado, tumis terong, pecak terong ungu, lalapan dan aneka olahan lainnya. Kebutuhan akan sayuran dapat diusahakan di pekarangan dengan jaminan dapat dikontrol pemberian pupuk dan bahan kimia lainnya sehingga berdampak pada kesehatan kita.

 

Sumber: Dari berbagai sumber media online dan bahan bacaan seperti buku cetak dan

            pengalaman penulis bertani.

Penulis:  Robinson Putra, SP., M.Si (penyuluh pertanian BPTP Lampung)

PENGUNJUNG

3048

HARI INI

64232

KEMARIN

37670923

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook