Materi Lokalita
SULAWESI SELATAN > KABUPATEN BONE > PALAKKA

JAMUR JAKABA

Sabtu, 12 Jun 2021
Sumber Gambar :

JAMUR JAKABA

Jakaba adalah jamur keberuntungan abadi yang oleh beberapa literatur menyebutkan bahwa jamur ini ditemukan oleh seorang petani bernama Aba Junaidi Sahidj secara tidak sengaja saat akan membuat POC (pupuk organik cair).

Jakaba ini diperoleh dari hasil peraman air bekas cucian beras atau yang umum disebut dengan air leri. Cara mendapatkan jamur Jakaba tergolong unik karena mengandalkan keberuntungan,

Cara mendapatkan Jamur JAKABA

Alat  :

  • Toples plastik atau wadah lain
  • Kain halus yang berpori
  • Karet/tali rafia

Bahan :

  • Air Leri (air cucian beras/ACB)

Cara membuat  JAKABA  :

  • ACB dimasukkan kedalam Toples dan ditutup dengan  kain halusyang berpori lalu ikat dengan karet/tali            
  • Toples di simpan pada tempat yang agak gelap dalam ruangan dan tidak terkena cahaya dengan suhu yang sejuk tidak panas
  • Selama dalam proses penyimpanan toples tidak boleh bergerak,agar sari pati air cucian beras di permukaan tidak jatuh kebawah
  • Dalam 3 – 4 minggu, baru boleh dilihat, kalau anda beruntung JAKABA sudah jadi

Jika beruntung, akan muncul bakal jamur jabaka yang berwarna bintik-bintik merah. Lanjutkan proses tersebut dan biarkan hingga jakaba tumbuh besar sesuai keinginan. Namun apabila sudah ditunggu hingga 30 harian, akan tetapi bakal jamur belum muncul juga, maka kemungkinan proses tersebut gagal dan silakan bisa mengulang kembali prosesnya dari awal.

Jamur jakaba sendiri memiliki bentuk seperti coral karang yang bertekstur renyah dengan warna coklat pada bagian atasnya dan berwarna kehijauan serta bertekstur kenyal tetapi mudah patah pada bagian bawahnya.

Jamur jakaba tersebut juga dapat diperbanyak, bahkan katanya memperbanyak jakaba ini lebih mudah daripada mendapatkan awalnya. Proses yang dilakukan pun tidak jauh berbeda dengan proses saat pemancingan pertama kali. Caranya adalah dengan mengembangbiakkan biang jakaba di dalam air leri, dan ditunggu prosesnya hingga 14 hari.

Ciri-ciri Jamur Jakaba
  1. Pada bagian atas jamur berwarna coklat secara keseluruan mirip dengan coral karang tekstur renyah
  2. Pada bagian bawah berwarna kehijauan tekstur kenyal agak mirip karet tapi mudah patah atau hancur.

Beberapa Bakteri Yang Dihasilkan dari Air Cucian Beras.

  1. Bakteri Pseudomonas fluorescens : Adalah sejenis mikroba atau mikroorganisme yang beradaptasi serta mengkloning dengan baik pada sistem perakaran (akar tanaman) serta mempunyai keunggulan untuk mensintesis metabolit untuk proses menghambat perkembangbiakan patogen.
  2. Bakteri Pektolitik pektin : Bakteri ini adalah sejenis mikroba yang mensintesis karbohidrat dan Asam Amino untuk menghasilkan hormon tumbuh atau ZPT.
  3. Bakteri Xanthomonas maltophilia : Bakteri ini menginfeksi sel hama Embun Tepung karena perkembangbiakannya pesat di atas suhu 330C dan ketersediaan lisis dalam jumlah besar.

Manfaat Jamur Jakaba yaitu :

  1. Mempercepat pertumbuhan tanaman yang kerdil : Jika kita menyemai bijian tanaman pasti menemukan tanaman yang lambat pertumbuhannya di bandingkan sebayanya dengan perlakuan yang sama, mungkin penyebabnya beragam antara faktor genetik hingga pada percampuran media tanam yang tak merata bisa juga di akibatkan oleh hama penyakit bawaan atau endemik lahan penanaman.
  2. Memperpanjang Umur Tanaman : Umur tanaman memang berbeda ada tanaman yang setelah menghasilkan mati karena faktor asli tanaman tersebut, dengan mengaplikasikan jamur air leri yang bernama Jakaba ini tanaman bisa panjang usia tanaman Rati atau jenis terong.
  3. Mengatasi fusarium : Fusarium yang diakibatkan oleh cendawan, Fusarium adalah salah satu genus cendawan berfilamen yang banyak ditemukan pada tanaman dan tanah Fusarium merupakan patogen pada tanaman yang dapat menyebabkan penyakit hawar
Cara Aplikasi Jamur Jakaba Sebagai Pupuk Organik Cair
  • Jamur Jakaba dapat diaplikasikan dengan cara ditabur, spery ataupun kocor.  
  • Ambil jakaba secukupnya kemudian hancurkan dengan blender agar halus tambahkan air leri secukupnya setelah jadi, ramuan di atas sebanyak 800 mili kemudian tambahkan air sebanyak 20 liter sesuaikan dengan kebutuhan untuk dosis gunakan perbandingan.
  • Jamur ini cocok untuk semua jenis tanaman, semua musim tanam,  tanaman musiman, tanaman tahunan, sayuran, buah-buahan, palawija, bahkan di aplikasikan ke tanaman hias.
  • Pengaplikasiannya bisa untuk kocor atau di semprotkan keseluruh bagian tanaman

Oleh :

Nur Azisah, SP

PPL Kec. Palakka

PENGUNJUNG

19324

HARI INI

89943

KEMARIN

35567790

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook