Diseminasi Teknologi

VARIETAS UNGGUL KACANG TANAH BERDAYA HASIL TINGGI DAN TAHAN PENYAKIT LAYU BAKTERI

Sabtu, 31 Jul 2021
Sumber Gambar : balitkabi.litbang.pertanian.go.id

Kacang tanah ( Arachis hypogaea L. ) merupakan tanaman leguminose ke dua yang penting setelah kedelai, memiliki kandungan gizi tinggi seperti lemak (40.50%), protein (27%), karbohidrat serta vitamin (A,B,C,D,E, dan K). Di bidang industri, kacang tanah di gunakan sebagai bahan untuk membuat keju, mentega, sabun dan minyak goreng. Hasil sampingan dari minyak dapat dibuat bungkil (ampas kacang yang sudah dipipit/diambil minyaknya) dan dibuat oncom melalui fermentasi jamur. Manfaat daun kacang tanah, selain dibuat sayuran dapat juga digunakan sebagai bahan pakan ternak serta pupuk hijau.

      Produksi kacang tanah di Kalimantan Barat masih rendah hanya 11,84 ku/ha. Peningkatan produktivitas kacang tanah dapat dilakukan dengan menerapkan teknologi budidaya dengan tepat, salah satunya dengan menerapkan varietas unggul. Penggunaan varietas unggul merupakan teknologi yang di andalkan, tidak hanya dalam hal meningkatkan produksi pertanian, tetapi dampaknya juga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. Selain itu, rendahnya produksi juga disebabkan kendala biotik berupa serangan penyakit layu bakteri.  Kehilangan hasil  akibat penyakit ini dapat mencapai lebih dari 60% pada tingkat infeksi yang berat. Penyakit layu bakteri terasa semakin penting karena juga menyerang tanaman tomat dan cabe, sehingga semakin menyulitkan pengendaliannya karena memiliki banyak tanaman inang. Pengendalian efektif sampai sekarang adalah dengan menggunakan varietas tahan. Penggunaan varietas unggul potensi produksi tinggi dan tahan hama penyakit merupakan cara yang relative murah dan mudah untuk menekan pengganggu tanaman tanpa adanya ke khawatiran berupa dampak negatif terhadap lingkungan. Badan Litbang telah banyak melepas varietas unggul baru kacang tanah potensi produksi tinggi dan tahan penyakit utama antara lain Katana 1, Katana 2, Hypoma 3 dan Hypoma 4 dengan potensi produksi 4,7 ton – 5,9 ton/ha polong kering.

Varietas Unggul Baru Hypoma 3

      Varietas unggul baru Hyoma 3 dilepas tahun 2016, dengan potensi hasil 5,9 ton/ha,  rata-rata hasil 4,6 ton/ha dan berat 100 biji 52,1 gram. Jumlah polong rata-rata 42–54 polong/tanaman dari kemampuan tertinggi 62–69 polong/tanaman, bobot polong kering sekitar 1–1,25 g/polong dengan ukuran biji sekitar 50,0–51,7 gr/100 biji termasuk berbiji sedang, pada lingkungan atau musim optimum bobot tersebut dapat meningkat menjadi 61,1–63,7 gr/100 biji. Hypoma 3 termasuk tipe Spanish (satu polong dua biji), ukuran polong dan biji sedang, kulit ari biji berwarna rose.

       Varietas baru ini mempunyai tinggi tanaman rata-rata sekitar 40?54  cm, pada lingkungan subur atau saat ditanam musim hujan (MP) tinggi tanaman dapat mencapai 85–92 cm. Hypoma 3 memiliki umur masak antara 97–115 hari dengan umur rata-rata ± 108 hari. Hyopoma 3 memiliki ketahanan terhadap layu bakteri, penyakit karat daun dan bercak daun serta toleran lahan vertisol. Varietas kacang tanah Hypoma 3 mampu beradaptasi baik di sebagian besar jenis tanah, dengan kisaran pH 5,0–7. Hyopoma 3 memiliki kadar protein 27,9&, kadar lemak 47,9% dan akdar lemak essensial (oleat 41,57% dan Linoleat 35,93%).

Varietas Unggul Baru Katana 1

        Varietas unggul baru Katana 1 dilepas pada tahun 2018, dengan potensi hasil  mencapai 4,8 t/ha polong kering, rata-rata hasil 3,5 t/ha dan berat 100 biji 48,5 gram. Jumlah polong rata-rata Katana 1 adalah 30,51 (kisaran 20,1?37,1) polong per tanaman, dengan rata-rata 2 biji/polong. Warna polong muda kuning muda dan polong tua kuning serta posisi polong menggerombol, miring ke bawah. Katana 1 memiliki umur masak rata-rata 88,0 hari (kisaran 81,1 – 98,1 hari), dengan tinggi tanaman rata-rata ± 54,4 cm dan tipe tumbuh tegak

         Katana 1 memiliki ketahanan terhadap layu bakteri, agak tahan penyakit karat dan bercak daun.  Katana 1 memiliki kadar protein 26,9%, memiliki kandungan lemak 46,9% dan memiliki ratio asam lemak Oleat/Linoleat 1,04. Katana 1 dapat beradaptasi dengan baik pada lahan sawah maupun lahan tegal.

Varietas Unggul Baru Katana 2

        Varietas unggul baru Katana 2 juga dilepas tahun 2018 dengan daya hasil mencapai 4,7 t/ha polong kering, rata-rata hasil 3,44 t/ha dengan berat 100 biji ± 45,5 gram. Katana 2 memiliki jumlah polong per tanaman ± 23 polong (kisaran 17,2?30,4) polong/tanaman dengan rata-rata 3 biji/polong. Warna polong muda kuning muda dan polong tua kuning serta posisi polong menggerombol, miring ke bawah. Katana 2 memiliki umur masak ± 87,0 hari, dengan tinggi tanaman rata-rata ± 50,2 cm dan tipe tumbuh tegak

      Katana 2 memiliki ketahanan terhadap layu bakteri, agak tahan penyakit karat dan bercak daun. Katana 2 memiliki kadar  protein 25,1%, kadar lemak 46,9%  Katana 2 dapat beradaptasi dengan baik pada lahan sawah maupun lahan tegal.

Varietas Unggul Baru Hypoma 4

      Varietas unggul baru Hypoma 4 dilepas pada tahun 2020, dengan potensi hasil 5,31 t/ha polong kering dengan rata-rata hasil 4,44 t/ha polong kering dan bobot 100 biji 57,6 gram. Hypoma 4 memiliki jumlah polong  per tanaman 33 polong, warna polong  muda kuning kuda dan warna polong tua kuning dengan posisi polong menggerombol, miring ke bawah, bentuk biji lonjong dan warna biji rose (merah muda). Hypoma 4 memiliki umur masak ± 98 hari (90-117 hari) dengan umur berbunga ± 23,8 hari.  Tinggi tanaman Hypoma 4 adalah 51,3 cm dengan tipe tumbuh tegak.

      Hypoma 3 tahan terhadap penyakit layu bakteri, agak tahan penyakit karat daun dan tahan penyakit bercak daun. Kadar protein Hypoma 4 mencapai 25,10 % BK, kadar lemak 48,58% BK. Hypoma 4 sesuai ditanam pada lahan sawah, lahan kering bukan lahan masam/salin.

Sumber :

Adisarwanto, T. 2008. Meningkatkan Produksi Kacang Tanah di Lahan Sawah dan  Lahan Kering. Penebar Swadaya. Jakarta.

Balitkabi, 2016. Hypoma 3, VUB Kacang Tanah Tahan Penyakit Karat dan Bercak Daun.  https://balitkabi.litbang.pertanian.go.id/infotek/hypoma-3-vub-kacang-tanah-tahan-penyakit-karat-dan-bercak-daun/

Balitkabi, 2018. Katana 1 dan Katana 2, Kacang Tanah Provitas Tinggi dan Tahan Penyakit Layu Bakteri. https://balitkabi.litbang.pertanian.go.id/infotek/katana-1-dan-katana-2-kacang-tanah-provitas-tinggi-dan-tahan-penyakit-layu-bakteri/

Balitkabi, 2020. Deskripsi Varietas Kacang Tanah Hypoma 4. https://balitkabi.litbang. pertanian.go.id/deskripsi-varietas-baru/

Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Kalbar, 2019.  Rekapitulasi Produksi, Luas Panen, Produktivitas Tanaman Pangan di Kalbar. http://data.kalbarprov.go.id/dataset/rekapitulasi-produksi-luas-panen-dan-produktivitas-tanaman-pangan-di-kalbar-tahun-2019

Penyusun : Ir. Sari Nurita, Penyuluh Pertanian BPTP Kalbar

PENGUNJUNG

18168

HARI INI

89943

KEMARIN

35566634

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook