Materi Penyuluhan

Pemanfaatan Cangkang Kelapa Sawit sebagai Biochar

Rabu, 30 Jun 2021
Sumber Gambar : https://ethz.ch/en/news-and-events/eth-news/news/2014/04/biochar-is-there-a-dark-side.html

Tanah yang terkena bahan kimia terus-menerus akan mengalami degradasi kesuburan yang menyebabkan produktivitas lahan menurun.   Luas lahan kritis di seluruh wilayah Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat, sehingga diperlukan upaya untuk mempercepat laju pemulihan lahan-lahan tersebut, diantaranya dengan pemberian  pembenah tanah. Biochar merupakan bahan pembenah tanah yang telah lama dikenal dalam bidang pertanian yang berguna untuk meningkatkan sifat fisik dan biologi tanah sehinga dapat meningkatkan produktivitas tanah.  Biochar terbukti mampu dijadikan bahan pembenah tanah dan membantu dalam penerapan pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, sebab biochar tidak memiliki residu baik dilahan pertanian maupun di luar lahan pertanian.

Biochar diproduksi dari bahan-bahan organik yang sulit terdekomposisi, yang dibakar secara tidak sempurna (pyrolisis) atau tanpa oksigen pada suhu yang tinggi. Arang hayati yang terbentuk dari pembakaran ini akan menghasilkan karbon aktif, yang mengandung mineral seperti kalsium (Ca) atau magnesium (Mg) dan karbon anorganik. Kualitas senyawa organik yang terkandung dalam biochar tergantung pada asal bahan organik dan metode karbonisasi.

Tujuan Penggunaan Pembenah Tanah:  (1) Pemantapan agregat tanah untuk mencegah erosi dan pencemaran, (2) merubah sifat hidrophobic dan hidrofilik, sehingga merubah kapasitas tanah menahan air (3) meningkatkan kapasitas tukar kation (KTK) tanah.

Pemanfaatan biochar

Penggunaan bahan pembenah tanah mineral seperti zeolit berpengaruh lebih baik terhadap sifat-sifat tanah jika disertai dengan pemberian bahan organik. Beberapa bahan pembenah, juga mampu menyuplai unsur hara tertentu, meskipun jumlahnya relatif kecil dan seringkali tidak semua unsur hara  yang terkandung dalam bahan pembenah tanah dapat segera digunakan untuk tanaman.

Manfaat Biochar

  1. Dapat meningkatlan kapasitas menahan air, sehingga dapat mengurangi run-off dan pencucian unsur hara.
  2. Amandemen biochar dapat memperbaiki struktur, porositas, dan formasi agregat tanah. Dengan perbaikan sifat fisika tanah maka jangkauan perakaran tanaman semakin luas sehingga memudahkan tanaman untuk mendapatkan nutrisi dan air yang dibutuhkan dalam pertumbuhannya.
  3. Dengan kandungan senyawa organik dan inorganik yang terdapat di dalamya, biochar banyak digunakan sebagai bahan amelioran untuk meningkatkan kualitas tanah, khususnya tanah marginal
  4. Biochar dapat memengaruhi populasi dan aktivitas mikroorganisme tanah.
  5. Biochar dapat merangsang populasi rhizobakteria dan fungi yang menguntungkan bagi pertumbuhan tanaman. Ini diakibatkan oleh perubahan komposisi dan aktivitas enzim di daerah sekitar perakaran yang meningkat dengan penambahan biochar. .

Pemilihan bahan pembenah tanah :

Pemilihan bahan pembenah tetap diprioritaskan pada bahan-bahan yang murah, bersifat insitu, dan terbarukan. Penggunaan bahan pembenah mineral harus diperhatikan dampak negatifnya terhadap lingkungan,  disamping itu perlu diperhatikan pula faktor ketersediaan, dan jaminan mutu, serta harga. Pemanfaatan bahan pembenah tanah yang bersifat sintetis, sebaiknya dihindari karena selain dikhawatirkan akan berdampak negatif terhadap lingkungan, harganya juga seringkali terlalu mahal. 

Keunggulan Biochar Cangkang sawit

Biochar cangkang kelapa sawit dijadikan sebagai amelioran tanah karena mengandung unsur hara makro, dan memiliki daya pegang air yang tinggi. Dengan tingginya kapasitas memegang air maka kelembaban tanah akan terjaga.  Dengan terjaganya kelembaban tanah memungkinkan terciptanya daya dukung lingkungan untuk perkembangbiakan sel bakteri. Dengan tingginya populasi mikroorganisme tanah, maka bahan organik yang dihasilkan pun akan tinggi.

Biochar asal cankang sawit dapat memperbaki strukur tanah dan menunjang kehidupan mikroba-mikroba tanah karena biochar mampu mempertahankan populasi bakteri lebih tinggi apabila dibandingkan dengan bahan kompos. Penggunaan biochar cangkang kelapa sawit sebagai pembenah tanah merupakan alternatif yang tepat , karena ketersediaan cangkang kelapa sawit yang cukup memadai, sehingga dapat meningkatkan kualitas lahan pertanian di Indonesia guna mewujudkan kedaulatan pangan.  (Sri Wijiastuti, Pusluhtan)

Sumber:

  1. https://www.litbang.pertanian.go.id/artikel/165/pdf/
  2. https://media.neliti.com/media/publications/277319-pemanfaatan-biochar-cangkang-kelapa-sawi-78f31961.pdf
PENGUNJUNG

40906

HARI INI

68073

KEMARIN

37476011

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook