Materi Penyuluhan

KETERSEDIAAN DAN MANFAAT BAHAN ORGANIK DALAM TANAH

Sabtu, 10 Jul 2021
Sumber Gambar : http://www.gogle.com/.....

Bahan organik dalam tanah adalah hasil lapukan sisa-sisa  tanaman/tumbuhan atau binatang yang bercampur dengan bahan mineral tanah yang berada pada lapisan atas tanah yang pembentukannya terjadi secara alami. Proses pembentukan tanah bersifat dinamis, maka bahan organik dapat berada di lapisan bawah baik oleh proses penimbunan maupun proses genesis karena terlarut dan diendapkan di lapisan bawah. Kandungan bahan organik dalam tanah ditunjukkan dengan adanya lapisan berwarna gelap atau hitam dan tanahnya gembur.  

 

Secara umum bahan organik didalam tanah terakumulasi di lapisan tanah atas.  Jumlah bahan organik dan tebal lapisan tanah atas tergantung pada proses yang terjadi seperti pelapukan, penambahan bahan organik, mineralisasi, erosi, pembongkaran dan pencucian (leaching) serta pengaruh lingkungan seperti drainase, kelembaban, suhu, ketinggian tempat dan keadaan geologi tanah. Bahan organik dapat bertambah secara alami melalui penimbunan sisa-sisa tanaman dari vegetasi yang tumbuh dalam waktu lama. Pada lahan dengan drainase jelek, lahan perlu diberikan bahan organik lebih banyak dibanding dilahan dengan drainase baik karena bahan organik lebih sukar dihancurkan. Jasad mikro tanah yang dapat hanya bakteri anaerob. Selain itu, didaerah lahan kering didataran rendah , pelapukan (mineralisasi) bahan organik berlangsung lebih cepat dibanding didataran tinggi karena suhu udara lebih tinggi dan aktivitas biologi lebih cepat.      

 

Ketersediaan bahan organik dalam tanah

Pada tanah-tanah tertentu, ketersediaan unsur-unsur hara dalam tanah sangat terbatas seperti pada tanah podzol, regosol, dan latosol tua. Ketersediaan hara alami hanya berasal dari dari bahan organik yang ada. Pada sistim perladangan berpindah (shifting cultivation), para peladang tidak pernah memupuk tanahnya tetapi membakar belukar untuk memperoleh abu dan bahan organik sebagai sumber haranya.

 

Manfaat bahan organik

Bahan organik sangat besar manfaatnya bagi kesuburan tanah terutama dalam menyediakan media pertumbuhan dan perkembangan akar tanaman.  Ada beberapa manfaat bahan organik bagi kesuburan tanah, antara lain yaitu:

  1. Menjaga kelembaban tanah

Bahan organik yang telah menjadi humus mempunyai rasio C/N 20 dan kadar C sebesar 57%, serta mampu menyerap air 2-4 kali dari bobot. Karena kandungan air tersebut maka humus dapat menjadi penyangaa ketersediaan air dalam tanah. Sehingga dapat menjaga kelembaban dalam tanah.

 

  1. Menawarkan sifat racun dari Al dan Fe

Alumunium (Al) dan Ferum (Fe) yang bebas dalam tanah dapat diikat oleh bahan organik menjadi organo-kompleks, yaitu proses kimia dimana kelarutan Al dan Fe dalam tanah yang semula tinggi dan bersifat racun dapat dikurangi sehingga pengapuran tanah dengan Calsium (Ca) dapat dhindari.

 

 

 

  1. Penyangga hara tanaman

Bahan organik berbentuk humus dapat menahan hara tanaman menjadi bentuk tidak larut dan tidak mudah tercuci air hujan.  Makin tinggi kadar bahan organik, akan makin banyak hara tanaman yang ditahan, sehingga bahan organik dapat berfungsi media penyimpanan hara tanaman sehingga pemupukan dengan dengan pupuk anorganik dapat lebih efisien.

 

  1. Menstabilkan temperatur tanah

Bahan organik dapat menyerap panas tinggi, sebaliknya bahan organik dapat sebagai isolator panas karena mempunyai daya hantar panas rendah, sehingga walaupun permukaan tanah mendapat panas yang tinggi dari sinar matahari, lapisan tanah tidak terpengaruh.

 

  1. Memperbaiki aktivitas mikroorganisme dalam tanah

Bahan organik dapat sebagai sumber energi atau menjadi bahan makanan bagi jasad mikro yang hidup dalam tanah.  Makin banyak bahan organik makin banyak pula populasi jasad mikro dalam tanah.

 

  1. Memperbaiki struktur tanah

Sifat humus dari bahan organik adalah gembur, kelembaban tanah tinggi dan temperatur tanah yang stabil akan meningkatkan kegiatan jasad mikro tanah, sehingga pencampurannya dengan mineral memberikan struktur tanah yang gembur dan remah serta mudah diolah. Hal ini sangat baik untuk media pertumbuhan tanaman. Pada tanah yang bertekstur liat, pasir atau tanah berstruktur gumpal, bila dicampur dengan bahan organik akan memberikan sifat fisik yang baik.

 

  1. Mengurangi terjadinya erosi

Butir-butir air hujan yang jatuh ke permukaan tanah mineral mempnyai kekuatan yang mampu memecah massa dan melempar butir-butir tanah yang lepas tersebut sebagai erosi percikan (splash erotion). Selain itu, adanya bahan organik akan berfungsi sebagai perisai sehingga akan menghambat terjadinya erosi lapisan permukaan (sheet erosion).  Bahan organik juga akan membuat lebih banyak rongga  udara dan struktur tanah lebih mantap sehingga partikel tanah tidak mudah lepas.  Aliran pada permukaan akan berkurang karena air akan banyak meresap kedalam tanah dan erosi lapisan permukaan (sheet erosion) dapat dihindari.  (Ir.Sri Puji Rahayu, MM/ yayuk_edi@yahoo.com)

PENGUNJUNG

45389

HARI INI

68073

KEMARIN

37480494

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook