Gerbang Nasional

ALSINTAN AMATOR SALAHSATU INOVASI TEKNOLOGI DI ERA PERTANIAN MODERN

Selasa, 03 Agu 2021
Sumber Gambar : Pusat Penyuluhan Pertanian

[JAKARTA] Saat ini agenda utama pertanian di era 4.0 yaitu transformasi digital sektor pertanian serta pengembangan dan pemanfaatan teknologi digital di bidang pertanian. Pertanian modern merupakan praktik pertanian yang menggunakan ilmu dan teknologi terkini untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas proses sekaligus mengurangi input sumber daya alam seperti lahan, air, dan energi. Pertanian modern melibatkan penggunaan berbagai mesin, rekayasa genetik, sistem informasi, dan lainnya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menerangkan, tagline pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan modern bukan sekadar jargon belaka. Hal itu diimplementasikan di lapangan dengan dukungan penuh mulai dari fasilitas dan sarana pengembangannya. "Pertanian kita saat ini mengarah pada industri 4.0 yang ditandai dengan digitalisasi pertanian. Tanda lainnya adalah penggunaan mekanisasi alat-alat mesin pertanian. Maka, petani dan penyuluh harus ditingkatkan kapasitasnya agar beradaptasi dengan teknologi pertanian," kata Mentan SYL.

Hal senada dikatakan oleh Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi yang mengatakan “pertanian modern dicirikan dengan beberapa hal di antaranya adalah pemanfaatan varietas unggul, pemanfaatan alat mesin pertanian, pemanfaatan internet opting, big data, digitalisasi pertanian dan lain sebagainya”.jelas Dedi.

Lebih lanjut beliau  mengungkapkan para penyuluh dan petani harus terus digenjot kapasitasnya agar bisa mengimplementasikan ilmu-ilmu baru yang berkaitan dengan kemajuan pertanian Indonesia. "Penyuluh adalah ujung tombak pertanian kita. Kalau kita mau kembali jaya, mau kembali swasembada beras, maka tidak ada kata lain petani dan penyuluh harus terus kita tingkatkan kapasitasnya”. ungkap Dedi.

Sementara itu agenda kegiatan Ngobrol Asyik (Ngobras) volume 18 bertemakan Alat Tanam Modifikasi dengan Traktor (AMATOR) dilaksanakan pada hari selasa (03/08/2021) secara virtual di AOR Pusluhtan, BPPSDMP. Narasumber pada kegiatan tersebut Raharjo merupakan penyuluh pertanian BPP air salak kabupaten Banyuasin, propinsi Sumatera Selatan. Beliau memaparkan berawal dari demplot ATABELA (Alat Tanam benih Langsung) timbul ide untuk memadukan Atabela dengan Hand Traktor. Setelah meminta ijin dan diskusi dengan BPTP dan membuat gambar sederhana lalu beliau membawa Atabela ke Bengkel dan memodifikasi ATABELA Tipe Bali Pemberian BPTP tersebut, terbentuklah Atabela yang penggunaannya tidak lagi ditarik manusia, tapi dengan tenaga Hand Traktor. “jadi tidak perlu ditarik atau didorong manual lagi” ungkap raharjo, yang kemudian diberi nama AMATOR singkatan dari Atabela Modifikasi Traktor.

Secara rinci Raharjo mengungkapkan kelebihan dari AMATOR diantaranya yaitu Tenaga kerja cukup 2 org untuk penanaman seluas 1 hektar memakan waktu kurang lebih 2 jam (tergantung kondisi dan tipe Amtor), dengan biaya Rp. 200.000, Penggunaan benih hanya 30-50 kg/ha (tergantung sistem tanam) lebih hemat dari cara tradisional (tabur) yang  mencapai 60-120 kg/ha, Praktis dalam pengoperasian dengan ditarik dengan traktor Baik roda 2 maupun Roda 4, Memudahkan pemeliharaan tanaman, terutama untuk pengendalian gulma yang dapat mengurangi dosis penggunaan herbisida (tidak terjadi overlap) dan dimugkinkan pengendalian dengan cara mekanis,

Lebih lanjut Raharjo menjelaskan dengan jarak tanam yang dapat diatur baik sistem larikan biasa ataupun dengan sistem jarwo, populasi tanaman dalam satuan luas tertentu lebih banyak dibandingkan cara tanam pindah, sehingga tanaman tidak mengalami stres, karena tidak dipindah seperti halnya tanam pindah, sedangkan untuk sistem tanam jarwo, semua baris menjadi tanaman pinggir.

“Hasil pengkajian menunjukkan bahwa produksi varietas padi yang ditanam dengan Atabela lebih tinggi (0,7 – 1,5 ton gabah kering panen) dibandingkan dengan cara tanam konvensional. Selain padi , amator juga bisa untuk menanam kedelai”. tutup Raharjo. hvy

PENGUNJUNG

23249

HARI INI

89943

KEMARIN

35571715

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook