Gerbang Nasional

PENYULUH PERTANIAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Senin, 10 Mei 2021
Sumber Gambar :

Pencapaian tujuan pembangunan pertanian tidak mungkin terjadi tanpa bantuan dan support dari penyuluh pertanian. Tugas pokok dan fungsi penyuluh pertanian adalah mencapai tujuan pembangunan pertanian. Ekspor merupakan kredibilitas bangsa Indonesia. Parameter keberhasilan utama dari penyuluh pertanian adalah peningkatan produktivitas di wilayah binaan masing-masing. Penyuluh pertanian adalah agen perubahan untuk mendorong petani untuk mengimplementasikan hasil teknologi pertanian. Penyuluh pertanian merupakan garda terdepan dalam pembangunan pertanian nasional, untuk itu kapasitas penyuluh pertanian perlu ditingkatan guna memaksimalkan perannya dalam mendampingi petani untuk menjaga stabilitas pangan nasional.

 Perkembangan teknologi di era digitalisasi 4.0 menuntut penyuluh pertanian untuk memiliki kemampuan Internet of Things (IOT), Teknologi 3D, Cerdas/Kreatif, Adopsi Teknologi. Selain itu penyuluh pertanian juga harus memiliki jiwa entrepreneur yaitu memiliki mimpi besar, bekerja Cerdas dan Cepat, mempunyai cara pandang yg berbeda, menyukai tantangan, mempunyai keyakinan yg kuat dalam menjalankan profesi, selalu mencari yang terbaik, disiplin waktu utk mencapai target,memiliki kemampuan utk memimpin, pantang menyerah.

 Penyuluh Pertanian dilapangan, wajib memiliki data potensi di wilayah binaannya masing-masing yang meliputi data SDM, SDA, SDE dan berperan aktif dalam mendampingi dan mengawal penerapan teknologi melalui kegiatan Penyuluhan Pertanian antara lain; Forum rembug tani, Pelatihan/Workshop/Bimtek, Pertemuan koordinasi, Demfarm, Demplot, kaji terap; Supervisi dan Kunjungan lapang. Diharapkan dengan meningkatnya kemampuan dan adopsi teknologi pertanian, penyuluh pertanian dilapangan dapat memaksimalkan fungsi dan perannya dalam mendampingi petani pada saat dilapangan. (hvy/jks)

PENGUNJUNG

3299

HARI INI

64232

KEMARIN

37671175

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook