Diseminasi Teknologi

CARA PREMENTASI JERAMI PADI DENGAN MOLASES

Rabu, 28 Apr 2021
Sumber Gambar : Dokuen Pribadi

Molases atau yang biasa disebut tetes tebu merupakan sisa hasil dari proses pengolahan dari pabrik gula. Asal kata molasses adalah dari bahasa latin yaitu mel yang bermakna madu. Tetes tebu ini sangat berguna sebagai bahan pembuatan pakan ternak,. Tetes tebu bisa dimanfaatkan sebagai campuran pakan ternak yang diberikan dengan air, dicampur dengan pakan kosentrat ataupun dengan melalui proses teknologi fermentasi berbagai macam pakan ternak, pembuatan kosentrat, pembuatan silase dll.  Tetes tebu merupakan salah satu bahan pakan yang mempunyai karbohidrat tinggi. Disamping itu, mempunyai vitamin B Kompleks, dan vitamin lainnya yang mudah larut dalam air. Vitamin ini juga sangat pernting untuk ternak sapi, kambing, dan domba yang masih berumur muda, karena ternak ruminansia yang muda belum biasa mencerna sendiri vitamin dalam lambung atau rumen.  Hal yang penting juga tetes tebu juga mempunyai bermacam mineral yang penting untuk menjaga kondisi kesehatan ternak contohnya cobalt, boron, iodium, mangan, seng. Keuntungan utama molasses sebagai bahan pakan ternak yaitu kadar karbohidratnya  cukup tinggi, bisa mencapai 48-60% sebagai gula, dan kadar mineral.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan atau pengaplikasian tetes tebu untuk pakan ternak yaitu,dengan cara  disemprotkan pada sumber serat hijauan atau jerami kering, dicampur dengan biji-bijian, atau dicampur dengan bahan pakan lainnya.. Tetes tebu mempunyai Protein Kasar(PK) sekitar 3,1%, dan mempunyai energi yang besar yaitu 70.1% oleh karena penggunaan tetes tebu tidak digunakan sebagai pakan tersendiri tetapi dicampur dengan bahan pakan yang lainnya yang mengandung protein tinggi. Jika kita memberikan tetes tebu dengan jumlah yang terlalu banyak, ternak kitabisa mengalami mencret atau diare, hal ini dikarenakan tetes tebu mengandung zat kalium yang tinggi, untuk itu kita sebaiknya memakainya sekitar 15% dari bahan campuran kosentrat..

Bahan-Bahan Yang Diperlukan Fermentasi Jerami Padi Dengan Tetes Tebu adalah:Jerami Padi,Tetes Tebu,Drum Plastik,Mesin Chopper / mesin potong, atau parang,Botol Plastik kosong (seperti botol aqua 1 liter)

Cara Membuat Fermentasi Jerami Padi Dengan Tetes Tebu

Jerami padi dilayukan, sebelum fermentasi dibuat, Potonglah Jerami Padi dengan Mesin Chopper atau secara manual dengan  ukuran 2-5 cm. Ukuran kecil bertujuan agar Jerami padi mudah dikemas, dan dicampur dengan bahan lainnya. Masukkan jerami padi yang telah dipotong-potong kedalam plastik atau dalam karung agar kita mudah menimbannya. Penimbangan dilakukan agar kita dapat menyesuaikan takaran dosis jerami padi dengan takaran tetes tebu. Tuangkan Jeram padi yang telah ditimbang  tadi diatas permukaan tanah yang telah dilapisi plastik atau terpal, agar jerami padi tidak terkontaminasi dengan kotoran dan debu. Campurkan tetes tebu dengan air dengan takaran 1:10, ke dalam botol plastik atau perangkat penyemprotan. Kemudian siramkan campuran tetes tebu tadi pada jerami padi secara merata. Campuran yang merata akan membuat proses fermentasi menjadi sempurna. Setelah merata, masukan jerami padi kedalam drum silo. Padatkan jerami padi dalam silo dengan menginjak-injak sampai tidak ada rongga udara. Setelah cukup padat, tutuplah bagian atas dari silo dengan plastic agar tidak masuk udara dalam drum dan kencangkan juga dengan karet hitam yang panjang. Simpanlah silase selama 21 hari atau 3 minggu. Kemudian bukalah drum silo. Fermentasi jerami padi siap diberikan kepada ternak. 

 

Molases atau yang biasa disebut tetes tebu merupakan sisa hasil dari proses pengolahan dari pabrik gula. Asal kata molasses adalah dari bahasa latin yaitu mel yang bermakna madu. Tetes tebu ini sangat berguna sebagai bahan pembuatan pakan ternak,. Tetes tebu bisa dimanfaatkan sebagai campuran pakan ternak yang diberikan dengan air, dicampur dengan pakan kosentrat ataupun dengan melalui proses teknologi fermentasi berbagai macam pakan ternak, pembuatan kosentrat, pembuatan silase dll.  Tetes tebu merupakan salah satu bahan pakan yang mempunyai karbohidrat tinggi. Disamping itu, mempunyai vitamin B Kompleks, dan vitamin lainnya yang mudah larut dalam air. Vitamin ini juga sangat pernting untuk ternak sapi, kambing, dan domba yang masih berumur muda, karena ternak ruminansia yang muda belum biasa mencerna sendiri vitamin dalam lambung atau rumen.  Hal yang penting juga tetes tebu juga mempunyai bermacam mineral yang penting untuk menjaga kondisi kesehatan ternak contohnya cobalt, boron, iodium, mangan, seng. Keuntungan utama molasses sebagai bahan pakan ternak yaitu kadar karbohidratnya  cukup tinggi, bisa mencapai 48-60% sebagai gula, dan kadar mineral.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan atau pengaplikasian tetes tebu untuk pakan ternak yaitu,dengan cara  disemprotkan pada sumber serat hijauan atau jerami kering, dicampur dengan biji-bijian, atau dicampur dengan bahan pakan lainnya.. Tetes tebu mempunyai Protein Kasar(PK) sekitar 3,1%, dan mempunyai energi yang besar yaitu 70.1% oleh karena penggunaan tetes tebu tidak digunakan sebagai pakan tersendiri tetapi dicampur dengan bahan pakan yang lainnya yang mengandung protein tinggi. Jika kita memberikan tetes tebu dengan jumlah yang terlalu banyak, ternak kitabisa mengalami mencret atau diare, hal ini dikarenakan tetes tebu mengandung zat kalium yang tinggi, untuk itu kita sebaiknya memakainya sekitar 15% dari bahan campuran kosentrat..

Bahan-Bahan Yang Diperlukan Fermentasi Jerami Padi Dengan Tetes Tebu adalah:

Jerami Padi,Tetes Tebu,Drum Plastik,Mesin Chopper / mesin potong, atau parang,Botol Plastik kosong (seperti botol aqua 1 liter)

Cara Membuat Fermentasi Jerami Padi Dengan Tetes Tebu

Jerami padi dilayukan, sebelum fermentasi dibuat, Potonglah Jerami Padi dengan Mesin Chopper atau secara manual dengan  ukuran 2-5 cm. Ukuran kecil bertujuan agar Jerami padi mudah dikemas, dan dicampur dengan bahan lainnya. Masukkan jerami padi yang telah dipotong-potong kedalam plastik atau dalam karung agar kita mudah menimbannya. Penimbangan dilakukan agar kita dapat menyesuaikan takaran dosis jerami padi dengan takaran tetes tebu. Tuangkan Jeram padi yang telah ditimbang  tadi diatas permukaan tanah yang telah dilapisi plastik atau terpal, agar jerami padi tidak terkontaminasi dengan kotoran dan debu. Campurkan tetes tebu dengan air dengan takaran 1:10, ke dalam botol plastik atau perangkat penyemprotan. Kemudian siramkan campuran tetes tebu tadi pada jerami padi secara merata. Campuran yang merata akan membuat proses fermentasi menjadi sempurna. Setelah merata, masukan jerami padi kedalam drum silo. Padatkan jerami padi dalam silo dengan menginjak-injak sampai tidak ada rongga udara. Setelah cukup padat, tutuplah bagian atas dari silo dengan plastic agar tidak masuk udara dalam drum dan kencangkan juga dengan karet hitam yang panjang. Simpanlah silase selama 21 hari atau 3 minggu. Kemudian bukalah drum silo. Fermentasi jerami padi siap diberikan kepada ternak. 

Sumber: http://www.peternakankita.com

https://dispertan.bantenprov.go.id/cara premementasi jerami dengan tetes tebu

Penyusun : Suryani

PENGUNJUNG

53385

HARI INI

73870

KEMARIN

50759017

TOTAL
Copyright © cybext.pertanian.go.id
rss twitter facebook