Materi Lokalita
JAMBI > KOTA SUNGAI PENUH > TANAH KAMPUNG

DINAMIKA KELOMPOK

Rabu, 21 Jul 2021
Sumber Gambar :
  1. PENGERTIAN

 

  • Dinamika kelompok tani berasal dari bahasa Inggris “Dynamics” yang berarti mempunyai gairah/semangat untuk bekerja.
  • Dinamika kelompok disisi lain juga mempunyai arti saling interaksi, saling mempengaruhi antara anggota kelompok satu sama lain secara timbal balik.
  • Petani, adalah Pengelola Usahatani baik di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan, yang meliputi petani, pekebun, peternak dan nelayan.
  • Kelompok Tani, adalah Kumpulan petani/peternak/pekebun yang tumbuh/atau dibentuk berdasarkan kesamaan kepentingan dan keakraban serta keserasian, dalam memanfaatkan sumber daya pertanian untuk bekerja sama meningkatkan produktivitas usahatani dan mengembangkan usaha dan kesejahteraan anggotanya.
  • Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), adalah Kumpulan dari beberapa kelompok tani yang mempunyai kepentingan yang sama dalam pengembangan komoditas usaha tani tertentu untuk menggalang kepentingan bersama, atau merupakan suatu wadah kerjasama antar kelompok tani dalam upaya pengembangan usaha yang lebih besar.

 

  1. FUNGSI KELOMPOK TANI

Kelembagaan petani (kelompok tani)  mempunyai fungsi :

  1. Kelas Belajar, wadah belajar mengajar bagi anggotanya guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap (PKS) serta tumbuh dan berkembangnya kemandirian dalam berusaha tani sehingga produktivitasnya meningkat,  pendapatannya bertambah serta kehidupan yang lebih sejahtera.
  2. Wahana Kerjasama, untuk memperkuat kerjasama diantara sesama petani dalam kelompoktani dan antar kelompoktani serta dengan pihak lain. sehingga usaha taninya akan lebih efisien serta lebih mampu menghadapi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan,
  3. Unit Produksi, Usahatani yang dilaksanakan secara keseluruhan harus dipandang  sebagai  satu kesatuan usaha yang dapat dikembangkan untuk mencapai skala ekonomi, baik dari segi kuantitas, kualitas maupun kontinuitas.

 

Beberapa keuntungan dari pembentukan kelompok tani itu, antara lain sebagai berikut :

 

  1. Semakin eratnya interaksi dalam kelompok dan semakin terbinanya kepemimpinan kelompok.
  2. Semakin terarahnya peningkatan secara cepat tentang jiwa kerjasama antar petani.
  3. Semakin cepatnya proses difusi penerapan inovasi atau teknologi baru.
  4. Semakin naiknya kemampuan rata-rata pengembalian hutang petani.
  5. Semakin meningkatnya orientasi pasar, baik yang berkaitan dengan masukan (input) atau produk yang dihasilkannya.
  6. Semakin dapat membantu efesiensi pembagian air irigasi serta pengawasannya oleh petani sendiri.

 

      Sedangkan alasan utama dibentuknya kelompok tani adalah :

  1. Untuk memanfaatkan secara lebih baik (optimal) semua sumber daya yang tersedia.
  2. Dikembangkan oleh Pemerintah sebagai alat pembangunan.
  3. Adanya alasan ideologis yang “mewajibkan” para petani untuk terikat oleh suatu amanat suci yang harus mereka amalkan melalui kelompok taninya

 

  1. CIRI-CIRI KELOMPOK TANI
  2. Saling mengenal, akrab dan  saling percaya diantara sesama anggota.
  3. Mempunyai pandangan dan kepentingan yang sama dalam berusaha tani.
  4. Memiliki kesamaan dalam tradisi dan atau pemukiman, hamparan usaha, jenis usaha, status ekonomi  maupun sosial, bahasa, pendidikan  dan ekologi.

 

  1. TUGAS DAN KEWAJIBAN
  2. Pengurus Kelompok Tani
  • Membina kerjasama dalam melaksanakan usahatani dan kesepakatan yang berlaku dalam kelompok tani.
  • Wajib mengikuti petunjuk dan bimbingan dari petugas/penyuluh untuk selanjutnya diteruskan pada anggota kelompok.
  • Bersama petugas/penyuluh membuat rencana kegiatan kelompok dalam bidang produksi, pengolahan, pemasaran dan lain-lain.
  • Mendorong dan menggerakkan aktivitas, kreativitas dan inisiatif anggota.
  • Secara berkala, minimal satu bulan sekali mengadakan pertemuan/musyawarah dengan para anggota kelompok yang dihadiri oleh petugas/penyuluh.
  • Mempertanggung jawabkan tugas-tugas yang telah dilaksanakan kepada anggota, selanjutnya membuat rencana dan langkah perbaikan.

 

  1. Anggota Kelompok Tani
  • Bertanggungjawab atas pelaksanaan kegiatan usahatani yang bersangkutan.
  • Wajib mengikuti dan melaksanakan petunjuk pengurus kelompok tani dan petugas/penyuluh serta kesepakatan yang berlaku.
  • Wajib bekerja sama dan akrap antar sesama anggota, penggurus maupun dengan petugas/penyuluh.
  • Hadir pada pertemuan berkala dan aktif memberikan masukan, saran dan pendapat

 

Tujuan Kelompok.

  • Tujuan kelompok dpt diartikan sebagai gambaran yang diharapkan para anggota yang akan dicapai oleh kelompok.
  • Tujuan kelompok harus dan diketahui oleh seluruh anggota.
  • Untuk mencapai tujuan kelompok diperlukan aktivitas bersama para anggota.

 

Kekompakan Kelompok.

     Kekompakan kelompok menunjukkan tingkat rasa untuk tetap tinggal dalam kelompok tersebut. Terdapat 6 faktor yg mempengaruhi kekompakan kelompok :

  • Kepemimpinana kelompok;
  • Keanggotaan kelompok;
  • nilai tujuan kelompok;
  • Homogenitas anggota kelompok;
  • Keterpaduan kegiatan kelompok;
  • Jumlah anggota kelompok;

 

Suasana Kelompok.

     Suasana kelompok adalah keadaan moral, sikap dan perasaan bersemangat atau apatis yang ada dalam kelompok. Faktor – faktor yg memengaruhi suasana kelompok :

  • Hubungan antar kelompok;
  • Kebebasan berpartisipasi;
  • Lingkungan fisik yang mendukung

 

Tekanan Pada Kelompok.

     Tekanan pada kelompok adalah adanya tekanan – tekanan dalam kelompok yang dapat menimbulkan ketegangan,dengan adanya ketegangan akan timbul dorongan untuk mempertahankan tujuan kelompok

  1. PENGERTIAN

 

  • Dinamika kelompok tani berasal dari bahasa Inggris “Dynamics” yang berarti mempunyai gairah/semangat untuk bekerja.
  • Dinamika kelompok disisi lain juga mempunyai arti saling interaksi, saling mempengaruhi antara anggota kelompok satu sama lain secara timbal balik.
  • Petani, adalah Pengelola Usahatani baik di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan, yang meliputi petani, pekebun, peternak dan nelayan.
  • Kelompok Tani, adalah Kumpulan petani/peternak/pekebun yang tumbuh/atau dibentuk berdasarkan kesamaan kepentingan dan keakraban serta keserasian, dalam memanfaatkan sumber daya pertanian untuk bekerja sama meningkatkan produktivitas usahatani dan mengembangkan usaha dan kesejahteraan anggotanya.
  • Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), adalah Kumpulan dari beberapa kelompok tani yang mempunyai kepentingan yang sama dalam pengembangan komoditas usaha tani tertentu untuk menggalang kepentingan bersama, atau merupakan suatu wadah kerjasama antar kelompok tani dalam upaya pengembangan usaha yang lebih besar.

 

  1. FUNGSI KELOMPOK TANI

Kelembagaan petani (kelompok tani)  mempunyai fungsi :

  1. Kelas Belajar, wadah belajar mengajar bagi anggotanya guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap (PKS) serta tumbuh dan berkembangnya kemandirian dalam berusaha tani sehingga produktivitasnya meningkat,  pendapatannya bertambah serta kehidupan yang lebih sejahtera.
  2. Wahana Kerjasama, untuk memperkuat kerjasama diantara sesama petani dalam kelompoktani dan antar kelompoktani serta dengan pihak lain. sehingga usaha taninya akan lebih efisien serta lebih mampu menghadapi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan,
  3. Unit Produksi, Usahatani yang dilaksanakan secara keseluruhan harus dipandang  sebagai  satu kesatuan usaha yang dapat dikembangkan untuk mencapai skala ekonomi, baik dari segi kuantitas, kualitas maupun kontinuitas.

 

Beberapa keuntungan dari pembentukan kelompok tani itu, antara lain sebagai berikut :

 

  1. Semakin eratnya interaksi dalam kelompok dan semakin terbinanya kepemimpinan kelompok.
  2. Semakin terarahnya peningkatan secara cepat tentang jiwa kerjasama antar petani.
  3. Semakin cepatnya proses difusi penerapan inovasi atau teknologi baru.
  4. Semakin naiknya kemampuan rata-rata pengembalian hutang petani.
  5. Semakin meningkatnya orientasi pasar, baik yang berkaitan dengan masukan (input) atau produk yang dihasilkannya.
  6. Semakin dapat membantu efesiensi pembagian air irigasi serta pengawasannya oleh petani sendiri.

 

      Sedangkan alasan utama dibentuknya kelompok tani adalah :

  1. Untuk memanfaatkan secara lebih baik (optimal) semua sumber daya yang tersedia.
  2. Dikembangkan oleh Pemerintah sebagai alat pembangunan.
  3. Adanya alasan ideologis yang “mewajibkan” para petani untuk terikat oleh suatu amanat suci yang harus mereka amalkan melalui kelompok taninya

 

  1. CIRI-CIRI KELOMPOK TANI
  2. Saling mengenal, akrab dan  saling percaya diantara sesama anggota.
  3. Mempunyai pandangan dan kepentingan yang sama dalam berusaha tani.
  4. Memiliki kesamaan dalam tradisi dan atau pemukiman, hamparan usaha, jenis usaha, status ekonomi  maupun sosial, bahasa, pendidikan  dan ekologi.

 

  1. TUGAS DAN KEWAJIBAN
  2. Pengurus Kelompok Tani
  • Membina kerjasama dalam melaksanakan usahatani dan kesepakatan yang berlaku dalam kelompok tani.
  • Wajib mengikuti petunjuk dan bimbingan dari petugas/penyuluh untuk selanjutnya diteruskan pada anggota kelompok.
  • Bersama petugas/penyuluh membuat rencana kegiatan kelompok dalam bidang produksi, pengolahan, pemasaran dan lain-lain.
  • Mendorong dan menggerakkan aktivitas, kreativitas dan inisiatif anggota.
  • Secara berkala, minimal satu bulan sekali mengadakan pertemuan/musyawarah dengan para anggota kelompok yang dihadiri oleh petugas/penyuluh.
  • Mempertanggung jawabkan tugas-tugas yang telah dilaksanakan kepada anggota, selanjutnya membuat rencana dan langkah perbaikan.

 

  1. Anggota Kelompok Tani
  • Bertanggungjawab atas pelaksanaan kegiatan usahatani yang bersangkutan.
  • Wajib mengikuti dan melaksanakan petunjuk pengurus kelompok tani dan petugas/penyuluh serta kesepakatan yang berlaku.
  • Wajib bekerja sama dan akrap antar sesama anggota, penggurus maupun dengan petugas/penyuluh.
  • Hadir pada pertemuan berkala dan aktif memberikan masukan, saran dan pendapat

 

Tujuan Kelompok.

  • Tujuan kelompok dpt diartikan sebagai gambaran yang diharapkan para anggota yang akan dicapai oleh kelompok.
  • Tujuan kelompok harus dan diketahui oleh seluruh anggota.
  • Untuk mencapai tujuan kelompok diperlukan aktivitas bersama para anggota.

 

Kekompakan Kelompok.

     Kekompakan kelompok menunjukkan tingkat rasa untuk tetap tinggal dalam kelompok tersebut. Terdapat 6 faktor yg mempengaruhi kekompakan kelompok :

  • Kepemimpinana kelompok;
  • Keanggotaan kelompok;
  • nilai tujuan kelompok;
  • Homogenitas anggota kelompok;
  • Keterpaduan kegiatan kelompok;
  • Jumlah anggota kelompok;

 

Suasana Kelompok.

     Suasana kelompok adalah keadaan moral, sikap dan perasaan bersemangat atau apatis yang ada dalam kelompok. Faktor – faktor yg memengaruhi suasana kelompok :

  • Hubungan antar kelompok;
  • Kebebasan berpartisipasi;
  • Lingkungan fisik yang mendukung

 

Tekanan Pada Kelompok.

     Tekanan pada kelompok adalah adanya tekanan – tekanan dalam kelompok yang dapat menimbulkan ketegangan,dengan adanya ketegangan akan timbul dorongan untuk mempertahankan tujuan kelompok.

 

Penulis : ICHE MAYASARI, S.Pt / Wkpp Koto Dumo

PENGUNJUNG

4063

HARI INI

44467

KEMARIN

32356621

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook