Materi Lokalita
SUMATERA BARAT > KABUPATEN SOLOK SELATAN > SANGIR

PENGENDALIAN PENYAKIT CACING PADA TERNAK SAPI

Sabtu, 31 Jul 2021
Sumber Gambar :

PENGENDALIAN PENYAKIT CACING PADA TERNAK SAPI

              Pengendalian penyakit cacing memerlukan penanganan yang terencana secara baik dengan memperhatikan faktor faktor pengobatan dan tata laksana pemeliharaan ternak yang memadai. Peternak seringkali mengabaikan manajemen peternakan yang baik, padahal apabila dikaji dengan seksama akan terlihat betapa besar kerugian yang ditimbulkan oleh infeksi cacing.             Obat yang diberikan dan cara pemberiannya harus sesuai dengan petunjuk dokter hewan agar efektif dan efisien. Pemberantasan penyakit cacing pada ternak sapi tidak cukup hanya mengandalkan kemajuan ilmu pengobatan saja, akan tetapi harus memperhatikan pula faktor ekonomi, penataan lingkungan, kebersihan kandang dan daur hidup cacing.             Pengobatan dan pencegahan terhadap cacing yang sering digunakan antara lain adalah : Piperasin, Tetramisol, Fenotiasin, Tibensol dll. Obat ini semua tidak bisa diberikan hanya 1 kali saja akan tetapi Obat-obatan tersebut harus diulang ulang dan disesuaikan dengan daur hidup cacing. Obat obat cacing mungkin efektif membunuh cacing tapi perlu diketahui bahwa obat tersebut tidak efektif membinasakan telur cacing, oleh karena itu pemberian obat cacing harus diulang lagi setelah diperkirakan telur didalam tubuh memang sudah menetas.             Pengaruh cacing pada ternak sapi yang masih muda adalah merugikan terhadap pertumbuhan dan pencapaian berat badan serta derajat kesehatan sapi yang prima.             Situasi lingkungan dan padang penggembalaan perlu diperhatikan dengan baik agar dapat didhindari daerah penggembalaan yang lembab dan basah serta banyak kubangan tidak sehat yang memungkinkan sebagai tempat hidupnya inang perantara. Untuk ternak sapi yang dikandangkan maka kebersihan kandang harus terjaga dan dihindari pakan yang masih tersisa di malam hari. Sejauh mungkin diupayakan agar seluruh pakan yang disediakan habis termakan dan tidak banyak yang jatuh berceceran dilantai atau menumpuk disekitar kandang.       Sumber: Dr.Budi Tri Akoso.Kesehatan Sapi (panduan bagi petugasteknis, mahasiswa, penyuluh dan peternak), Kanisius. 1996

 

Oleh : Riri Isnaini Lestari, S.Pt/  (PP Pertama pada BPP Kec.Sangir Kab. Solok Selatan)

 

 

 

PENGUNJUNG

20599

HARI INI

89943

KEMARIN

35569065

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook